EVALUASI MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS RAWAT INAP KABUPATEN PURBALINGGA BERDASARKAN TIGA BESAR ALOKASI DANA PENGADAAN OBAT

R. Adi Soeprijanto, Indri Hapsari, Wahyu Utaminingrum

Abstract


ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang Evaluasi Manajemen Pengelolaan Obat di Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Purbalingga Berdasarkan Tiga Besar Alokasi Dana Pengadaan Obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen pengelolaan obat di Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Purbalingga berdasarkan 3 besar alokasi dana pengadaan obat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan didukung dengan data kuantitatif. Sampel yang diambil adalah Puskesmas Kalimanah, Puskesmas Bobotsari dan Puskesmas Rembang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas dalam melakukan perencanaan tergolong tidak baik. Stok optimum tidak tercatat pada kartu stok dan masih terdapat permintaan obat diluar DOEN untuk Puskesmas Kalimanah sebesar 84,51%, Puskesmas Bobotsari 79,64% dan Puskesmas Rembang 85,35%. Penerimaan obat sudah dilakukan dengan ketentuan yang berlaku. Penyimpanan Psikotropika belum sesuai ketentuan dan belum menjamin mutu obat. Distribusi obat, pengendalian penggunaan, pencatatan dan pelaporan sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan.

Kata kunci : Evaluasi, Pengelolaan Obat, Puskesmas Rawat Inap, Alokasi Dana Obat.

ABSTRACT

A research about Evaluation of Drug Management in Public Health Centre with Lodge Care of Purbalingga Based on Three Major of Public Sector Drug. The purpose of this study to evaluate management of drug in Public Health Centre with lodge care of Purbalingga based on three major of public sector drug. This research use descriptive method with approach qualitative which supported with quantitative data. The sample’s of this research are Public Health Centre of Kalimanah, Bobotsari and Rembang.
The result of research show that Public Health Centre in planning was not good. Optimum stock is not be noted at stock card and there are still requested of drug outside DOEN for the Public Health Centre of Kalimanah 84,51%, Bobotsari 79,64% and Rembang 85,35%. Acceptance of drug have been done with procedure. Storing of Psikotropika drug is not according the rule and not guarantee the quality of drug. Drug distribution, operation of usage, reporting and record-keeping have been done with procedure.

Key words : Evaluation, Drug Management, Public Health Centre with lodge care, Public Sector Drug.

References


RI. Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan. 2004. Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di Puskesmas. Jakarta : Depkes RI.

Depkes RI. Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat. 2006. Pedoman Penilaian Kinerja Puskesmas. Jakarta : Depkes RI.

Depkes RI. Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. 2006. Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Jakarta : Depkes RI.

Depkes RI, Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. 2010. Materi Pelatihan Kefarmasian di Puskesmas. Jakarta : Depkes RI.

Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga. 2003. Standar Therapy Puskesmas Tahun 2003. Purbalingga : Dinas Kesehatan Kabupaten.

Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Purbalingga. 2004. Pedoman Pengelolaan Obat Puskesmas Kabupaten Purbalingga. Purbalingga: Dinas Kesehatan dan Kesejateraan Sosial.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. 2006. Modul Pelatihan Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Lainnya Bagi Petugas Pengelola Obat di Puskesmas. Semarang : Dinas Kesehatan.

Sulaeman, E.S. 2009. Manajemen Kesehatan Teori dan Praktik di Puskesmas. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v8i03.1126

ISSN: 2579-910X