Strategi Berpikir Visual bagi Peserta Didik Gangguan Kecemasan Sosial untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial

S Sriyanto, Yudha Febrianta, Pratik Hari Yuwono

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan sosial peserta didik yang mengalami gangguan kecemasan sosial dengan menggunakan model pembelajaran strategi berpikir visual di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen yaitu serangkaian metode yang membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pretes, posttes, dan observasi terhadap di dua kelas yang berbeda. Teknik analisis data menggunakan SPSS dengan uji prasyarat Normalitas dan Homogenitas, untuk pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan terdapat pengaruh Visual Thinking Strategies terhadap pengembangan Keterampilan Sosial bagi Peserta Didik Social Anxiety Disorder, berdasarkan hasil perhitungan SPSS diperoleh thitung = 2,659, jika dibandingkan dengan ttabel = 2,020, maka nilai thitung lebih besar dari ttabel  atau 2,659 > 2,020. Dari hasil pengujian disimpulkan bahwa startegi berpikir visual (visual thinking startegies) dapat meningkatkan keterampilan social peserta didik yang mengalami gangguan kecemasan sosial.


Keywords


keterampilan sosial, peserta didik, social anxiety disorder, visual thingking strategies

References


Arcavi A. (2003). The Role of Visual Representations in the learning of mathematics Educational Studies in Mathematics, 52, 215-241.

Carlos Salavera, C; Pablo Usan; Laurane Jarie, Emotional intelligence and social skills on self-efficacy in Secondary Education students. Are there gender differences? Journal of Adolescence 60 (2017) 39-46, http://dx.doi.org/10.1016/j.adolescence.2017.07.009

Heather Lorna Rumney, Ken MacMahon, Do Social Skills Interventions Positively Influence Mood in Children and Young People with Autism? A Systematic Review, Mental Health & Prevention, accepted 2016, S2212-6570(16)30039-3, http://dx.doi.org/10.1016/j.mhp.2016.12.001

Jarolimek (1997). Social Studies Competencies and Skills. New York : Macmillan Publishing Co., Inc

Jarolimek dan Parker. (1993). Social Studies in Elementry Education. New York: Mc Millan Publishing.

Lau, E.X. Lau; Ronald M. Rapee; Robert J. Coplan, "Combining child social skills training with a parent early intervention program for inhibited preschool children", Journal of Anxiety Disorders, 2017, accepted manuscript, DOI: http://dx.doi.org/10.1016/j.janxdis.2017.08.007

Martine L. Broekhuizena, Irina L. Mokrovab, Margaret R. Burchinalb,Patricia T. Garrett-Petersb, The Family Life Project Key Investigators , Classroom quality at pre-kindergarten and kindergarten andchildren’s social skills and behavior problem, Early Childhood Research Quarterly 36 (2016) http://dx.doi.org/10.1016/j.ecresq.2016.01.005, 212–222,

Maurer, R.E. (1994). Designing Interdisciplinary Curriculum In Middle Junior High and High Scools. New York: Allyn and Bacon

Rao, Patricia A.; Deborah C. Beidel; Michael J. Murray, "Social Skills Interventions for Children with Asperger’s Syndrome or High-Functioning Autism: A Review and Recommendations", J Autism Dev Disord (2008) 38:353–361, DOI 10.1007/s10803-007-0402-4

Ruseffendi, H.E.T. 2006. Pengantar kepada membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Tarsito Bandung.

Sjamsuddin, H dan Maryani, E. (2008). “Pengembangan Program Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Kompetensi Keterampilan Sosial” . Makalah pada Seminar Nasional, Makasar.

Sunal, C dan Haas, M. ( 2005). Social Studies For Elementary and Middle Grades A Constructivist Approach .2th US : Pearson Educaiton.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jssh.v3i1.3064

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-9505