PENGARUH INDEPENDENSI, PROFESIONALISME DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA AUDITOR BPKP (STUDI KASUS PADA AUDITOR BPKP JATENG)

irma istiariani

Abstract


Artikel audit (auditing) tentang independensi auditor, profesionalisme auditor, dan kompetensi auditor terhadap kinerja auditor pada perusahaan bisnis manufaktur atau Kantor Akuntan Publik seperti yang telah dilakukan oleh Ariyanto dan Jati (2010)telah sering dilakukan, tetapi masih jarang sekali dilakukan artikel pada sektor pemerintahan, seperti dengan responden auditor internal pemerintah. Isu sentral dalam artikel ini adalah: (1) pembuktikan secara empiris, apakah independensi auditor, profesionalisme auditor dan kompetensi auditor berpengaruh terhadap kinerja. (2) pengkajian lebih lanjut terhadap artikel terdahulu yang masih terdapat inkonsistensi. Hasil artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan teori auditing.

Artikel ini adalah replikasi dan modifikasi dari artikel yang dilakukan oleh Dewi (2012) yang menguji pengaruh kompetensi, independensi dan profesionalisme organisasi terhadap kualitas audit pada Inspektorat Utama BPK RIserta Wulandari dan Tjahyono (2011) yang menguji pengaruh kompetensi, independensi dan komitmen organisasi terhadap kinerja auditor pada BPKP Perwakilan DIY. Perbedaan artikel saat ini dengan artikel terdahulu adalah populasi artikel saat ini adalah auditor internal  yang bekerja di BPKP RI Perwakilan Propinsi Jawa Tengah, sedangkan artikel terdahulu adalah Inspektorat Utama BPK RI dan auditor BPKP perwakilan propinsi DIY. Sampel artikel ini yaitu 100 auditor internal  yang bekerja sebagai auditor internal pemerintah di BPKP RI Perwakilan wilayah Jawa Tengah. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode convenience sampling dan analisis data artikel menggunakan SEM – Partial Least Square. SEM merupakan salah satu jenis analisis multivariat yang digunakan untuk menganalisis beberapa variabel artikel secara simultan, atau serempak (Sholihin dan Ratmono, 2013). Variableyang digunakan pada artikel saat ini adalah independensi, profesionalisme dan kompetensi auditor.

Hasil artikel ini menunjukkan bahwa 1) independensi auditor berpengaruh secara positif terhadap kinerja auditor. 2) profesionalisme auditor berpengaruh secara positif terhadap kinerja auditor. 3) kompetensi auditor berpengaruh secara positif terhadap kinerja auditor.

Artikel ini memiliki  implikasi teoritis untuk mendorong bagi artikel yang akan datang dalam rangka menganalisis lebih lanjut mengenai variabel lain yang mempengaruhi kinerja auditorsehingga akuntabilitas keuangan negara dan kinerja auditor internal pemerintah di negeri ini dapat semakin meningkat.

Implikasi secara praktis menunjukan adanya pengaruh independensi, profesionalisme dan kompetensi terhadap kinerja auditor yang dilaksanakan oleh auditor BPKP menunjukkan bahwa penguasaan terhadap metode dan teknik audit serta segala hal yang menyangkut pemerintahan seperti organisasi, fungsi, program, dan kegiatan pemerintah akan dapat ditunjang oleh kompetensi bahwa tercapainya tujuan pelaksanaan audit merupakan  kebutuhan organisasi sekaligus kebutuhan personil aparat pemerintah.

Keywords


independensi auditor, profesionalisme auditor, kompetensi auditor, kinerja auditor, dan BPKP

References


Ahmad Zaini dan Taylor Dennis. 2009. Commitment to Independence by Internal Auditors: The Effects of Role Ambiguity and Role Conflict. Manajerial Auditing Journal, Vol 24, No 9.

Albar, Zulkifli. 2009. “Pengaruh Tingkat Pendidikan, Profesionalisme Auditor dan Sistem Reward terhadap kinerja Auditor Inspektorat Provinsi Sumatera Utara”. Tesis Program Pasca Sarjana USU (tidak dipublikasikan).

