Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 5

Septi Fajarwati, Sarmini Sarmini, Yuyun Septiana

Abstract


Agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, maka diperlukan sebuah tata kelola Teknologi Informasi (TI) yang baik. Tata kelola TI yang tidak efektif dapat menyebabkan kerugian bisnis, biaya diluar perkiraan, kualitas penggunaan TI yang rendah serta kegagalan TI memberikan nilai kepada perusahaan. Evaluasi tata kelola TI di Kantor Kecamatan Baturraden bertujuan untuk mengukur tingkat kapabilitas dan mengetahui sejauh mana tata kelola TI di Kantor Kecamatan Baturraden dengan mengacu pada referensi COBIT 5. Berdasarkan hasil perhitungan tingkat kapabilitas yang telah dicapai oleh masing-masing proses domain EDM, maka didapatkan hasil tingkat kapabilitas saat ini implementasi TI di Kantor Kecamatan Baturraden berada pada tingkat 1 (Proses dijalankan) dengan nilai sebesar 1,75. Hal ini menunjukan bahwa implementasi TI di Kantor Kecamatan Baturraden telah berjalan  dan mencapai tujuannya namun belum ada proses untuk memastikan keuntungan dalam proses pengiriman dan optimasi resiko yang ditetapkan, dan dicapainya keluaran yang sesuai harapan.

Keywords


Tingkat Kapabilitas, Tata Kelola TI, COBIT 5

References


[1] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Indonesia, 2014.

[2] I. E. Kaban, “Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance),” CommIT, vol. 3, no. 1, pp. 1–5, 2009.

[3] IT Governance Institute, Board Briefing on IT Governance, 2nd ed. 3701 Algonquin Road, Suite 1010 Rolling Meadows, IL 60008 USA, 2003.

[4] R. W. J. Weill Peter, IT Governance : How Top Performers Manage IT Decision Rights for Superior Results. 60 Harvard Way, Boston, Massachusetts 02163: Havard Business School, 2004.

[5] R. Weber, Information Systems Control and Audit, Berilustra. University of Virginia: Prentice Hall, 1999.

[6] ISACA, Enabling Processes. 2012.

[7] H. Purnomo, S. Fauziati, and W. W. Winarno, “Penilaian Tingkat Kapabilitas Proses Tata Kelola Teknologi Informasi Dengan COBIT 5 Pada Domain EDM (Studi Kasus di PT. Nusa Halmahera Minerals),” Knastik, pp. 69–75, 2016.

[8] J. K. Sitinjak et al., “Penilaian Terhadap Penerapan Proses IT Governance Menggunakan COBIT Versi 5 Pada Domain BAI Untuk Pengembangan Aplikasi Studi Kasus Ipos di PT . Pos Indonesia,” vol. 2, no. 2, pp. 1–10, 2015.

[9] R. Novita, E. Nugroho, and S. Sumaryono, “Penilaian Tingkat Kapabilitas Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia,” Semin. Nas. Teknol. dan Multimed., pp. 41–46, 2014.

[10] E. Ekowansyah, Y. H. Chrisnanto, Puspita, and N. Sabrina, “Audit Sistem Informasi Akademik Menggunakan COBIT 5 di Universitas Jenderal Achmad Yani,” Pros. Semin. Nas. Komput. dan Inform., pp. 201–206, 2017.

[11] ISACA, COBIT 5: Process Assessment Model (PAM): Using COBIT 5. 2013.

[12] A. R. Hidayat, “Audit Control Capability Level Tata Kelola Sistem Informasi Menggunakan Cobit 5 (Studi :Direktorat TIK UPI Bandung),” Informasi, vol. VII, no. 2, pp. 33–47, 2015.

[13] I. Bagus, K. Wedanta, S. F. S. Gumilang, F. R. Industri, U. Telkom, and T. Kelola, “Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Menggunakan Framework COBIT 5 Pada Domain Deliver, Service, and Support,” vol. 2, no. 2, pp. 5195–5200, 2015.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.30595/juita.v6i2.2019

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-8901