Financial Distress dengan Metode Springate, Zmijewski, Fulmer dan Altman Z-Score pada PT Tunas Baru Lampung Tbk di BEI

Umi Ambarwati

Abstract


Abstract This research aims to analyze the company condition using Altman Z –Score, Springate, Zmijewski and Fulmer method at PT Tunas Baru Lampung TBK in Bursa Efek Indonesia in 2013 -2015 year. The data used is Seconder data coming from PT Tunas Baru Lampung TBK in 2013-2015 year. This research uses quantitative research with two data collections, those are documentation and theoretical study method. The result of research shows that : (1) According to Altman Z- Score in 2013 and 2015, it had bankrupt while it was on grey area in 2014. (2) According to Springate, in 2013-2015 it had bankrupt because it was under the criteria of company condition value. (3) According to Zmijewski, it was on good condition with the negative result in 2013-2015. (4) According to Fulmer, in 2013 nd 2014 it was on good condition, but in 2015 conditions experienced bankrupt. According to the result of research, it is hoped to improve the sale, do the effective strategy, and force the operational cost in order to be efficient so the company can fulfill the company condition value. Keywords :Financial Distress, Altman Z-Score, Springate, Zmijewski and Fulmer Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesehatan perusahaan menggunakan metode Altman Z-Score, Springate, Zmijewski dan Fulmer pada PT Tunas Baru Lampung TBK di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015. Data yang digunakan adalah data sekunder berasal dari PT Tunas Baru Lampung TBK tahun 2013-2015. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan dua metode pengumpulan data yaitu metode dokumentsi dan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Menurut Altman Z-Score tahun 2013 dan 2015 mengalami bangkrut sedangkan tahun 2014 berada dalam grey area. (2) Menurut Springate tahun 2013-2015 mengalami bangkrut karena berada dibawah kriteria nilai kesehatan perusahaan. (3) Menurut Zmijewski tahun 2013-2015 mengalami sehat dengan hasil yang negative. (4) Menurut Fulmer tahun 2013 dan 2014 mengalami kondisi yang sehat tetapi tahun 2015 mengalami kondisi yang bangkrut. Berdasarkan hasil penelitian perusahaan diharapkan meningkatkan penjualan, melakukan strategi yang efektif, menekan biaya operasional agar lebih efesian sehingga perusahaan dapat memenuhi kriteria kesehatan perusahaan. Kata Kunci : Financial Distress, Altman Z-Score, Springate, Zmijewski dan Fulmer

References


Altman, Edward I. 2000. Predicting Financial Distress Of Companies: Revisiting The Z-Score And Zeta Models

Azwar, Saifuddin. 2012. Metode Penelitian. Pustaka Pelajar : Yogayakarta

Kasmir. 2010. Pengantar Manajemen Keuangan. Kencana : Jakarta

Kleinert. (2014). Comparison of accounting based bankruptcy prediction models of Altman (1968), Ohlson (1980), and Zmijewski (1984) to German and Belgian listed companies during 2008 – 2013. Institution Faculty of Management and Governance. University of Twente, the Netherlands.

Hanafi, Mamduh. 2014. Manajemen Keuangan. BPFE : Yogyakarta

Hanafi, Mamduh dan Abdul Halim. 2014. Analisis Laporan Keuangan. UPP STIEM YKPN : Yogyakarta

http://analisatoday.com/berita/saham/sej mlah emiten-perkebunan membukukan penurunan laba bersih disebabkan-perekonomian china melambat. Diakses pada tanggal 2 November 2016

Istiarti. Resty. 2014. Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Go Public Di Indonesia. Fakultas Ekonomi Dan Manajemen Institut Pertanian Bogor :Bogor

Juliana. Tri Zulhijah. 2012. Perbandingan Analisis Kebangkrutan Pada Perusahaan Perkebunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana : Yogyakarta

Martono dan Agus Harjito. 2008. Manajemen Keuangan. Ekonisia : Kampus Fakultas Ekonomi UII

Mastuti, dkk. (2013). Altman Z-Score Sebagai Salah Satu Metode Dalam Menganalisis Estimasi Kebangkrutan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Plastik dan Kemasan yang Terdaftar (Listing) di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2010 sampai dengan 2012). Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya : Malang

Peter dan Yoseph. (2011). Analisis Kebangkrutan Dengan Metode Z-Score Altman, Springate dan Zmijewski Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2005 2009. Jurusan Manajemen, Universitas Kristen Maranatha. Akurat Jurnal Ilmiah Akuntansi Nomor 04 Tahun ke-2 Januari-April 2011.

Rahmadini, Anissa Agustina. (2016) Analisis Kesesuaian Prediksi Kebangkrutan Model Altman Z-Score, Fulmer dan Springate Terhadap Opini Auditor Pada Perusahaan Delisting Tahun 2015. Universitas Widyatama. IKONOMIKA Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Volume I, Nomor 2, Oktober 2016.

Rajasekar, Ashraf, Deo. (2014). An Empirical Enquiry on the Financial Distress of Navratna Companies in India. Journal of Accounting and Finance vol. 14 (3) 2014

Rasidah dan Sarwani. (2008). Analisis Diskriminan Model Altman (Z-score) dalam Mengukur Kinerja Keuangan Untuk Memprediksi Kebangkrutan Pada Industri Kayu Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta. Fakultas Ekonomi, Universitas Lambung Mangkurat. Banjarmasin. JEPMA Vol. 7, No. 2 Agustus 2008 hal. 200 230.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Bisnis. CV Alfabeta : Bandung

Widuri. Trisnia. (2012). Analisis Kinerja Keuangan Berdasarkan Rasio Profitabilitas Dan Z Score Model. Jurnal Ilmu Manajemen, REVITALISASI, Vol 1, Nomor 3, Desember 2012

Wild, J.John dan K.R Subramanyam. 2010. Analisis Laporan Keuangan. Salemba Empat : Jakarta

Www.idx.co.id. Diakses pada tanggal 2 November 2016

Www.tunasbarulampung.com. Diakses pada tanggal 2 November 2016


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jssh.v1i1.1349

ISSN: 2549-9505