Aprilia Nila, Lismawati, dan Wati Elya. 2010. “Pengaruh Independensi, Gaya Kepemimpinan, Komitmen Organisasi dan Pemahaman Good Governance Terhadap Kinerja Auditor Pemerintah (Studi Pada Auditor Pemerintah di BPKP Perwakilan Bengkulu)”. Simposium Nasional Akuntansi XIII, Purwokerto.

Arens. A. Alvin, Elder, J Randal, Beasley Mark. 2012. Auditing and Assurance Services. New Jersey: Pearson Education.

Ariyanto dan Jati. 2010. Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Sensitivitas Etika Profesi Terhadap Produktivitas Kerja Auditor Eksternal (Studi Kasus Pada Auditor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali). Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis Vol 5 No 2.

Arumsari, Lukyta Adelia. 2014. Pengaruh Profesionalisme Auditor, Independensi, Auditor, Etika Profesi, Budaya Organisasi, dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Auditor Pada Kantor Akuntan Publik di Bali. Tesis Program Pasca Sarjana Unud (tidak dipublikasikan).

Awaludin, Murtiadi. 2013. Pengaruh Independensi dan Kompetensi Auditor Terhadap

Kepuasan Kerja dan Kinerja Auditor Inspektorat Kota Makassar. ASSETS Vol III/ 2 Thn 2013.

Boyatzis, Richards. 1982. The Competence Manager; The Efficient Performance. New York: John Willey & Sons.

Boynton, W. C, Johnson, R. N, dan Kell, W.G. 2006. “Modern Auditing”. Jakarta:

Erlangga.

BPK RI. 2007. Standar Pemeriksaan Keuangan Negara. http://www.BPK.go.id. Diakses

tgl 10 Oktober 2014.

BPKP RI. 2010. Pusdiklatwas BPKP RI. http://www.BPKP.go.id. Diakses tgl 31 Oktober

Cadmus, B. Operational Auditing Handbook, The Institute of Internal Auditors. Orlando:

FL, 1964. http://theiia.com. Diakses 31 Oktober 2014.

Cahyasumirat. 2006. Pengaruh Profesionalisme dan Komitmen Organisasi Terhadap

Kinerja Internal Auditor dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Internal Auditor PT. Bank ABC). Tesis Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro (tidak dipublikasikan).

Christiawan, Yulius Jogi. 2002. “Kompetensi dan Independensi Akuntan Publik : Refleksi Hasil Artikel Empiris”. Journal of Accounting – Universitas Kristen Petra.

Dewi, Soraya Widya. 2012. “Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit Studi pada Auditor Internal / Inspektorat Utama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia”.

Ghozali, Imam. 2013. “Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21 Edisi 7”, Semarang: BP Undip.

Gautama dan Arfan. 2010. “Pengaruh Kepuasan Kerja, Profesionalisme, dan Penerapan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Auditor: Studi pada Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh”. Jurnal Telaah & Riset Akuntansi, Vol. 3. No. 2. Juli 2010.

Ghozali, Imam dan Latan, Hengki. 2012. “Partial Least Square: Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan program SmartPLS 2.0 M3”. Semarang: BP Undip.

Guntur, Sri, Yohanes, 2002. “Profesionalisme sebagai Mediasi Hubungan Antara Pengalaman Dengan Kinerja, Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi”. Jurnal Maksi Undip.

Gujarati, Damodar. N. 2003. Basic Econometric 4th Edition. New York: Mc-Grawhill.

Hair, JR. 2011. “Multivariate Data Analysis”. New Jersey: Prentice-Hall.

Hall. 1968. Profesionalization and Bureaucratation”. American Sociological Review

: PP.92 – 104.

Halim, Abdul. 2004. Auditing: Dasar-Dasar dan Sistem Informasi (Isu-Isu Dampak Teknologi Informasi). Edisi 3, Jilid 1. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Helmi, A. Fadilla. 2004. “Model Teoritis: Gaya Kelekatan, Atribusi, Respon Emosi, dan Perilaku Marah” http://www.thesis-skripsi.com, diakses 28 Desember 2009.

