Pengaruh Gelatin Sebagai Bahan Pengikat Terhadap Sifat Fisik Tablet Kunyah Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dengan Granulasi Basah

Rani Dewi Pratiwi, Mimiek Murrukmihadi, Siti Aisiyah

Abstract


Tablet kunyah merupakan sediaan yang cocok untuk rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dalam penggunaannya sebagai obat tradisional. Gelatin merupakan bahan pengikat yang dengan berbagai variasi konsentrasi dapat menghasilkan sifat fisik tablet kunyah yang berbeda-beda. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gelatin sebagai bahan pengikat pada tablet kunyah kelopak bunga rosella dan mengetahui konsentrasi gelatin yang dapat menghasilkan formula terbaik, sehingga dihasilkan tablet yang berkualitas. Kelopak bunga rosella diekstraksi dengan metode maserasi. Penyari yang digunakan adalah etanol 70%. Tablet kunyah dibuat menjadi 3 formula dengan konsentrasi gelatin 5, 10, dan 15% menggunakan metode granulasi basah. Granul yang dihasilkan diuji sifat fisiknya meliputi waktu alir, sudut diam, dan susut pengeringan. Granul kering kemudian dicetak menjadi tablet menggunakan mesin dengan tekanan maksimal. Tablet kunyah diuji sifat fisiknya meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan tanggapan rasa. Data dianalisis secara statistik Kolmogorof-Smirnov, anova satu jalan, Tukey test menggunakan program SPSS 12.0 for windows dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin dengan berbagai variasi konsentrasi berpengaruh terhadap kekerasan dan kerapuhan tetapi tidak berpengaruh terhadap keseragaman bobot tablet kunyah. Konsentrasi gelatin 5% merupakan formula yang terbaik, karena dengan konsentrasi gelatin yang kecil sudah dapat memenuhi syarat sifat fisik dan evaluasi tanggapan rasa.


Keywords


Rosella (Hibiscus sabdariffa L.); chewing tablet; effect of gelatin

References


Agoes, G. 2012. Sediaan Farmasi Padat. Bandung: Penerbit ITB.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Farmakope Indonesia. Edisi V. Jakarta: Depkes RI.

Cicilia, E. 2013. Formulasi tablet kunyah attapulgit dengan variasi konsentrasi bahan pengikat gelatin menggunakan metode granulasi basah. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Hadisoewignyo, L. dan Fudholi, A. 2013. Sediaan Solida. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Iswari, A.P. 2007. Formulasi tablet hisap ekstrak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) dengan kombinasi manitol-laktosa. Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada.

Maryani, H. dan Kristiana, L. 2005. Khasiat dan Manfaat Rosela. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Nugroho, B.W. 2009. Aktivitas antioksidan fraksi heksan, eter, dan air ekstrak metanolik daun rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap 1,1 difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi, Surakarta.

Siregar, C.J.P. 2010. Teknologi Farmasi Sediaan Tablet: Dasar-Dasar Praktis. Jakarta: EGC.


Full Text: PDF

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-910X