Problematika Fatwa: Mempertimbangkan Tawaran Metodologi Ijtihad Ulama Kontemporer

Agus Miswanto

Abstract


Fatwa dalam hukum Islam, sesungguhnya berfungsi untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh umat Muslim, tetapi sayangnya jawaban-jawaban fatwa kontemporer itu sendiri sering sangat problematis, tidak solutif bagi umat. Penelitian ini tentang tawaran metodologi fatwa oleh tiga tokoh yang berpengaruh pada era kontemporer, yaitu M. Amin Abdullah, Khalid Abou el-Fadl, dan Jasser Auda. Tawaran ketiga tokoh ini untuk menjawab masalah fatwa kontemporer yang seringkali sangat problematis. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan menggunakan metode analisis wacana kritis. Dari penelitian ini ditemukan, bahwa fatwa kontemporer yang sering problematis, karena ulama mujtahid yang melakukan kerja ijtihad menggunakan metodologi lama, tidak mau mengembangkan dan menoleh pada teori-teori sosial baru untuk memahami realitas sosial dan teks kitab suci. Ketiga tokoh yang menjadi objek penelitian ini merekomendasikan tawaran pendekatan dan metode baru dalam kerja fatwa ataupun ijtihad. Amin Abdullah menawarkan paradigam integrasi-interkoneksi keilmuan Islam dan ilmu-ilmu humaniora lainya. Khalid Abou al-Fadl menawarkan gagasan model ijtihad otoritatif a vis-a vis model ijtihad otoriter. Ijtihad otoritatif adalah membiarkan teks tetap terbuka dalam pemaknaan, tidak dikuasi oleh pemaknaan kelompok tertentu, serta menghadirkan prasyarat etis yang harus dimiliki oleh setiap mujtahid. Sedangkan Jasser Auda menawarkan pendekatan sistem dalam kerja ijtihad. Dan ketiga tawaran metodologis ini juga masih menjadi perdebatan di kalangan umat Islam antara yang pro dan kontra.

Keywords


ulama; fatwa; metodologi ijtihad; hukum Islam

References


Abdullah, M. A. (2003). Pendekatam Hermeneutik dalam Studi Fatwa-fatwa Keagamaan: Proses Negosiasi Komunitas Pencari makna Teks, pengarang, dan Pembaca. In R. C. L. Hakim & M. Musthafa (Eds.), Atas Nama Tuhan: Dari Fikih Otoriter ke Fikih Otoritatif (1st ed., pp. vii–xvii). Jakarta, Indonesia: PT Serambi Ilmu Semesta.

Abdullah, M. A. (2006). Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Paradigma Integratif-Interkonektif (1st ed.). Yogykarta: Pustaka Pelajar.

Abdullah, M. A. (2014). Implementasi Pendekatan Integratif-Interkonektif Dalam Kajian Pemikiran Pendidikan Islam (Fresh Ijtihad Memperjumpakan Ulum Al-Din Dan Sains Modern Dalam Pemikiran Pendidikan Islam). In Maragustam (Ed.), Implementasi Pendekatan Integratif-Interkonektif Dalam Kajian Pendidikan Islam (1st ed., pp. 1–32). Yogyakarta, Indonesia: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Abdullah, M. A. (2019). Fresh Ijtihad: Manhaj Pemikiran Keislaman Muhammadiyah di Era Disrupsi (1st ed.; Azaki Khoirudin, Ed.). Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.

Abdullah, M. A. (2020). Multidisiplin, Interdisiplin, dan Transdisiplin: Metode Studi Agama dan Studi Islam di Era Kontemporer (2nd ed.; A. Khoirudin, Ed.). Yogyakarta, Indonesia: IB Pustaka.

Al-Misri, A. A. A. bi S. (2006). Fatwa Fatwa Terlengkap Seputar Terrorisme, Jihad dan Mengkafirkan Muslim (1st ed.; M. I. Amrullah & M. Aini, Eds.). Retrieved from https://b-ok.asia/ireader/3600360

Al-Nasir, M. H. (2004). Menjawab Modernisasi Islam: Membedah Pemikiran Jamaludin Al-Afghani hingga Islam Liberal (1st ed.; A. U. Basyir & A. A. Sjihab, Eds.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/16351151/2e314a

Amalia, H. (2019). Muhammadiyah: Metode Dan Praktik Berijtihad. Muaddib: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 9(2), 119–129. https://doi.org/10.24269/muaddib.v1i2.1535

Armas, A. (2003). Pengaruh Kristen-Orientalis Terhadap Islam Liberal (Quran Sunnah Hadith Hadits Hadis) (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/5264658/b599f1

Asy’arie, M. (2014). Paradigma Integrasi Dan Interkoneksi Dalam Perspektif Filsafat Islam. In Praksis Paradigma Integrasi-Interkoneksi dan Transformasi Islamic Studies di UIN Sunan Kalijaga (1st ed., pp. 57–62). Yogyakarta, Indonesia: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Auda, J. (2007). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A System Approach (1st ed.). London, England: The International Institute of Islamic Thought.