Henseler, J. Ringle M.Ringle. Sinkovicks Rudolf, R. 2009. The Use of Partial Least Square Path Modelling in International Marketing. Advances in International Marketing, Vol 20, 277-319.

Herawati dan Susanto. 2009. Pengaruh Profesionalisme, Pengetahuan Mendeteksi Kekeliruan dan Etika Profesi terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas Akuntan Publik. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol.11 No. 1.

IAI. 2001. Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta: Salemba Empat.

Jogiyanto. 2004. Metodologi Peneltian Bisnis: Salah Kaprah dan Pengalaman-Pengalaman. Yogyakarta: BPFE.

Kalbers L.P. and Fogarty. 1995. “Professionalism and Its Consequences : A Study

Internal’s Auditor”. A journal Practice and Theory (Spring): 64 -85.

Khomsiyah, & Indriantoro, N. 1998.”Pengaruh Orinetasi Etika terhadap Komitmen dan Kinerja Auditor Auditor Pemerintah di DKI Jakarta”. JRAI, vol. 1 (1) : 13-28.

Luthans, Fred. 2006. “Organizational Behaviour,” Tenth Edition, Semarang: McGraw-Hill:

New York, USA.

Mangkunegara. 2004. “Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan”. Bandung:

Remaja Rosdakarya.

Mangkunegara. 2014. http://www.kemdiknas.go.id/unp.ac.id.Diakses tanggal 25 Juli

Mardiasmo. 2004. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi Offset.

Matteson. 2007. Perilaku dan Manajemen Organisasi I. Jakarta: Erlangga.

Mayangsari, Sekar. 2003. Pengaruh Keahlian dan Independensi Terhadap Pendapat

Audit: Sebuah Kuasi Eksperimen. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. Vol. 6 No.1 Januari.

Moeheriono. 2009. “Pengukuran Kinerja”. http://www.kemdiknas.com. Diakses tanggal 25

Juli 2014.

Mustofa, Hasan. 2009. “Perspektif Psikologi Sosial: Teori Atribusi.” http://www.psikologisosial.com,diakses 30 Desember 2009.

Mulyadi. 2011. “Auditing”. Jakarta: Salemba Empat.

Myers, Charles. S. 1932. Business Rationalisation. New York : Sir Issac Pitmann & Sons.

Ltd.

Nawawi. 2006. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Auditor” http://www.kemdiknas.go.id.Diakses tanggal 25 Juli 2014.

Oktaria, Nurmawati dan Tjandrakirana, Rina.2012. Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor Terhadap Kinerja Auditor Internal Bank BUMN di Kanwil Palembang.Jurnal Artikel dan Pengembangan Akuntansi Vol VI No. 1 Januari 2012.

Poernomo. 2013. Warta BPK RI Edisi 11 Vol. III November 2013: “Penetapan APBD

Masih Lambat”. Diakses 31 Oktober 2014 dari www.bpk.go.id.

Purwanto, Agus. 2012. Analisis Pengaruh Etika Kerja Islam Terhadap Persepsi dan Minat dalam Whistle-Blowing Dan Fraud PadaAuditor Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah. Thesis, Tidak Dipublikasikan, Undip, Semarang.

Putri Kompiang Martina Dinata, Suputra I.D.G Dharma. 2013. Pengaruh Independensi, Profesionalisme dan Etika Profesi Terhadap Kinerja Auditor pada Kantor Akuntan Publik di Bali: e-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana .

Robbins, Stephen. 2008. “Perilaku Organisasi”. Jakarta: Indeks.

Saputra.I Gede Widya, Yasa Gerianta Wirawan. 2013. Pengaruh Independensi, Profesionalisme, Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Kerja pada Kinerja Auditor BPK RI Perwakilan Provinsi Bali. OJS.Unud.ac.id.

Sedarmayanti. 2009. “Kinerja Auditor”. http: “www.kemdiknas.go.id”. Diakses tanggal 25 Juli 2014.

