Pemanfaatan Tanaman Daun Gatal (Laportea Decumana) Sebagai Obat Anti Capek

Eva Susanty Simaremare, Rani Dewi Pratiwi, Rusnaeni Rusnaeni, Elsye Gunawan, Septriyanto Dirgantara

Abstract


Kampung WulukubunArso XIV, Distrik Skanto Kabupaten Kerombanyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai antinyeri, mengurangi rasa capek, dan mengurangi pegal-pegal. Daun gatal banyak terdapat di kampung tapi sering sekali hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan tidak hanya lembaran daun gatal tetapi sebagai produk farmasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi dan membuat sediaan topikal salep daun gatal di kampung Wulukubun Arso XIV Kabupaten Keerom Papua. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melakukan persiapan di kampus/ administrasi, menjalin kerjasama dengan mitra, instansi terkait, kegiatan hari H di kampung, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah 7,4% peserta pernah mengikuti kegiatan yang sama. Sebanyak 88,9% peserta memperoleh manfaat dari kegiatan ini dan 70,4% berkomitmen akan membantu orang lain dalam menyebarluaskan informasi penting yang mereka dapat pada waktu kegiatan ini.

Keywords


Daun Gatal, Simplisia, Salep

References


Heyne K. (1987). Tumbuhan Berguna Indonesia II. Jakarta. Badan Litbang Kehutanan.

Holle, E, E. S. Simaremare, I. M. Budi, Y.R. Yabansabra, dan E. Gunawan. (2015). Evaluasi, Uji Aktivitas, Dan Pengembangan Produk Salep Daun Gatal Papua Varietas Biak. Prosiding Seminar Nasional Biologi PBI ke-XXIII. Jayapura 8-9 September 2015.

Khan, A. M. A. B, M. Abdul, A. Al-Bari, S Hasan, M. A. Mosaddik, M. M. Rahman, M. E. Haque. (2007). Antipyretic activity of roots of Laportea crenulata Gaud in rabbit.Research Journal of Medicine and Medical Sciences, 2(2):58-61.

Njina S. N., R. S. Tagne, B.P. Telefo, F. N. Zambou, D. M. Yemele, F. T. Mbiapo. (2006). Anti-androgenic, anti-oestrogenic, and antioksidan activities of aqueous extract of Laportea ovalifolia on adult rats. Internasional Journal of Phytomedicine,8:257-266.

Nzeugeum K. W. M., M. O. L. Dongmo, L. L. Lienou, P. B. Telefo. (2015). Effect of Laportea ovalifolia (urticaceae) on monosodium glutamate induced obese rats. African Article of Integrated Health, 5(2):48-53.

Okereke, S. C., I. Elekwa. (2014). Studies the in vitro antioxidant activity of Laportea aestuans leaf extract. J of Environmental Sci, Toxicology and Food Technology, 8(1):33-41.

Oloyede, G. K., M. S. Oyelola (2013). Chrysen-2-ol-derivate from West Indian wood nettle Laportea aestuans (L.) Chew inhibits oxidation and microbial growth in vitro. EXCLI Journal, 12:894-906.

Oloyede, G. K. (2016). Toxicity, antimicrobial and antioxidant activities of methyl salicylate dominated essential oils of Laportea aestuans (Gaud.). Arabian Journal of Chemistry, 9(1):840-5.

Perdana, B. Y., A. P.Putra, dan A. Primanisa. (2016). Uji Toksisitas Daun Jelatang ( Laportea sinuate Blume) terhadapa Larva Nyamuk Aedes aegipty. Universitas Andalas. Diakses 21 September 2018.

Reauma T. 2010. Urticaceae Nettle Family. Nature Manitoba. [Online] Available at http://www.naturemanitoba.ca/sites/default/files/StingingNettle.pdf. [Accessed 4 Desember 2018].

Simaremare, E. S., E. Gunawan, A. Ruban, M. T. Nainggolan, dan C. Yenusi. (2014). Formulasi dan evaluasi Salep daun gatal. Seminar Nasional Tanaman Obat Indonesia. Universitas Katolik. Widya Mandala. Surabaya.

Simaremare, E. S. (2014). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Gatal (Laportea decumana (Roxb.) Wedd). Pharmacy, 11(01): 98-107.

Simaremare, E.S., A Ruban, M. Nainggolan, C. Yenusi, G Wabiser, dan E. Gunawan. (2014). Pemanfaatan Daun Gatal (Laportea Decumana (Roxb.) Wedd.) Varietas Biak Sebagai Antinyeri. Proseding Seminar Nasional Biologi, 5(1). Hal: 190-195.

Simaremare, E. S., E. Holle, Y.R. Yabansabra, I.M. Budi., dan E. Gunawan. (2015). Analisis Perbandingan Efektifitas Antinyeri Salep Daun Gatal Dari Simplisia Laportea Aestuans (L) Chew dan Laportea Decumana (Roxb) Wedd. Pharmacy, 12 (1):1-10.

Simaremare, E.S., Y. R. Yabansabra, E. Gunawan, A. Ruban. (2016). Uji Mutu Fisik Sediaan Salep Daun Gatal (Laportea decumana (Roxb.) Wedd.) Sebagai Kandidat Antinyeri. Galenika, 3(2): 55-60.

Simaremare, E. S., A. Ruban, dan D. Runtuboi. (2017). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Gatal (Laportea aestuans (L) Chew). Jurnal Biologi Papua, 9(1):1-7.

Simaremare, E. S., E. Holle, E. Gunawan, Y. R. Yabansabra, F. Octavia, and R. D. Pratiwi. (2018). Toxicity, Antioxidant, Analgesic, and Anti-inflamantory of Ethanol Extract of Laportea aestuans (Linn.) Chew. Journal of Chemical and Pharmaceutical Research, 10(5):16-23.

Tchinda, C. F., I. K. Voukeng, V. P. Beng, V. Kuete. (2017). Antibacterial activities of the methanol extract of Albizia adianthifolia, Alchornea laxiflora, Laportea ovaliafolia and three other Cameroonian plants against multi drug resistant gram negative bacteria. Saudi Journal of Biological Sciences, 24(4): 950-5.

Tualeka, S. (1986). Pemeriksaan Farmakognostik dan Usaha Skrining Komponen secara Kromatografi Lapis Tipis daun gatal (Laportea decumana (roxb.) Wedd) asal Maluku. Skripsi. Universitas Hasanuddin.

Tuberville, T. D., P. G. Dudley, A. J. Pollard. (2007). Responses of invertebrata herbivores to stinging tricomes of Urtica dioica and Laportea canadensis. Oikos, 5: 83-88.

Yasni dan Puro. (2012). Kajian Aktivitas Antibakteri Daun Gatel (Laportea decumana (Roxb.) Wedd.) dan Daun Benalu Cengkeh. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.


Full Text: FULL TEXT PDF

DOI: 10.30595/jppm.v3i1.3027

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-8347