Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis untuk Badan Usaha Milik Desa di Kecamatan Lumbir

Slamet Rosyadi, Wita Ramadhanti, Denok Kurniasih, Ayusia Sabhita Kusuma, Paulus Israwan Setyoko, Zaula Rizqi Atika

Abstract


Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dibentuk dalam rangka implementasi Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Namun demikian perkembangan BUMDES masih belum optimal sebagai penyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes). Berdasarkan hal tersebut, dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan pelatihan pembuatan rencana bisnis kepada BUMDes di Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Sebelum pelatihan, dilakukan focus group discussion dan survey untuk memetakan permasalahan dan kebutuhan peningkatan kapasitas para pengelola BUMDes. Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah dari praktisi dan tim pengabdi serta praktik pembuatan rencana bisnis.  Pelatihan diikuti oleh 16 orang dari 10 BUMDes. Pasca pelatihan, tim pengelola BUMDes telah berhasil membuat rencana bisnis. Pengabdian ini penting sebagai dasar pengajuan unit usaha BUMDes sebagai badan hukum formal.


Keywords


Badan Usaha Milik Desa; Rencana Bisnis; Keuangan; Pelatihan

References


Adawiyah, R. (2018). Strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis aspek modal sosial (Studi pada BUMDes Surya Sejahtera, Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo). Kebijakan dan Manajamen Publik, 6(3), 1-15.

Zulkarnaen, R.M. (2016). Pengembangan potensi ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pondok Salam Kabupaten Purwakarta. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 5(1), 1 – 4.

Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework”, European Law Journal, 13(4), 447–468.

Dixon, R., Ritchie, J., & Siwale, J. (2006). Microfinance: Accountability from the frassroots”, Accounting Auditing & Accountability Journal, 19(3), 405 – 427.

Lodhia, S.K., & Burritt, R.L. (2004). Public sector accountability failure in emerging economy: Tha case of the National Bank of Fiji”, The International Journal of Public Sector Management, 17(4), 345 – 359.

Kurniasih, D., & Wijaya, S.S. (2017). Kegagalan bisnis pemerintah desa: Studi tentang relasi bisnis-pemerintah pada pengelolaan badan usaha milik desa di Kabupaten Banyumas. Journal of Public Sector Innovations, 1(2), 66-72.

Sofyani, H., Atmaja, R., & Rezki, S.B. (2019). Success factors of village-owned enterprises (BUMDes) performance in Indonesia: An Exploratory Study. Journal of Accounting and Investment, 20(2): 44-58.

Rosyadi, S. (2019). BUMDes butuh penguatan kapasitas manajerial. Suara Merdeka (2 November 2019).

Tempo. (2019). Jokowi sebut 2.188 BUMDes mangkrak. Diunduh dari: https://bisnis.tempo.co/read/1282594/jokowi-sebut-2-188-bumdes-mangkrak tanggal 11 Desember 2019.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jppm.v5i1.6829

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-8347