Sekaran, Uma. 2005. “Metodologi Artikel untuk Bisnis”. Jakarta: Salemba Empat.

Sholihin dan Ratmono. 2015. “Analisis SEM-PLS dengan WARP PLS 3.0. Yogyakarta:

Andi.

Silverthorne, C. 2006. “Organizational Communication, Organizational Commitment, Job

Stressed and Job Performance of Accounting Professionals in Taiwan and America”, Leadership and Organization Development Journal “, Vol. 25 No. 7, pp.592-9.

Sopiah. 2008. Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Andi Offset.

SPAP. 2001. Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta: Salemba Empat.

Standar Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah.2008. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/05/M.PAN/03/2008. Jakarta.

Stewart Jenny, Subramaniam Nava, (2010),"Internal Audit Independence and Objectivity: Emerging Research Opportunities". Managerial Auditing Journal, Vol. 25 Iss 4 pp. 328-360.

Sudarmanto. 2009. Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Sujana, Edi. 2012. Pengaruh Kompetensi, Motivasi, Kesesuaian Peran dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Auditor Internal Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Studi pada Kantor Inspektorat Kabupaten Badung dan buleleng). Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika JINAH Vol 2 No. 1.

Sumardi. 2001. Pengaruh Pengalaman Terhadap Profesionalisme Serta Pengaruh Profesionalisme Terhadap Kinerja dan Kepuasan Kerja (Studi Empiris: Auditor BPKP). Tesis Maksi Undip, Tidak Dipublikasikan.

Sutria, Wira. 2012. Pengaruh Kemampuan Auditor dan Sikap Individu Terhadap Kinerja Auditor dengan Sistem Reward Sebagai Variabel Moderating. Tesis Maksi Undip,Tidak Dipublikasikan.

Tabachnick, Barbara G, Fidel, Linda. S. 2014. “Using Multivariate Statistics”. Harlow: Pearson Education.

Trisnaningsih, Sri. 2007. “Independensi Auditor dan Komitmen Organisasi sebagai Mediasi Pengaruh Pemahaman Good Corporate Governance, Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Auditor.” Simposium Nasional Akuntansi 10, Makassar.

Ulum, Ihyaul. 2009. Audit Sektor Publik: Suatu Pengantar. Jakarta: Bumi Aksara.

Utoyo, Bambang. 2013. Warta BPK RI Edisi 11 Vol. III November 2013: “Penetapan APBD Masih Lambat”. Diakses 31 Oktober 2014 dari www.bpk.go.id.

Vanasco Rocco R., Skousen Clifford R., Santagato L. Roger, (1997),"Auditor Independence: an International Perspective", Managerial Auditing Journal, Vol. 12 Iss 9 pp. 498-505.

Verbeke, W; C. Ouwerkerk & E. Peelen. 1996. “Exploring the Contextual and Individual Factors on Ethical Decision Making of Salespeople”. Journal of Business Ethics 15: 1175–118.

Wahyuni, Lili. 2009. “Pengaruh Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan

Bagian Akuntansi dengan Komitmen Organisasi dan Tekanan Pekerjaan Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Perusahaan BUMN di Provinsi Sumatera Barat).” Tesis, Tidak Dipublikasikan, Undip, Semarang.

Winarna. 2001. Pengaruh Gender dan Perbedaan Disiplin Akademis Terhadap Penilaian

Etika Oleh Mahasiswa. Tesis tidak dipublikasikan. Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Wirawan. 2009. www.kemdiknas.go.id. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Auditor ” Diakses tanggal 25 Juli 2014.

Wibowo. 2013. Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Press.

Wiyono. 2008. “Aspek Psikologis pada Implementasi Sistem Teknologi Informasi”. http:// Rianadrianto.files.wordpress.com/2008/06/psikologi-proyek-si.pdf.

Wulandari dan Tjahyono. 2011. “Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Auditor Pada BPKP Perwakilan DIY”. Jurnal Bisnis dan Teknologi Informasi Vol 1 No. 1 Februari, 2011.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.30595/islamadina.v19i1.2473

Copyright (c) 2018 ISLAMADINA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2580-5096