PENINGKATAN NILAI GIZI DAN DAYA TERIMA SENSORIS PADA TEMPE BIJI KECIPIR (Psophocarpus tetragonolobus L) DENGAN PENAMBAHAN BIJI WIJEN

Arif Prashadi santosa, Bambang Nugroho, apriliyanti ningtyas

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biji wijen kandungan gizi yang diuji proksimat dan daya terima sensori tempe biji kecipir. Rancangan penelitan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial dengan tiga taraf yaitu: W1: 5% dari 100 gram berat biji kecipir, W2: 10% dari 100 gram berat biji kecipir, W3: 15% dari 100 gram berat biji kecipir. Hasil penelitian menunjukan penambahan biji wijen (W) berpengaruh nyata terhadap analisis proksimat pada variabel (kadar abu, lemak, serat kasar dan HCN) dan terhadap analisis sensoris pada variabel (tekstur dan aroma). Perlakuan terbaik pada analisis proksimat dan sensoris adalah perlakuan penambahan biji wijen 15% dengan kadar protein  30.53 %, HCN 0.02 mg/100g, kadar air 20.06 %, kadar abu 2.64%, lemak 11. 80%, serat kasar 6.49 % dan karbohidrat by difference 35.30%; dengan nilai kesukaan padawarna 2.69 (agak kusam), tekstur 2.67 (agak keras), bau 2.31 (bau “langu”), rasa 2.86 (hambar), kenampakan 3.26 (agak kompak) dan kesukaan 2.34 (agak suka).

 Tempe Biji Kecipir, Biji Wijen, Proksimat, Sensoris.


Keywords


Tempe Biji Kecipir, Biji Wijen, Proksimat, Sensoris.

Full Text: PDF

DOI: 10.30595/agritech.v21i1.4727

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2580-5002