PERBEDAAN JUMLAH DAN SPESIES BAKTERI DI LABORATORIUM BIOMEDIS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO SEBELUM DAN SESUDAH DESINFEKSI DENGAN ALKOHOL 70%

Tyas Ratna Pangestika, Prima Maharani Putri, Ratna Wulan Febriyanti

Abstract


Latar Belakang : Penyakit infeksi saat ini masih menjadi 10 penyebab kematian di dunia. Penyakit infeksi disebabkan oleh kuman patogen yang dapat berkembang di lingkungan yang spesifik seperti laboratorium. Kuman patogen yang ada di laboratorium dapat menyebabkan penyakit kerja bagi pekerja laboratorium. Proses desinfeksi berguna untuk mengurangi kontaminasi kuman patogen menggunakan bahan kimia seperti alkohol, etanol, sabun anti bakteri dan pemutih.

Tujuan : Mengetahui perbedaan jumlah dan spesies bakteri di laboratorium biomedis Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebelum dan sesudah desinfeksi dengan alkohol 70%.

Metode : Sampel diambil dari laboratorium biomedis Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Sampel pertama diambil dari swab permukaan tiap titik sampling sebelum dilakukan desinfeksi. Sampel kedua diambil dari permukaan objek yang sama setelah desinfeksi. Masing-masing sampel ditanam pada Blood Agar, Nutrient Agar dan Mac Conkey Agar kemudian dilakukan pewarnaan gram serta uji biokimia. Data jumlah bakteri dianalisis menggunakan uji T berpasangan sedangkan data spesies bakteri dianalisis secara deskriptif.

Hasil : Rerata jumlah bakteri sebelum desinfeksi lebih tinggi daripada setelah desinfeksi. Perbedaan antar kedua kelompok bermakna secara signifikan karena nilai signifikansi yang didapat yaitu p=0.010 (p<0.05), hal ini menunjukkan bahwa jumlah bakteri berbeda secara signifikan. Jumlah bakteri berkurang sebanyak 34,45%  setelah dilakukan desinfeksi. Enterobacter intermedius adalah spesies yang paling banyak ditemukan.

Kesimpulan : Terdapat perbedaan jumlah dan spesies bakteri di Laboratorium Biomedis Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebelum dan sesudah desinfeksi dengan alkohol 70% yaitu jumlah bakteri berkurang setelah desinfeksi.


References


CDC. (2016). CDC In Indonesia. [Online]. Available from: http://www.cdc.gov/globalhealth/countries/indonesia

ICMR. (2008). Guideline of Clinical Laboratory Practices (GCLP). Indian Council of Medical Research.

OSHA. (2011). Laboratory Safety Guidance. Occupational Safety and Health Administration.

Wilczynska, U., Sobala, W., & Szeszenia-Dabrowska, N. (2013). Occupational disease in Poland, 2012. Med Pr. 64 (3).

Szeszenia-Dabrowska, N., Wilczynska, U., & Sobala, W. (2014). Occupational disease in Poland in 2013 and their causative agent. Med Pr. 65 (4).

CTE. (2010). Comparison study on disinfectant efficiency of ethanol, bleach and anti-bacterial hand soap against E.coli and mixed culture. [Online]. Available from: https://cte.ku.edu/sites/cte.drupal.ku.edu/files/docs/portfolios/sturm/group_b_report.pdf.

Messina, G., Ceriale, E., Lenzi, D., Burgassi, S., Azzolini, E., & Manzi, P., (2013). Environmental Contaminants in Hospital Settings and Progress in Disinfecting Techniques. BioMed Research International.Volume 2013, Article ID 429780, 8 pg http://dx.doi.org/10.1155/2013/429780

Esfahani, M., Sharifi, M., Tofangchiha, M., Salehi, P., Gosili, A. (2017). Bacterial contamination of dental units before and after disinfection. Sch. J. Dent. Sci., Vol-4, Iss-4,pp-206-210

Graziano, MU., Graziano, KU., Pinto, FMG., Bruna, CQM., Souza, RQ., & Lascala, GA., (2013). Effectiveness of disinfection with alcohol 70% (w/v) of contaminated surfaces not previously cleaned. Rev. Latino-Am. Enfermagem.;21(2):618-23 . www.eerp.usp.br/rlae

Padsalgi, A., Jain, D., Bidkar, S., Harinarayana, D., & Jadhav V. (2008). Preparation and Evaluation of Hand Rub Desinfectant. Asian Journal of Pharmaceutics.

CDC. (2008). Guideline for Disinfection and Sterilization in Healthcare Facilities. [Online] Available from : http//:www.cdc.gov/hicpac/pdf/guideline/Disinfection_Nov_2008.pdf

Grimont, F & Grimont, P.A.D,. The Genus Enterobacter.In: Prokaryotes. (2006). 6:197–214


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/hmj.v1i1.2481

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2620-567X