KADAR LDL TIKUS WISTAR SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX)

Dyah Mustika Nugraheni, Ika Dyah Kurniati, Henas Deliara, Mutiara Aura Kusuma

Abstract


ABSTRAK

 Dislipdemia berhubungan dengan penyakit jantung koroner. Hasil riset kesehatan dasar (RISKESDAS) Indonesiatahun 2013 menunjukkan sebesar 35,9% penduduk di atas usia 15 tahun memiliki kadar kolesterol yang tidak normaldan 15.9%  penduduk memiliki kadar low density lipoprotein(LDL) yang tinggi. Fenomena ini memicu terusberkembangnya studi-studi in vivo untuk membantu upaya penurunan kadar LDL sebagai salah satu target terapidislipidemia. Salah satu pendekatannya adalah penggunaan ekstrak kulit jeruk purut yang memiliki aktivitasantioksidan dan antikolesterol pada studi terdahulu. Penelitian ini diharapkan mampu membuktikan efek kulit jerukpurut dalam menurunkan kadar LDL.Penelitian denganpost-test only controlled group designini menggunakan 25ekor tikus wistar. Tikus wistar dibagi dalam 5 kelompok yaitu kontrol negatif (K-) tanpa pemberian diet tinggi lemakdan ekstrak, kontrol positif (K+) dengan diberikan diet tinggi lemak saja, perlakuan 1 (P1) diberikan ekstrak kulitjeruk purut dosis 35 mg/kgBB tikus/hari, perlakuan 2 (P2) diberikan ekstrak dosis 70 mg/kgBB tikus/hari danperlakuan 3 (P3) diberikan ekstrak dosis 140 mg/kgBB tikus/hari. Intervensi diberikan selama 3 minggu kemudiandilakukan pengambilan darah untuk pengukuran kadar LDL masing-masing tikus dengan metode CHOD-PAP. Datakemudian dianalisis dengan uji One Way Anova. Rerata kadar LDL kelompok K-, K+, P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 71,20±18,29 mg/dl ; 76,91±4,58 mg/dl ; 66,84±6,71 mg/dl ; 58,17±10,71 mg/dl ; 63,19±11,68 mg/dl.Hasiluji signifikansi menunjukkan nilai p = 0.134. Pemberian ekstrak kulit jeruk purut tidak menunjukkan efek yangsignifikan untuk menurunkan kadar LDL.


Keywords


LDL; Citrus hystrix; Kaffir lime; dyslipidemia

References


Daftar pustaka

  1. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. Pedoman pengelolaan dislipidemia di Indonesia 2019. PB Perkeni. 2019. Hal 1-7
  2. Buettner R, Parhofer KG, Woenckhaus M, Wrede CE, Kunz-Schughart LA, Schölmerich J, et al. 2006. Defining high-fat-diet rat models: metabolic and molecular effects of different fat types R. J Mol Endocrinol. 36(3):485-501. doi: 10.1677/jme.1.01909
  3. Alam MA, Subhan N, Rahman MM, Uddin SJ, Reza HM, Sarker SD. 2014. Effect of citrus flavonoids, naringin and naringenin, on metabolic syndrome and their mechanism of action. American Society for Nutrition.Adv.Nutr. 5 ; 404-417
  4. Elekofehinti O, Kamdem J, Kade I. 2014. Hypoglycemic, antiperoxidative and antihyperlipidemic effects of saponins from solanum anguivi Lam. fruits in Alloxan-Induced Diabetic Rats. South African J Botany. 88:56-61
  5. Adipratama IK, Tjahjono K, Setyawati AN. 2014. Pengaruh pemberian ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) dan simvastatin terhadap kadar kolesterol HDL tikus Sprague dawley dengan pakan tinggi lemak [Disertasi]. Semarang: Universitas Diponegoro.
  6. Abirami A, Nagarani G, Siddhuraju P. 2014. The medicinal and nutritional role of underutilized citrus fruit- Citrus hystrix (Kaffir Lime): A review. Drug Invention Today. 6(1) : 1-5
  7. Sadasivam M, Kumarasamy C, Thangaraj A, Govindan M, Kasirajan G, Vijayan V, et al. 2017. Phytochemical constituents from dietary plant Citrus hystrix. Natural Product Research. DOI: 10.1080/14786419.2017.1399386
  8. Abd Ghafar MF, Prasad KN, Weng KK, Ismail A. 2010. Flavonoid, hesperidine, total phenolic contents and antioxidant activities from Citrus species. African Journal of Biotechnology. Vol. 9(3), pp. 326-30
  9. Deliara H, Kartikadewi A, Nugraheni DM. 2020. Ekstrak ethanol kulit jeruk purut (Citrus hystrix) berpotensi sebagai agen penurun kolesterol : studi in vivo. Medica Arteriana (Med-Art). 2 (1). Hal 1-8
  1. Guyton AC. dan Hall JE. 2006. Buku ajar fisiologi kedokteran. Edisi 11. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Hal 1010-27
  2. Murray RK, Granner DK, dan Rodwell VW. 2009. Biokimia harper. Ed.27. Jakarta : EGC.
  3. Charlton-Menys V. dan Durrington PN. 2007. Human cholesterol metabolism and therapeutic molecules. Exp Physiol. 93.1.pp 27-42
  1. Zou, Z, Xi W, Hu Y, dan Nie C. 2015. Antioxidant activity of citrus fruit. Food Chemistry.
  2. Nabila F. 2017. Pengaruh pemberian ekstrak etanol jeruk purut (Citrus hystrix D.C) terhadap pertumbuhan staphylococcus epidermidis. Semarang: Universitas Diponegoro.
  3. Agouillal F, Taher ZM, Moghrani H, Nasrallah N, El Enshasy H. A review of genetic taxonomy. 2017. biomolecules chemistry and bioactivities of citrus hystrix DC. Biosciences Biotechnology Research Asia. Vol. 14(1), 285-305
  4. Ademosun AO, Oboh G, Olasehinde TA, Adeoyo OO. 2018. From folk medicine to functional food : a review on the bioactive components and pharmacological properties of citrus peels. Orient Pharm Exp Med.
  1. Mulvihill EE, Burke AC, Huff MW. 2016 . Citrus flavonoids as regulators of lipoprotein metabolism and atherosclerosis. Annu.Rev.Nutr.: 36


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/hmj.v3i3.8065

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2620-567X