ANALYSIS OF TENSE OF THE STORY OF MELACAK PERADABAN SEBA AND ITS TRANSLATION INTO BAHASA INDONESIA

Condro Nur Alim

Abstract


Perbedaan sistem bahasa antara Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, terutama dalam konsep tnse sebagai salah satu kategori gramatikal, meruapak hala yanga menarik untuk diteliti, terutama dalam kasus penerjemahannya. Konsep tnse (kala) adalah konsep untuk menempatkan suatau peristiwa dalam garis waktu, yang dilihat dari pusat deiktis. Pusat deiktis adalah titik sentral dalam memandang suatu peristiwa. Dengan demikian, suatu peristiwa dilihat dari pusat deiktis dapat terjadi sebelum, bersamaan atau sesudah pusat deiktis tersebut. Analisis tense dalam tulisan ini menggunakan acuan konsep tense menurut Bernard Comrie, yang mengkategorikann tense dalam tiga jenis, yaitu absolute tense, relative tense, dan combined absolute relative tense. Analisis tense beserta penerjemahannya dalam tulisan ini bertujuan untuk mengetahui jenis tense yang digunakan serta penerjemahankonsep tense tersebut ke dalam bahas Indonesia untuk mencapai kesepadanan makna antara bahas sumber dengan bahasa sasaran. Hasil analisis menunjukan bahwa penerjemahan konsep tense dari bahas Inggris ke bahasa Indonesia tidak selalu sepadan. Kesepadanan dapat tercapai jika penerjemahan dilakukan secara konstekstual atau dengan memberikan keterangan waktu secara eksplisit.


Keywords


penerjemahan, tense, kesepadanan

Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/lks.v1i2.2263

Copyright (c) 2018

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2620-4037