Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kemangi Sayur (Ocimum Basilicum) Terhadap Kadar Serum Alanin Aminotrasferase (ALT) dan Aspartat Aminotrasferase (AST) Mencit (Mus musculus) Jantan Galur Swiss yang Diinjeksi Asam Urat

ABDUL KHALIK ADAM, Anis Kusumawati, Rizka Adi Nugraha Putra

Abstract


Latar Belakang: ALT dan AST merupakan suatu biomarker yang dapat mengindikasikan adanya kerusakan hepatosit. Hiperurisemia diketahui merupakan salah satu penyebab utama cedera hepatosit sehingga hiperurisemia yang tidak terkontrol akan menyebabkan kerusakan pada hepar. Ocimum basilicum (kemangi sayur) diketahui memiliki kandungan antioksidan tinggi dan sifat hepatoprotektif sehingga berpotensi untuk menjadi terapi herbal alternatif pencegahan kerusakan hepar akibat hiperurisemia.

Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi terhadap kadar serum ALT dan AST  pada mencit (Mus musculus) yang diinjeksi asam urat.

Metode: Penelitian ini merupakan quasy experimental dengan post-test only control group design. Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit yang diinjeksi asam urat intraperitoneal sebanyak 125 mg/KgBB, kemudian dilakukan pemberian terapi ekstrak etanol daun kemangi sayur dengan dosis 11,2 mg/20gBB, 14 mg/20gBB, dan 16,8 mg/20gBB. Data kadar AST dilakukan pengujian statistik menggunakan uji ANOVA dan Post-Hoc Bonferroni test, sedangkan data kadar ALT menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann-Whitney test.

Hasil: Terdapat perbedaan rerata yang bermakna pada kadar AST serum (p=0,00) maupun pada kadar ALT serum (p=0,008) secara keseluruhan kelompok. Perbedaan kadar AST serum tampak signifikan pada kelompok K+ terhadap K1 (p=0,039), K+ terhadap K2 (p=0,001), dan K+ terhadap K3 (p=0,008). Sedangkan pada kadar ALT serum, adanya perbedaan yang bermakna didapatkan pada kelompok K+ terhadap K1 (p=0,047), K+ terhadap K2 (p=0,009), dan K+ terhadap K3 (p=0,009).

Simpulan: Pemberian ekstrak etanol daun kemangi sayur memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar AST dan ALT serum pada mencit yang diinjeksi  asam urat.

 

Kata Kunci : Hiperurisemia, AST, ALT, Ocimum basilicum, antioksidan

 


References


DAFTAR PUSTAKA

  1. KEMENKES, RI. (2011) Pedoman Interpretasi Data Klinik. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 52–56.
  2. Soetoko, AS., Arfian, N. & Romi, MM. (2015) Pengaruh Induksi Asam Urat dan Pemberian Allopurinol Pada Mencit Terhadap Fibrosis Hepar dan Jumlah Sel Stellata Hepar. [Tesis]. Universitas Gajah Mada.
  3. Adhika, OA. (2009) Fibrosis Hati. JKM.8 pp.198–211.
  4. Kambay, G. (2011) Hubungan Hiperurisemia dan Fraction Uric Acid Clearance. jurnal penyakit dalam. 12, 77–80.
  5. Khosla, UM., Zharikov, S., Finch, JL., Nakagawa, T., Roncal, C., Mu, W. et al. (2005) Hyperuricemia induces endothelial dysfunction. Kidney International, Vol. 67. , pp. 1739–1742.
  6. Tasminatum, SS. & Ningtyas, PM. (2016) Erasan Daun dan Kulit Buah Melinjo (Gnetum gnemon) Sebagai Inducer Asam Urat pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). [Penelitian Kemitraan].Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
  7. Sherwood, L. (2014) Fisiologi Manusia. 6th Edition. Jakarta, EGC.
  8. Wynn, TA. (2008) Cellular and molecular mechanisms of fibrosis. J Pathol.
  9. Katzung, BG., Masters, SB. & Trevor, AJ. (2014) Farmakologi Dasar dan Klinik. 12th Edition. Jakarta, EGC.
  10. Badan POM RI. (2008) Informatorium Obat Nasional Indonesia. Jakarta, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Sagung Seto.
  11. Turrokhmah, I. (2015) Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Dosis Bertingkat Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Mencit Balb/C yang Hiperurisemia. Karya Tulis Ilmiah, Program Pendidikan Sarjaa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro. Jurnal Kedokteran Diponegoro (JKD), Vol. 5 No.3.
  12. Anggun. Ismanto, AY. & Masi, G. (2016) Pengaruh Air Rebusan Daun Kemangi Terhadap Kadar Asam Urat Darah Pada Penderita Hiperurisemia di Wilayah Kerja Puskesmas Wolaang. eJurnal Keperawatan (eKp). 4.
  13. 13. Mahboub, FA., & Arisha, SM. (2015). Hepatoprotective effect of Ocimum basilicum extract against the toxicity of diazinon in albino rats: histopathologican and immunohistochemical evaluation. World Journal of Pharmaceutical Sciences.
  14. Afzali, A. et al., (2010). Association Between Serum Uric Acid Level and Chronic. , pp.578–589.
  15. Lanaspa, MA. et al., (2012). Uric Acid Stimulates Fructokinase and Accelerates Fructose Metabolism in the Development of Fatty Liver. , 7(10).
  16. Meera, R. et al., (2009). Antioxidant and hepatoprotective activities of Ocimum basilicum Linn . and Trigonella foenum-graecum Linn . against H 2 O 2 and CCl 4 induced hepatotoxicity in goat liver. , 47(July), pp.584–590.
  17. Sautin, YY. et al., (2007). Adverse effects of the classic antioxidant uric acid in adipocytes : NADPH oxidase-mediated oxidative / nitrosative stress. , 224, pp.584–596.
  18. 18. Mahmood, SAA., & Sidik, K. (2005). Synergistic effects of alcoholic extract of sweet basil (ocimum basilicum L.) leaves and honey on cutaneous wound healing in rats. International Journal of Molecular Medicine and Advance Sciences.
  19. 19. Surana, J. & Jain, D. (2010). Protective effect of ocimum gratissimum against carbon tetrachloride induced hepatic damage in rats. Pharmacologyonline.
  20. 20. Sakr, SA., El-Abd, SF., Osman, M., Kandil, AM., & Helmy, MS. (2011). Ameliorative effect of aqueous leave extract of ocimum basilicum on CCL4 – induced hepatotoxicity and apoptosis in albino rats. Journal of American Sciences.
  21. Pandey, AK., Singh, P. & Tripathi, NN. (2014). Chemistry and bioactivities of essential oils of some Ocimum species: an overview. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 4(9), pp.682–694.
  22. Yacout, GA., Elguindy, NM. & Azab, EFEl. (2012). Hepatoprotective effect of basil ( Ocimum basilicum L .) on CCl 4 -induced liver fibrosis in rats. , 11(90), pp.15702–15711.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/hmj.v1i2.3090

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2620-567X