Akurasi Arah Kiblat Masjid di Ruang Publik

Anisah Budiwati

Abstract


This research explores the concept of understanding of mosque managers in the public space about the importance of facing the direction of Qibla. Samples Mosque located in the public space of the Hospital Jogja International Hospital, Adisutjipto Airport and Mall Plaza Ambarrukmo be proof of the tendency of pattern of understanding of managers of religious orders to face the direction of Qiblah correctly. By using qualitative analysis method and data collection method in the form of observation, interview and documentation, it is found that first, that understanding of mosque managers in public space at three places reflects the quality of life of Islami ie measuring to the expert so that the direction of qibla . Secondly, the accuracy of the direction of the mosque building in the public space in Sleman Yogyakarta is included in the category of accurate with the maximum reason for the 6 minute arc disturbance, where the direction of the largest deviation on the mosques is 0o 1 '20.8 "or equivalent to 3,074 km which means still leads the city of Mecca.

Keywords: Accuracy, Understanding and Mosque in Public Space

 

Penelitian ini menggali konsep pemahaman para pengelola Masjid di ruang publik tentang pentingnya menghadap arah kiblat. Sampel Masjid yang berada di ruang publik yakni Rumah Sakit Jogja International Hospital, Bandara Adisutjipto dan Mall Plaza Ambarrukmo menjadi bukti kecenderungan pola pemahaman pengelola terhadap perintah agama untuk menghadap ke arah kiblat dengan tepat. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif dan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi diperoleh hasil penelitian, pertama bahwa pemahaman para pengelola masjid di ruang publik pada tiga tempat tersebut mencerminkan kualitas hidup Islami yakni melakukan pengukuran kepada pihak ahli sehingga arah kiblat sesuai dengan keilmuan astronomi. Kedua, akurasi atau ketelitian arah kiblat bangunan Masjid di ruang publik di Sleman Yogyakarta termasuk dalam kategori akurat dengan alasan maksimal penyimpangan 6 menit busur, di mana arah penyimpangan paling besar pada masjid-masjid tersebut adalah 0o 1’ 20,8” atau setara 3,074 km yang berarti masih mengarah kota Mekah.

Kata kunci: Akurasi, Pemahaman dan Masjid di Ruang Publik


References


Abidin, Hasanuddin. (2001). Geodesi Satelit. Jakarta: PT. Pradnya Paramita

al-Qurtuby, Ibnu Rusyd. (t.th). Bidayat al-Mujtahid wa Nihayat al-Muqtashid, juz 1, Beirut: Dar al-Fikri.

Azhari, Susiknan. (2005). Ensiklopedi Hisab Rukyah. Cet I. Jogjakarta : Pustaka Pelajar

Carmona, et al.(2003). Public Places-Urban Spaces, the Dimension of Urban Design. Architectural Press.

Erviana, Yeyen. (2012). Akurasi Arah Kiblat Masjid Agung Banten. (Skripsi tidak dipubli¬kasikan). Institut Agama Islam Negeri Walisongo, Semarang.

Goenawan, Ryadi dan Darto Hanoko. (2012). Mobilitas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta Periode Awal Abad ke- 20: Suatu Kajian Sejarah Sosial. Ombak (Anggota IKAPI). Yogyakarta.

Hadi, Dimsiki. (2009). Sains untuk Kesempurnaan Ibadah (Penerapan Sains dalam Peribadatan). Yogyakarta : Primapustaka

Hambali, Slamet. (2012). Pengantar Ilmu Falak, Menyimak Proses Pembentukan Alam Semesta. Semarang : Bismillah Publiser

Idrus, Muhammad. (2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Edisi ke 2. Jakarta: Erlangga

Ilyas, Mohammad. (1984). a Modern Guide to Astronomical Calculations of Islamic Calendar, Times, and Qibla. Berita Publishing Sdn.Bhd. Kuala Lumpur.

Izzuddin, Ahmad. (2012). Ilmu Falak Praktis (Metode Hisab-Rukyat Praktis dan Solusi Permasalahannya). Semarang : PT. Pustaka Rizki Putra

Jaelani, Ahmad. (2011). Akurasi Arah Kiblat Masjid Agung Sunan Ampel. (Skripsi tidak dipubli-kasikan). Institut Agama Islam Negeri Walisongo, Semarang.

Katalog BPS : 2102001.34 Penduduk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Hasil Sensus Penduduk 1961-2010. diakses dari http://yogyakarta.bps.go.id /index.php /publikasi/65, diakses pada 15 Oktober 2015.

Khazin, Muhyiddin. (2004). Ilmu Falak dalam Teori dan Praktik. Cet I. Jogjakarta: Buana Pustaka

Khudori, Ismail. (2005). Studi Tentang Pengecekan Arah Kiblat Masjid Agung Surakarta. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Semarang. Fakultas Syariah.

King, David A. (1986).Islamic Mathematical Astronomy. Variorum Reprints. London.

Mushonif, Ahmad. (2011). Ilmu Falak (Metode Hisab Awal Waktu Shalat, Arah Kiblat, Hisab Urfi, dan Hisab Hakiki Awal Bulan). Yogyakarta : Teras

Muslifah, Siti. (2011). Metode Penentuan Arah Kiblat Masjid Agung At Taqwa Bondowoso Jawa Timur. (Skripsi tidak dipubli¬kasikan). Institut Agama Islam Negeri Walisongo, Semarang.

Smart, W.M. (1977). Textbook on Spherical Astronomy. Cambridge University Press. New York.

Sulasman dan Setia Gumilar. (2013). Teori-Teori Kebudayaan dari Teori hingga Aplikasi. CV Pustaka Setia. Bandung.

Sunaryo, Rony Gunawan, dkk. (2010). Posisi Ruang Publik dalam Transformasi Konsepsi Urbanitas Kota Indonesia. In: Seminar Nasional Bidang Ilmu Arsitektur dan Perkotaan: Morfologi Transformasi dalam Ruang Perkotaan yang Berkelanjutan, 20 November 2010, Universitas Diponegoro. Semarang.

Suwandi, dan Basrowi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Suwitra, Nyoman. (t.th). Astronomi Dasar. Institut Keguruan dan Ilmu Negeri. Singaraja.

Wahidi, Ahmad dan Avi Dahliyatin Nuroini. (2010). Arah Kiblat dan Pergeseran Lempeng Bumi Perspektif Syari;ah dan Ilmiah. Malang : UIN Maliki Press

Yousman, Yeyep. (2008). Google Earth. Yogyakarta : CV. Andi Offset


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jssh.v2i1.2275

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-9505