PESSMISM IN THOMAS HARDY’S THE DARLING THRUSH

Lynda Susana Widya Ayu Fatmawaty

Abstract


Puisi dikatakan sebagai karya sastra yang palimng unik karena tercipta dari kontemplasi terdalam penyairnya. Namun, dalam memahami maknanya, kita mesti mangaitkan puisi dengan riwayat pengarang serta kondisi yang menjadi konteks pencipa karya.                                        Thomas Hardy adalah salah satu penyair terbaik dalam sejarah. Ia dikenal karena gayanya yang fatalis dan pesimis. Salah satu karyanya yang kental dengan warna itu adalah The Darkling Thursh, yang merupakan salah satu master piece. Puisi tersebut ditulis pada akhir abad ke-18 dan masa awal abad baru. Tradisi ini membawa banyak perubahan. Hardy mancoba melukiskan keraguannya dihadapkan dengan zaman baru itu. Segala nad yang hadir dalam puisinya membawa kita pada pandangannya yang begitu pesimis. Tulisan ini bertujuan menggambarkan nada pesimisme yang dilukiskan melalui karya itu.


Keywords


Nada, Pesimisme, Puisi

Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/lks.v2i1.2253

Copyright (c) 2018

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2620-4037