MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN IPS DALAM PERSPEKTIF PARADIGMA KONSTRUKTIVISTIK (Upaya Implementatif Kebijakan Kurikulum 2013 pada Sekolah Dasar)

Anwar Senen

Abstract


Based on the research results, Elementary School Teachers still emphasized on cognitive and psychomotor domain in social education learning. Therefore, the learning achievement of Social Education was still meaningless in students’ real life. In Law No. 20/2003 explained that the aims of national education were: to make students creative, autonomous, democratic, and responsible. To develop social education material became more meaningful, teachers needed to implement constructivistic paradigm

Keywords


Social Education learning; constructivistic paradigm

References


Affandi, Idrus. (2011). Pendidikan Politik Mengefektifkan Organisasi Pemuda Melaksanakan Pancasila dan UUD 1945. Bandung: UPI.

Budimansyah, Dasim. (2008). Pembelajaran Pembudayaan Nilai Pancasila. Bandung: PT. Genesindo.

Depdiknas. (2001). Kurikulum Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran Ilmu Sosial Sekolah Dasar, Jakarta : Puskur Balitbang

Endarswara, Suwardi. (2010). Etika Hidup Orang Jawa Pedoman Beretika dalam Menjalani Kehidupan Sehari-Hari. Yogyakarta: Narasi.

Glasersfeld, E. (1989). Cognition, Construction of Knowledge, and Teaching. Washington D.C: Falmer Press.

Hadi, N. (1997). Pemanfaatan Sumber Belajar Oleh Guru dan Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar dalam Pengajaran Pendidikan IPS (Studi Kasus di Kelas III SDN Kauman I dan SDN Kotamadia Malang-Jawa Timur. Bandung: Tesis S2 PS PIPS Sekolah Pascasarjana UPI.

Hasan, Hamid S. (2000) Multikulturalisme Untuk Penyempurnaan Kurikulum Nasional, Jurnal Pendidkan dan Kebudayaaan.

Jarolimek, J. and Parker, W. (1993). Social Studies in elementary Education, 9th Edition. New York: Macmillan Publishing Company.

Joyce, Bruce., Marsha Weil, Emily Calhoun. (2009). Models of Teaching. (Terjemahan Achmad F dan Ateilla M.), Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kurikulum 2013. http://www.scribd.com/doc/120652530/Kurikulum-2013

Lorsbach, A. & K.Tobin, (1992). “Conctructivism as a Referent for Science Teaching”. NARST Research Matters- to the Science Teacher, No. 30.

Maryani, Enok. (2011). Pengembangan Program Pembelajaran IPS Untuk Peningkatan Keterampilan Sosial. Bandung: Alfabeta.

Maxim, George W. (2010). Dynamic Social Studies for Constructivist Classrooms. United States of America: Linda Cox.

NCSS. (2000). National Standards for Social Studies Teachers: National Standards for Social Studies Teaching, Vol. 1. Washington, DC: NCSS.

Sanjaya, Wina. (2011). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Schuncke, G.M. (1988). Elementary Social Studies : Knowing, Doing, Caring. New York: Macmillan Publishing Co Ltd.

Somantri, Muhammad Numan. (2001). Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sukadi. (2012). Sosok Ideal Pendidik Untuk Menyiapkan Manusia Indonesia Berkarakter Unggul Generasi 2045. Konapsi 7 konvensi nasional Indonesia VII di Universitas Negeri Yogyakarta.

Suyanto dan Asep Djihad. (2012). Bagaimana Menjadi Calon Guru dan Guru Profesional. Yogyakarta: Multi Presindo.

Wiriaatmadja, Rochiati. (2002). Pendidikan Sejarah Di Indonesia, Perspektif Lokal, Nasional, dan Global. Bandung: Historia Utama Press FPIPS UPI.


Full Text: FULLTEXT PDF

DOI: 10.30595/dinamika.v6i2.908

ISSN: 2655-870X