ADDRESS TERM IN A FAMILY OF JAVANESE PRIYAYI

Susilo Soepardo

Abstract


Priyayi sebagai kelas sosial merupakan relik sistem feodal di jawa. Ia merefleksikan cara berpikir yang muncul dalam bahasa. Kajian ini berupaya mendeskripsikan masalah sapaan dalam salah satu keluarga unit kelas sosial ini, prilaku penggunaan sapaan dan fungsinya. Tulisan ini diharapkan dapat menghimpun istilah sapaan sebagai bahan informasi tentang sistem sapaan kelas ini yang bertahan pada masanya. Topik ini cukup compleks karena menampilkan sistem strata satuan lingual, etika, bahasa dan pergaulan, aspek psiko-sosial dan secara lebih luas lingkup budaya. Pernyataan di atas, mengisyaratkan adanya istilah seperti ‘dimas’, ‘diajeng’, ‘jeng’, (be) ‘ndoro’, ‘mbah’ dan sebagainya. Aktualisasi pemanfaatan istilah sapaan meliputi komunikasai lisan dan tertulis disertai sikap warganya, demikian juga tempat unit keluarga berfungsi sebagai arena interaksi.

Keywords


istilah sapaan, priyayi, keluarga.

Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/lks.v1i2.2259

Copyright (c) 2018

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2620-4037