Perlindungan Buruh Migran Indonesia Melalui Pelatihan Paralegal di Banyumas

Sri Wijayanti, Nurul Azizah Zayzda, Tyas Retno Wulan, Rani Hendriani

Abstract


ABSTRAK

                Berdasarkan hasil penelitian, website milik Paguyuban SERUNI yaitu http ://www.seruni.or.id/ dan Seruni Banyumas (akun di facebook) adalah media yang digunakan oleh Paguyuban Seruni Banyumas untuk membantu permasalahan BMI yang sedang bekerja di luar negeri. Melalui media tersebut, Paguyuban Seruni telah menerima 15 kasus pengaduan BMI. Sebanyak 6 kasus telah ditangani dan sisanya masih dalam proses penanganan.Salah satu kendala yang dihadapi oleh Paguyuban SERUNI adalah masih sedikitnya sumberdaya manusia yang memiliki pengetahuan tentang hukum dan rendahnya kemampuan untuk melakukan pendampingan kasus. Hal ini berakibat pada kasus untuk para BMI yang sedang mengalami permasalahan tidak maksimal untuk didampingi. Berdasarkan hal tersebut, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia melalui Pelatihan Paralegal untuk buruh migran di kabupaten banyumas.Pelatihan ini menggunaka metode penyuluhan dan praktik pendampingan kasus.Dari pelatihan ini, para buruh migran semakin percaya diri untuk menjadi paralegal dan mampu untuk melakukan pendampingan kasus-kasus buruh migran.Mereka berhasil membentuk sebuah divisi advokasi bernama Paralegal Banyumas.

 

Kata kunci : Buruh Migran, Kasus, Paralegal, Pelatihan

.

 

ABSTRACT

    The Paguyuban Seruni’s website in  http ://www.seruni.or.id/ and Seruni’s account on facebook are the tools that paguyuban Seruni used to help migrant worker’s problem who are having stay overseas. Through it, Paguyuban Seruni have accepted 15 cases, 6 cases solved but the rest is going to be solved. The research also found that one of obstacles why the cases is going to be solved is lack of the human resources who do not have enough knowledge about law and low skills in dealing with how to handle the case. Consequently, the cases had not been well-handled.Based on that background, this public service focused on improving the quality and quantity of human resources through The Training of Paralegal for Protection of Migrant Workers in Banyumas.The method is used teaching and practicing theories to solve the cases. After they finished the training, there are become braver and braver as a paralegal, moreover they can do help to solve migrant worker’s problems.  They also succeeded to build an organization named Paralegal Banyumas.

 

Keyword : Case, Paralegal, Migrant Worker, Training


References


Wijayanti, Sri, Zayzda Nurul Azizah dan Yamin, Muhammad. 2016.Optimalisasi Teknologi Informasi sebagai Strategi Penanganan Kasus Buruh Migran Indonesia di Luar negeri, LPPM, 2016

Wulan, Tyas Retna, et all. Desa Peduli Buruh Migran Berbasis Teknologi Informasi Sebagai Strategi Mencegah Trafiking Dan Menangani Kasus Buruh Migran Di Kabupaten Banyumas . LPPM, 2016

Nusantara, G. A. W. 2016. ‘Eksistensi Paralegal Dalam Mengoptimalkan Pemberian Bantuan Hukum Berdasarkan Undang-Undang No. 16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum’, Udayana Master Law Journal, Vol. 5(2), 272-280


Full Text: FULLTEXT PDF

DOI: 10.30595/jppm.v2i1.1968

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-8347