ISOLASI, KARAKTERISASI, DAN IDENTIFIKASI BAKTERI Aeromonas sp. PENYEBAB PENYAKIT Motile Aeromonas Septicemia (MAS) PADA GURAMI

Dini Siswani Mulia

Abstract


These research were conducted to isolate, characterize, and identify bacterium Aeromonas sp. causative agents of Motile Aeromonas Septicemia (MAS) in gouramy. Samples of sick gouramy with MAS attack symptoms were taken random from tree regencies, i.e. Banyumas regency (Pliken and Lemberang), Purbalingga regency (Padamara and Jompo), and Banjarnegara regency (Kaliwinasu and Blimbing). Ten isolates were isolated from ren of gouramy on Glutamat Starch Phenile (GSP). Koch Postulat Test was conducted to determine pathogenic bacteria by intramuscular injection to gouramy (10-12 cm of total length) suspension bacteria 0,1 ml at 109 cell/fish, and control with 0,1 ml sterile PBS pH 7,0. Then, the pathogenic bacteria were identified with morphological and biochemical test. Results indicated that 10 isolates were pathogenic bacteria and morphological and biochemical tests suggested that the pathogenic bacteria could be identified to be Aeromonas hydrophila.
Keywords : Aeromonas sp., gouramy, isolation, identification, characterization, motile aeromonas septicemia (mas)

References


Anonim. 1994. Determinasi Bakteri Patogenik Penyebab Penyakit Ikan. Jurusan Perikanan. Fakultas Perikanan UGM. Yogyakarta.

Austin, B & D.A. Austin. 1987. Bacterial Fish Pathogens : Disease in Farmed and Wild Fish. John Wiley and Sons. Chicester. 364 p.

Dinas Peternakan dan Perikanan Wilayah Banyumas. 2005. Kegiatan Penyidikan Penyakit Ikan. Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan. Dinas Peternakan dan Perikanan Wilayah Banyumas. Banyumas.

Holt, J. G., N. R. Krieg., P. H. A. Sneath., J. T. Staley & S. T. Williams. 1994. Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. 9th Edition. A. Waverly Company Williams and Wilkins. Baltimore. 787 hal.

Jutono., S. Hartadi., S. Kabirun,. Santoso & J. Sudarsono. 1975. Mikrobiologi Umum Untuk Perguruan Tinggi. Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta.

Kamiso, K.H., Triyanto & Hartati, S. 1996. “Uji Konsentrasi Penghambatan Minimal, Resistensi dan Penggunaan Antibiotik Untuk Menanggulangi Penyakit Motil Aeromonas Septisemia (MAS) Pada Lele Dumbo (Clarias gariepinus)”. Jurnal Perikanan UGM (GMU J. Fish. Sci) . I(1) : 49-53.

Kamiso, K.H., Triyanto, dan Hartati, S. 1997. Uji antigenisitas dan efikasi Aeromonas hydrophila pada Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal Perikanan UGM (GMU J. Fish. Sci) . I(2) : 9-16.

Mac Faddin, J.F. 1980. Biochemical Tests for Identification of Medical Bacteria. Second Edition. Williams dan Wilkins, Baltimore.

Mulia, D.S., R. Pratiwi, dan Triyanto. 2004. “Efikasi vaksin debris sel Aeromonas hydrophila secara suntik dengan variasi cara booster pada lele dumbo (Clarias gariepinus Burchell).” Berkala Ilmiah Biologi. 3 (3): 145-156.

Olga. 2003. Pengendalian penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicemia) pada Lele Dumbo (Clarias gariepinus) melalui vaksinasi. Tesis. PPs. UGM. Yogyakarta. 118 hal.

Olga, R.K. Rini, J. Akbar, A. Isnansetyo dan L. Sembiring. 2007. ”Protein Sebagai Vaksin untuk Pengendalian MAS (Motile Aeromonas Septicemia) pada Jambal Siam (Pangasius hypophthalmus).” Jurnal Perikanan UGM (GMU J. Fish. Sci) . IX(1) : 17-24.

Sarono, A., K.H. Nitimulyo, I.W.Y.B. Lelono, Widodo, N. Thaib, E.B.S. Haryani, S. Hariyanto, Triyanto, Ustadi, A.N. Kusumahati, W. Novianti, Wardani, S., Setaningsih. 1993. Hama dan Penyakit Ikan Karantina Golongan Bakteri, buku 2. Kerjasama Pusat Karantina Pertanian dan Fakultas Pertanian Jurusan Perikanan UGM. Yogyakarta. 90 hal.

Suryantinah, R.K. Rini dan Olga. 2005. Optimasi Dosis Vaksin Debris Sel Aeromonas hydrophila Terhadap Pengendalian Penyakit MAS (Motile Aeromonas Septicemia) Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Prosiding Seminar Nasional Tahunan Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan. Yogyakarta. 108-114 hal.

Triyanto, Kamiso H.N., Isnansetyo A., dan Murwantoko. 1997. Pembuatan antigen murni untuk memproduksi polivalen antibodi dan vaksin Aeromonas hydrophila. Laporan Penelitian Hibah Bersaing V/1 Perguruan Tinggi Tahun Anggaran 1996/1997. Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta. 37 hal.


Full Text: ##PDF##

ISSN: 1410-94255