Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Komoditi Sayuran Berdasarkan Karakteristik Lahan Menggunakan Metode PROMETHEE

Ria Anjasmaya, Sri Andayani

Abstract


Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penentuan komoditi sayuran berdasarkan karakteristik suatu lahan. Sistem dibangun dengan menggunakan metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method of Enrichment Evaluation) yang diawali dengan: 1) menentukan tipe preferensi dan tipe  penilaian; 2) menentukan nilai preferensi; 3) menghitung indeks preferensi multikriteria; 4) menghitung nilai leaving flow dan entering flow; dan 5) menghitung net flow. Nilai net flow inilah yang digunakan untuk menentukan keputusan rangking komoditi sayuran. Dari penelitian ini telah dihasilkan sebuah aplikasi SPK untuk membantu praktisi pertanian menentukan komoditi sayur yang disarankan untuk ditanam dengan memperhatikan 5 kriteria karakteristik lahan yaitu ketinggian, kemiringan, pH tanah, curah hujan dan suhu rata-rata. Sistem ini memiliki kemampuan untuk menambah alternatif, memilih tipe preferensi dan mengolah data sehingga didapat hasil akhir berupa rangking alternatif komoditi sayuran yang disarankan untuk ditanam pada suatu lahan.



Keywords


Sistem Pendukung Keputusan, Komoditi Sayuran, Karakteristik Lahan, PROMETHEE

References


[1] Steven, A. (2002). Information System Foundation of E-Business. London: Prentice Hall.

[2] Suryadi, K., & Ramdhani, M. A. (1998). Sistem Pendukung Keputusan: Suatu Wacana Struktural Idealisasi dan Implementasi Konsep Pengambilan Keputusan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

[3] Risanty, R. D., Meilina, P., & Hasni, N. A. (2016). Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Prediksi Jumlah Produksi Dan Tenaga Kerja Menggunakan Metode Fuzzy Sugeno, (November), 1–6.

[4] Rahayu, N. P., Regasari, R., Putri, M., & Widodo, A. W. (2018). Sistem Pendukung Keputusan ( SPK ) Pemilihan Tanaman Pangan Berdasarkan Kondisi Tanah Menggunakan Metode ELECTRE dan, 2(8).

[5] Yaqin, A. (2016). Sistem Pendukung Keputsan Kelayakan Pemberian Bidikmisi dengan Fuzzy Logic (Studi Kasus STMIK AMIKOM Yogyakarta), 2(1).

[6] Ritung, S., Wahyunto, Agus, F., & Hidayat, H. (2007). Panduan Evaluasi Kesesuaian Lahan. Bogor: Balai Penelitian Tanah.

[7] Kurniawan, R. (2015). Aplikasi SPK Penentuan Lokasi Penanaman Tanaman Kelapa Sawit menggunakan Metode PROMETHEE. Universitas Diponegoro.

[8] Wibowo, R. M., Permanasari, A. E., & Hidayah, I. (2015). SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MARKETING OFFICER BERPRESTASI DENGAN METODE PROMETHEE ( Studi Kasus : BRI Kantor Cabang Katamso Yogyakarta ). Teknomedia, (February 2018), 6–8.

[9] J. P. Brans, & Vincke, P. (1985). A Preference Ranking Organisation Method: (The PROMETHEE Method for Multiple Criteria Decision-Making). Management Science, 31(6), 647–656. doi:10.1017/CBO9781107415324.004

[10] Djaenudin, D., H, M., H, S., & Hidayat, A. (2011). Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Komoditas Pertanian. Bogor: Badan Litbang Pertanian.

[11] Jamil, A. (2012). Budidaya Sayuran di Pekarangan. Medan: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatra Utara.

[12] Susila, A. D. (2006). Panduan Budidaya Tanaman Sayuran. Bogor: Departemen Agronomi dan Holtikultura, Fakultas Pertanian IPB.

[13] Bantul, B. K. (2017). Bantul dalam Angka 2017. Bantul: BPS Kabupaten Bantul.

[14] Fulop, J. (2005). Introduction to Decision Making Methods, Laboratory of Operation Research and Deccision system. Computer and Automation Institute: Hungarian Academy of Sciences.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.30595/juita.v6i2.3505

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-8901