PROGRAM PREVENSI : SAY NO TO BULLYING IN SCHOOL

Dewi Mufidatul Ummah

Abstract


Bullying akhir-akhir ini marak terjadi di kalangan pelajar, baik terjadi di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Bullying adalah penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok, sehingga korban merasa tertekan, trauma, dan tidak berdaya. Pertama, fisik, seperti memukul, menampar, dan memalak atau meminta dengan paksa apa yang bukan miliknya. Kedua, verbal, seperti memaki, menggosip, dan mengejek. Ketiga, psikologis, seperti mengintimidasi, mengecilkan, mengabaikan, dan mendiskriminasikan. Pelaksanaan program pencegahan perilaku bullying di sekolah dengan tujuan agar stake holder di sekolah akan memahami perilaku bullying sehingga akan menurunkan tingkat kekerasan yang selama ini terjadi di sekolah

References


Espelage, D.L., Swearer, S.M. 2004. Bullying in American School: A social Ecological Perspective on Prevention and Intervention. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc., Publishers.

Glew, G.M., Yu-Fan, M., Katon, W, Rivara, F.P., Kernie, M.A. 2005. Bullying, Psychosocial Adjustment, and Academic Performance in Elementary School. www.archpediatrics.com

Http//portal. Malutpost.co.id/en/welcome. Edan,Oknum Guru Pukul Siswa Hingga Tewas. Sabtu, 10 Oktober 2015.

Riauskina, I. I., Djuwita, R., danSoesetio, S. R. (2005). ”Gencet-gencetan” di mata siswa/siswi kelas 1 SMA: Naskah kognitif tentang arti, skenario, dan dampak ”gencet-gencetan”. Jurnal Psikologi Sosial, 12 (01), 1 – 13


Full Text: FULLTEXT PDF