ANALISIS POTENSI RISIKO UMKM DI KABUPATEN KUDUS

Mia Ajeng Alifiana, Nanik Susanti

Abstract


Kecamatan Undaan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kudus, dengan tiang penyangga utama dari perekonomian masyarakat terletak pada sektor industri. Beberapa hasil produk unggulan yang terdapat pada industri kecil dan kerajinan rumah tangga di Kecamatan Undaan diantaranya, ukiran kayu jati antik, gebyok, mebeler, konveksi, bordir, tenun ikat, gerabah, keset, aneka roti, kwaci, aneka kerupuk dan lain-lain. Namun, industri kecil dan kerajinan rumah tangga tersebut belum secara optimal dikembangkan. Pembinaan dan pengembangan UMKM yang tepat sasaran dapat dilakukan berdasar potensi risiko yang dimiliki. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, dilakukan penelitian untuk dapat menganalisis potensi risiko UMKM, agar dapat dilakukan pembinaan dan pengembangan UMKM yang lebih efektif dan tepat sasaran, sehingga UMKM dapat lebih berdaya saing. Metode penelitian dilakukan dengan 1) menggolongkan potensi risiko UMKM; 2) memberi peringkat dan predikat faktor potensi risiko UMKM; 3) menetapkan peringkat komposit potensi risiko UMKM. Ketiga langkah tersebut dilakukan berdasar potensi risiko UMKM dari aspek permodalan, produksi, dan pemasaran. Hasil penelitian menyatakan bahwa di Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus, 1) berdasar 3 aspek penelitian, hanya terdapat 1 UMKM yang berpotensi risiko tinggi yakni di aspek permodalan.; 2) berdasar penetapan peringkat komposit potensi risiko UMKM terdapat 5 UMKM yang mempunyai potensi risiko rendah, dan 4 UMKM mempunyai potensi risiko sedang. Atas hasil penelitian tersebut, maka Disnakerperinkop dan UKM Kabupaten Kudus, terutama Kecamatan Undaan diharapkan dapat melakukan pengembangan dan pembinaan dengan lebih tepat sasaran, sehingga UMKM di Kecamatan Undaan dapat lebih berdaya saing.
Kata Kunci: Risiko, UMKM, Permodalan, Produksi, Pemasaran


Full Text: PDF

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 1141-2973