Karakterisasi Pasir Besi Alam Pantai Samudera Baru dan Pemanfaatannya sebagai Filler pada Sistem Penyaring Elektromagnetik

Eri Widianto, Kardiman Kardiman, Najmudin Fauji

Abstract


Telah dilakukan karakterisasi pasir besi alam Pantai Samudera Baru Karawang dan aplikasinya sebagai filler pada penyaring elektromagnetik. Sampel pasir pantai diekstraksi menggunakan magnet permanen untuk memisahkan material magnetik dan non magnetik. Karakterisasi pasir besi menggunakan Scanning Electron Microscopy with Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX). Hasil karakterisasi menggunakan SEM-EDX menunjukkan bahwa sampel pasir besi mengandung unsur Fe dan O, yang berasal dari fase Magnetit (Fe3O4), Maghemite (γ-Fe2O3) dan hematit (α-Fe2O3). Sistem penyaring elektromagnetik dibuat dari pipa PVC berdiameter 1 inchi yang diberi lilitan kawat tembaga berdiameter 0,35 mm, panjang kolom penyaring 50 cm dengan 1050 lilitan dan dimasukkan pasir besi 500 gram sebagai media penyaring. Penyaringan dilakukan dengan mengalirkan sampel air dengan besar arus konstan yaitu 2 A. Hasil pengujian menggunakan Spektroskopi Serapan Atom (SSA) menunjukkan penurunan kadar logam Fe dari 1,228 ppm menjadi 0,0510 ppm dan 0,0813 ppm.

Kata Kunci : pasir besi, SEM-EDX, sistem penyaring elektromagnetik


References


Ahmad, T., Triwikantoro, T., Pratapa, S., & Darminto, D. 2009. Sintesis Partikel Nano Fe3-xMnxO4 Berbasis Pasir Besi dan Karakterisasi Struktur serta Kemagnetannya. Jurnal NANOSAINS & NANOTEKNOLOGI, 1(2), 67–73. Retrieved from http://ijp.papsi.org/index.php/nano/article/view/212

Fuad, A., Wulansari, R., & Taufiq, A. 2010. Sintesa dan karakterisasi sifat struktur nano partikel Fe 3-x MnxO4 dengan metode kopresipasi, (227), 139–145.

Ghandoor, H. El, Zidan, H. M., Khalil, M. M. H., & Ismail, M. I. M. 2012. Synthesis and Some Physical Properties of Magnetite (Fe3O4) Nanoparticles, 7, 5734–5745.

Husain, S., Suarso, E., & Maddu, A. 2016. Karakterisasi Kandungan Bijih Besi Alam Sebagai Bahan Baku Magnetit Nanopartikel, 2016(September), 19–21.

Juharni. 2016. Karakteristik Pasir Besi di Pantai Marina Kabupaten Bantaeng.

Kartika, D. L., & Pratapa, S. 2014. Sintesis Fe2O3 dari Pasir Besi dengan Metode Logam Terlarut Asam Klorida. Jurnal Sains Dan Seni Pomits, 3(2), 33–35.

Musthofa, F., Saputra, A., Puspitarini, Y., Rizaldi, P. D., Samsul, M., & Firdaus, A. 2016. Sintesis Nanopartikel Magnet Zn- Ferrite (ZnFe2O4) Berbahan Dasar Pasir Besi, 1(1), 1–5.

Rahwanto, A. 2013. Kajian Awal Karakteristik Mineral Magnetik Bijih Besi, 203–206.

Septityana, K. D., Priyono, P., Rochman, N. T., Yuswono, Rahman, T. P., Nugroho, D. W., … Maulana, N. N. 2013. Sintesis dan karakterisasi pigmen hematit (Α-Fe2O3) dari bijih besi alam melalui metode presipitasi. Youngster Physics Journal, 1(4), 95–100.

SLH Karawang. 2013. Status lingkungan hidup Kabupaten Karawang tahun 2013 Pemerintah Kabupaten Karawang.

Yulianto, A., Aji, M. P., & Idayanti, N. 2010. Fabrikasi MnZn-ferit dari bahan alam pasir besi serta aplikasinya untuk core induktor, (April), 128–133.

Zain, A., & Muliawan, A. 2016. Studi Penurunan Kadar Logam Besi (Fe) dan Logam Mangan (Mn) pada Lempung terhadap Perubahan Arus Listrik dalam Solenoida, 3(2), 72–76.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jrst.v2i1.2325

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-9750