Auda, J. (2015). Membumikan Hukum Islam Melalui Maqasid Syariah: Pendekatan Sistem (1st ed.; Rosidin, A. A. El-Mun’im, & A. Baiquni, Eds.). Bandung, Indonesia: PT Mizan Pustaka.

Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. (2016). Fatwa. Retrieved September 4, 2021, from Kamus Besar Bahasa Indonesia website: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Fatwa

Bar, S. (2008). Warrant for Terror: The Fatwas of Radical Islam and the Duty to Jihad (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/16779375/5d62ab

Bennoune, K. (2013). Your Fatwa Does Not Apply Here: Untold Stories from the Fight Against Muslim Fundamentalism (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/2608940/77a02b

Bunt, G. R. (2003). Islam in the Digital Age: E-Jihad, Online Fatwas and Cyber Islamic Environments (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/810994/7ff82b

Effendi, A. S. (2011). Pengaruh Fatwa Majelis Ulama Indonesia terhadap Proses Pengambilan Kebijakan Pemerintah Indonesia (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). Retrieved from https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/4116/1/ANDI SHOFIAN EFENDI-FSH.pdf

El-Fadl, K. M. A. (2014). Speaking in God’s Name: Islamic Law, Authority, and Women. Retrieved from https://id1lib.org/book/2658136/e1bb49

Fitri, A. Z. (2020). Integrasi Pengembangan Keilmuan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (1st ed.). Tulungagung, Jawa Timur: IAIN Tulungagung Press.

Geller, P. (2017). FATWA: Hunted in America (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/3405459/e75bd9

Halimatusa’diah. (2017). Dari Prasangka Hingga Diskriminasi: Menyoal Stigma Sesat Dan Kekerasan Terhadap Ahmadiyah Dalam Perspektif Komunikasi. Jurnal Avant Garde, 5(1), 1–20. Retrieved from https://journal.budiluhur.ac.id/index.php/avantgarde/article/download/611/517.

Hamad, I. (2007). Lebih Dekat dengan Analisis Wacana. Mediator, 8(2), 325–344. https://doi.org/https://doi.org/10.29313/mediator.v8i2.1252

Hamzah, M. M. (2017). Peran dan Pengaruh Fatwa MUI dalam Arus Transformasi Sosial Budaya di Indonesia. Millah: Jurnal Studi Agama, 17(1), 127–154. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/ Millah/article /viewFile /10055/8051

Hasyim, S. (2015). Fatwa Aliran Sesat Dan Politik Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI). AL-AHKAM, 25(2), 241–266.

Husaini, A., & Hidayat, N. (2002). Islam Liberal (Sejarah Konsepsi Penyimpangan Dan Jawabannya) (1st ed.; H. Kurniawan & D. Irfan, Eds.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/5261729/93c602

Ilyas, H. (2014). Pengembangan Integrasi-Interkoneksi Dalam Ilmu-Ilmu Agama Islam: Al-Qur’an Kitab Rahmat Paradigma Tafsir Otentik. In Praksis Paradigma Integrasi-Interkoneksi dan Transformasi Islamic Studies di UIN Sunan Kalijaga (1st ed., pp. 79–105). Yogyakarta, Indonesia: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Ma’mun, S. (2011). Ilhaq dalam Bahtsul Masa’il NU: Antara Ijtihad Dan Ikhtiyat. Alqalam: Jurnal Kajian Keislaman, 28(1), 63–86. Retrieved from http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/alqalam/article/download/512/440/

Machasin. (2014). Fisibilitas Integrasi-Interkoneksi Dalam Pendidikan Dan Kajian Islam Di Indonesia (1st ed.). Yogyakarta, Indonesia: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Malik, K. (2009). From fatwa to jihad the Rushdie affair and its aftermath (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/2590458/147263

Marpaung, W. (2020). Pengantar Hadis-Hadis Kesehatan Studi Pendekatan Integrasi (1st ed.; F. Hayati, Ed.). Jakarta, Indonesia: Kencana.

Miswanto, A. (2019). Ushul Fiqh: Metode Ijtihad Hukum Islam (1st ed.). Yogyakarta: Magnum Pustaka Utama.

