Modernisasi Teknologi Realtime pada Pelelangan Ikan dalam Menumbuhkan Perekonomian Berbasis Kemaritiman

Cahya Vikasari

Abstract


Teknologi dapat diterapkan dan dimanfaatkan dalam berbagai bidang serta dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian Rakyat NKRI berbasis Kemaritiman dengan melakukan proses lelang ikan secara online. Selama ini proses pelelangan hasil laut sangat sulit dikelola antara lain hasil tangkapan ikan kurang terdata sehingga sulit mendeteksi komoditas yang ada, kurangnya informasi mengenai komoditas hasil laut. sistem  dikembangkan untuk memberikan informasi komoditas hasil tangkap nelayan serta proses lelang secara modern. Manfaat dari pembangunan sistem ini yaitu dapat mempermudah proses perdagangan dan proses pelelangan hasil laut. Pembangunan aplikasi dengan metode pengembangan perangkat lunak waterfall dan menggunakan konsep Unified Modelling Language (UML) yaitu menggunakan diagram usecase, diagram sequence, class diagram. Hasil penelitian yaitu  mempermudah proses pelelangan hasil laut, membantu meningkatkan daya saing perdagangan sektor kelautan melalui proses pelelangan yang lebih modern dan realtime, membantu memproses pemerataan distribusi hasil tangkapan ikan dikarenakan proses lelang dilakukan secara terbuka.


Keywords


lelang, maritim, realtime, modern.

References


[1] M. Harry And R. Nugraha, “Maritime Diplomacy Sebagai Strategi Pembangunan Keamanan Maritim Indonesia,” J. Wacana Polit., Vol. 1, No. 2, Pp. 175–182, 2016.

[2] P. Perindo, “Potensi Indonesia Sebagai Negara Maritim.” [Online]. Available: Http://Perumperindo.Co.Id/Publikasi/Artikel/21- Potensi%2520indonesia%2520sebagai%2520negara %25 20maritim. [Accessed: 10-Feb-2018].

[3] S. Nur And D. Siang, “Optimalisasi Pengembangan Ekonomi Maritim Di Provinsi Sulawesi Tenggara,” J. Bisnis Perikan. Fpik Uho, Vol. 3, No. 2, Pp. 175–184, 2016.

[4] I. S. I Nyoman Sudapet, Agus Sukoco, “Model Integrasi Ekonomi Maritim Dan Pariwisata Di Daerah Guna Peningkatan Ekonomi Indonesia Timur,” J. Darussalam; J. Pendidikan, Komun. Dan Pemikir. Huk. Islam, Vol. Ix, No. 1, Pp. 148–160, 2018.

[5] Pressman, Rekayasa Perangkat Lunak: Pendekatan Praktisi Buku 1. Yogyakarta: Andi Offset, 2015.

[6] Bahjah, “Metode Waterfall : Definisi, Tahapan, Kelebihan Dan Kekurangan,” 2017. [Online]. Available: Http://Bahjah.Blogger.Mercubuana.Ac.Id/2017/09/15/Metode-Waterfall-Definisi-Tahapan-Kelebihan-Dan-Kekurangan/. [Accessed: 10-Feb-2018].

[7] M. Rosa, A.S. , Dan Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Struktur Dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika Bandung, 2014.

[8] A. Hendini, “Pemodelan Uml Sistem Informasi Monitoring Penjualan Dan Stok Barang (Studi Kasus: Distro Zhezha Pontianak),” J. Khatulistiwa Inform., Vol. Iv, No. 2, Pp. 107–116, 2016.

[9] Dkk Wijayanto. Tegar, “Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Pemesanan Dan Penjualan Barang Dengan Metode Berorientasi Objek Di U.D. Aneka Jaya Surabaya,” Universitas Airlangga, Surabaya, 2013.

[10] Fsakti, “Belajar Class Diagram Dengan Uml.” [Online]. Available: Http://Bo-Fsakti.Blogspot.Co.Id/2013/11/ Belajar-Class-Diagram-Dengan-Uml.Html. [Accessed: 11-Feb-2018].


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.30595/juita.v6i2.2414

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-8901