STRATEGI UNIVERSITAS MERAIH NILAI TINGGI UNTUK JURNAL TERAKREDITASI DALAM SINTA

Dr. Sri Suryaningsum, M.Si, Ak

Abstract


Abstrak

Peneliti mempublikasi karyanya dalam berbagai jurnal nasional. Kumpulan peneliti dalam suatu universitas menunjukkan kinerja keseluruhan universitas. Tujuan penelitian ini memotivasi agar universitas-universitas menghasilkan karya di jurnal akreditasi dengan baik. Selain itu tujuan penelitian ini adalah menganalisis capaian univeristas dalam berbagai kategori jurnal akreditasi SINTA. SINTA membuat enam kategori dalam jurnal terakreditasi yaitu S1, S2, S3, S4, S5, dan S6 serta uncategori. Pengelompokkan ini berdasarkan peringkat misalnya peringkat S1 dengan jumlah nilai 85 sampai dengan 100 atau terindeks di Scopus. Semua jurnal kategori S1, S2, S3, S4, S5, S6 serta uncategori Sinta ini harus on line.

Data penelitian ini dari Sinta untuk delapan universitas teratas di daerah Istimewa Yogyakarta. Peringkat delapan universitas  teratas di DIY ini berdasarkan peringkat penelitian tahun 2019 yang dibuat oleh Kemenristekdikti RI. Pengambilan data dilakukan tanggal 21 November 2019 secara serentak agar konsisten waktunya. Dalam akreditasi SINTA, kategori Sinta 1 UGM  sebanyak 54 publikasi,  kategori Sinta 1 UNY sebanyak 8 publikasi, kategori Sinta 1 UII sebanyak 2 publikasi, kategori Sinta 1 UMY sebanyak 2 publikasi, kategori Sinta 1 UAJY sebanyak 1 publikasi,  kategori Sinta 1UPNVY sebanyak 4 publikasi, kategori Sinta 1 UAD sebanyak 7 publikasi, kategori Sinta 1 Unsadar sebanyak 3 publikasi.Untuk meningkatkan capaian dalam publikasi jurnal akreditasi SINTA, maka sarannya adalah jurnal yang dimiliki oleh universitas di Yogyakarta harus segera dijadikan sebagai jurnal online atau open source dan mendaftarkan jurnal tersebut ke dalam SINTA. Idealnya semua jurnal baik akreditasi maupun nonakreditasi harus on line. Tanpa on line maka karya-karya publikasi tidak mampu terdeteksi Sinta. Padahal masih banyak jurnal di univeritas maupun penerbit jurnal penelitian pemerintah daerah yang belum on line. Tentu saja yang belum on line akan ketinggalan jauh dengan jurnal yang sistemnya on line

Abstract

 

               Researchers publish their work in various national journals. A collection of researchers in a university shows the overall performance of the university. The purpose of this study is to motivate universities to produce works in accreditation journals well. In addition, the purpose of this study is to analyze the achievements of universities in various categories of SINTA accreditation journals. SINTA makes six categories in accredited journals, namely S1, S2, S3, S4, S5, and S6 and not categories. This classification is based on rank, for example S1 rank with a total value of 85 to 100 or indexed on Scopus. All journals of S1, S2, S3, S4, S5, S6 categories and uncinta categories must be on line.

               This research data is from Sinta for the top eight universities in the Yogyakarta Special Region. The ranking of the top eight universities in DIY is based on the 2019 research rank made by the Republic of Indonesia Ministry of Research and Technology. Data was collected on 21 November 2019 simultaneously to be consistent in time. The results of the study are summarized as follows. The SINTA 1 UGM category was 54 publications, the SINTA 1 UNY category was 8 publications, the SINTA 1 UII category was 2 publications, the SINTA 1 UMY category was 2 publications, the SINTA 1 UAJY category was 1 publication, the SINTA 1 UPNVY category was 4 publications, the SINTA category 1 UAD as many as 7 publications, category SINTA 1 Unsadar as many as 3 publications.

            To increase achievements in the publication of SINTA accreditation journals, the suggestion is that journals owned by universities in Yogyakarta should immediately be made as online or open source journals and register the journals in SINTA. Ideally, all accreditation and non-accreditation journals should be on line. Without on line, publication works cannot be detected by Sinta. Even though there are still many journals in universities and publishers of local government research journals that are not yet online. Of course, those who are not yet online will be far behind the online journal.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/jssh.v4i1.6144

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2549-9505