Mukri, M. (2015). Fundamentalisme dalam Islam: Paham dan Fatwa Ulama Wahabi (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/10575700/e04ab4

Nasih, A. M. (2013). Lembaga Fatwa Keagamaan di Indonesia (Telaah Atas Lembaga Majlis Tarjih dan Lajnah Bathsul Masail). De Jure: Jurnal Syariah Dan Hukum, 5(1), 67–78. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/23653-ID-lembaga-fatwa-keagamaan-di-indonesia-telaah-atas-lembaga-majlis-tarjih-dan-lajna.pdf

Nasution, K. (2014). Studi Integratif-Interkonektif: Pengalaman Dan Pengembangan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. In Praksis Paradigma Integrasi-Interkoneksi dan Transformasi Islamic Studies di UIN Sunan Kalijaga (1st ed., pp. 63–75). Yogyakarta, Indonesia: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Qardhawi, Y. (1988). al-Fatwa bain al-Inthibath wa al-Tasayub (1st ed.). Retrieved from https://www.quranicthought.com/ar/books/الفتوى-بين-الإنضباط-والتسيب/

Qasim, M. (2020). Membangun Moderasi Beragama Umat Melalui Integrasi Keilmuan (1st ed.; N. N. Ichiana, Ed.). Makasar, Indonesia: Alauddin University Press.

Ridwan, M. (2017). Konstruksi Otoritarianisme Hukum Islam Menurut Khaled M. Abou El-Fadl. Jurnal Fenomena, 9(1), 187–196. Retrieved from https://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/fenomena/article/view/1296/695

Risalah, D. F., & Aini, N. (2017, January 31). Ketua MUI Ungkap Proses Penerbitan Fatwa Ahok Menista Agama. Www.Republika.Co.Id. Retrieved from https://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/01/31/okmtmw382-ketua-mui-ungkap-proses-penerbitan-fatwa-ahok-menista-agama

Riyanto, W. F. (2012). Implementasi Paradigma Integrasi-Interkoneksi dalam Penelitian 3 (tiga) Disertasi Dosen UIN Sunan Kalijaga (1st ed.; M. Idris, Ed.). Yogyakarta, Indonesia: Lemlit UIN Sunan Kalijaga Yogykarta.

Setiyanto, D. A. (2018). Fatwa Sebagai Media Social Engineering (Analisis Fatwa MUI di Bidang Hukum Keluarga Pasca Reformasi). Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 3(1), 85–106. https://doi.org/https://doi.org/10.22515/al-ahkam.v3i1.1342

Shah, Z. A. (2014). Iftāʼ and fatwa in the Muslim world and the West (1st ed.). London, UK: The International Institute of Islamic Thought.

Shourie, A. (2012). The World of Fatwas Or The Sharia in Action (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/3400122/dfde6a

Simamora, A. R., Hamid, A., & Hikmawan, M. D. (2019). Diskriminasi Terhadap Kelompok Minoritas Jemaat AhmadiyahIndonesia (JAI) di Tangerang Selatan. IJD: International Journal of DEMOs, 1(1), 19–37. Retrieved from http://hk-publishing.id/ijd-demos/article/download/4/pdf.

Skovgaard-Petersen, J. (1997). Defining Islam for the Egyptian State: Muftis and Fatwas of the Dar Al-Ifta (Social, Economic and Political Studies of the Middle East and Asia) (1st ed.). Retrieved from https://b-ok.asia/book/1056920/4f2e0e

Soleh, A. K. (2020). Integrasi Quantum Agama Dan Sains (1st ed.; E. S. Rahmawati, Ed.). Malang, Jawa Timur, Indonesia: UIN-Maliki Press.

Suparmin, & Suharto, T. (2013). Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Rumpun Ilmu Agama: Perspektif Epistemologi Integrasi-interkoneksi (1st ed.). Surakarta, Jawa tengah: Fataba Press.

Syarifuddin. (2015). Hermeneutika Khaled Abou El Fadl. Jurnal Subtantia, 17(2), 231–244. Retrieved from https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/substantia/article/view/4099

Tasliyah, N. (2018). Dewan Hisbah Sebagai Lembaga Otoritas Keagamaan PERSIS. Istidlal: Jurnal Ekonomi Dan Hukum Islam, 2(1), 48–59. https://doi.org/https://doi.org/10.35316/istidlal.v2i1.119

Wahid, S. H. (2019). Dinamika Fatwa dari Klasik ke Kontemporer (Tinjauan Karakteristik Fatwa Ekonomi Syariah Dewan Syariah Nasional Indonesia (DSN-MUI). Yudisia, 10(2), 193–209. Retrieved from https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Yudisia/article/download/5831/pdf.

Wibowo, N. S. (2017). Permasalahan fatwa majelis ulama Indonesia tentang syiah: telaah kritis melalui maqāid syarī’ah Jasser Auda (Universitas Indonesia). Retrieved from https://library.ui.ac.id/detail?id=20469188&lokasi=lokal

Zulkarnaen, I., Musthafa, M. W., Kaswadi, I., Kurniawati, D. A., Rahmadi, F. A., Nurochman, & Pramesti, D. I. (Eds.). (2018). Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sain. In Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, 7 Mei 2018 dengan tema Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains di Universitas. Retrieved from http://sunankalijaga.org/asset-proceeding/98812570632689881257063268/Sunankalijaga.org - Prosiding KIIIS Vol. 2 Tahun 2020 rev.2.pdf


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jhes.v4i2.11670

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

ISSN: 2655-7703