Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Community-Acquired Pneumonia (Cap) di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit “X” Jakarta

Ridha Elvina, Nur Rahmi, Sandra Ayu Oktavira

Abstract


Community Acquired Pneumonia (CAP) merupakan pneumonia yang berkembang pada pasien yang tidak ada kontak dengan fasilitas medis. Pengobatan CAP dapat diberikan antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik di RS “X” Jakarta dengan parameter tepat obat, dosis, dan lama pemberian berdasarkan standar acuan berupa Drug Information Handbook 2009, AHFS Drug Information 2011, Pharmacotherapy A Phatophysiologic Approach 2014, Pharmacotherapy Handbook Ninth Edition 2015, John Hopkins Medicine 2015, Current Medical Diagnosis and Treatment 2016, Koda-Kimble 2013, dan PDPI 2014. Data penelitian menggunakan rekam medik pasien pneumonia rawat inap secara retrospektif dengan metode purposive random sampling. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 96 sampel dihasilkan tepat dalam pemilihan jenis antibiotik sebesar 86,46%, tepat dosis 91,67%, dan tepat lama pemberian antibiotik 73,68%.

 


Keywords


Rasionality; Antibiotics; Patients CAP

References


Adien. 2015. Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia di RSUD Sukoharjo tahun 2014. Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

America Hospital Formulary Services. 2011. AHFS Drug Information Essential. United States: American Society of Health-System Pharmacists Inc.

Pahriyani, A., Khotimah, N., dan Bakar, L. 2015. Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien community acquired pneumonia (CAP) di RSUD Budhi Asih Jakarta Timur. Farmasains, 2(6):259-263.

Dipiro, J.T., Schwinghammer, T.L., Wells, B.G. 2014. A Pathophysiologic Approach. Ninth Edition. United States: McGraw-Hill Education.

Dipiro, J.T., Schwinghammer, T.L., Wells, B.G. 2015. Pharmacotherapy Handbook. Edisi 9. United States: McGraw-Hill Education.

Johns Hopkins. 2015. Antibiotic Guidelines 2015-2016, Treatment Recommendations For Adult Inpatients. United States: Johns Hopkins.

Lacy, C.F., Armstrong, L.L., Goldman, M.P., Lance, L.L. 2009. Drug Information Handbook. 17th Edition. United States: Lexi-Comp Inc.

Kuluri, L.C.N., Fatimawali, dan Bodhi, W. 2015. Evaluasi kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien lansia dengan pneumonia di Instalasi Rawat Inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Juli 2013-Juni 2014. Pharmacon, 4(3):164-175.

Chesnutt, M.S. Prendergast, T.J. 2016. Pulmonary disorders. In Current Medical Diagnosis & Treatment 2016, eds Papadakis, M.A., McPhee, S.J., Rabow, M.W. USA: McGraw-Hill Education.

Misnadiarly. 2008. Penyakit Infeksi Saluran Napas Pneumonia pada Anak, Orang Dewasa, Usia Lanjut. Edisi 1. Jakarta: Pustaka Obor Populer.

Nugroho, F., Utami, I.P., Yuniastuti, I. 2011. Evaluasi penggunaan antibiotik pada penyakit pneumonia di Rumah Sakit Umum Daerah Purbalingga. Pharmacy, 08(01):141-153.

PDPI. 2014. Pneumonia Komuniti: Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia. Jakarta: PDPI.

WHO. 2014. Pneumonia. http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs331/en. Diakses pada tanggal 5 Mei 2016.

Widjojo, P. dan Khairuddin. 2009. Kajian rasionalitas penggunaan antibiotik pada kasus pneumonia yang dirawat pada bangsal penyakit dalam di RSUP Dr. Kariadi Semarang tahun 2008. Skripsi. Universitas Diponegoro.


Full Text: PDF

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-910X