Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Toga Untuk Hipertensi Di Sumberagung Jetis Bantul Influence Of Health Promotion Towards Knowledge For Hypertension In The Sumberagung Jetis Bantul District

Lolita Lolita, Aulea Rahmawati, Aulia Rahmah, Eka Angriani Hasan, Fairuz Yaumil Afra, Ikrimah Ikrimah

Abstract


ABSTRAK

Salah satu penyakit degeneratif adalah hipertensi yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah. Pemanfaatan TOGA perlu digalakkan guna meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan. Keberhasilan pemanfaatan TOGA sangat dipengaruhi oleh pengetahuan masyarakat mengenai manfaat jenis tanaman yang berkhasiat sebagai obat yang yang telah diteliti secara empiris. Metode yang digunakan pada promosi kesehatan ini yaitu dengan pemberian edukasi dengan menggunakan leaflet secara door to door kepada masyarakat. Analisis data dengan melakukan pengukuran skor pengetahuan sebelum dan sesudah promosi kesehatan.

 Pengetahuan umum masyarakat mengenai tanaman obat keluarga (TOGA) pada kategori baik dimana  31 responden yang diberikan pertanyaan terdapat 93,31%  orang mengetahui tentang TOGA. Mayoritas masyarakat sebanyak 83,8% lebih memilih berobat ke puskesmas ; 9,67% orang mengonsumsi obat jamu dan 6,45%  memilih istirahat dirumah ketika sakit. Sebanyak 61,29% orang pernah mengonsumsi obat tradisional dan 38,71% yang belum pernah mengonsumsi obat tradisional untuk pengobatan. Disamping itu, terdapat 38,709% orang yang mendapatkan informasi terkait pengobatan tradisional secara turun-temurun dari keluarga atau pengalaman orang sekitar (empiris),  6,45% orang yang mendapatkan dari sumber informasi dari media elektronik seperti TV, radio, koran, dan  sisanya 16,13% yang  mendapatkan informasi terkait pengobatan tradisional pada sumber informasi lainnya.

Hasil penilaian skor pengetahuan sebelum dan sesudah promosi kesehatan diperoleh nilai rata-rata skor pengetahuan sebelum promosi kesehatan yaitu  40,97 ± 19,210 dan sesudah promosi kesehatan yaitu 90,65 ± 13,647 dengan nilai p= 0,000 taraf kepercayaan 95%. Kesimpulannya yaitu terdapat pengaruh yang signifikan kegiatan promosi kesehatan terhadap pengetahuan masyarakat tentang Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Sumberagung  Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul.

ABSTRACT

Hypertension is a common degenerative diseases characterized by increased blood pressure. Utilization of family traditional medicinal plants (TOGA) should be encouraged to increase community support in overcoming health problems. The effectiveness of TOGA utilization is greatly influenced by the community's knowledge about the benefits of each traditional medicinal plants that have been studied empirically. The method used in this health promotion is by providing education using leaflet door to door to the community. Data analysis by measuring the score of knowledge before and after health promotion intervention. 

            The general knowledge about TOGA in the good category where from the 31 respondents was 93.31% of people knows about TOGA. The majority as much as 83.8% of people prefer to go to the puskesmas; 9.67% taking medicinal herbs and 6.45% who choose to rest at home when ill. As many as 61.29% had ever taken traditional medicine and 38.71% who had never taken traditional medicine for treatment. There were 38.709 % of people who got information related to traditional medicines from empirical, 6.45% who get from sources of electronic media information such as TV, radio, newspapers. 16.13% people received information related to traditional medicine from other sources of information.

The result of the knowledge score before health promotion was 40,97 ± 19,210 and after health promotion was 90,65 ± 13,647 with p value = 0,000, 95% confidence interval. It is improves that there is a significant influence of health promotion activities on community knowledge about TOGA for  hypertension in Sumberagung Jetis Bantul


Keywords


Hypertension; Knowledge; Health Promotion; TOGA

References


Andarini. 2012. Terapi Nutrisi Pasien Usia Lanjut yang Dirawat di RS. Dalam : Harjodisastro D, Syam AF, Sukrisman L, editor. Dukungan nutrisi pada kasus penyakit dalam. Jakarta : Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UI.

Anggraini, AD., Waren, S., Situmorang, E., Asputra, H., & Siahaan, S.S. 2009. Faktor--Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Dewasa Puskesmas Bangkinang Periode Januari sampai Juni 2008. Fakultas Kesehatan. Universitas Riau. Files of DrsMed-FK UNRI : 1-41.

Anonim. 2016. Data Promosi Kesehatan Desa Sumberagung Dusun Balakan. Program Studi Profesi Apoteker, Universitas Ahmad Dahlan.

Brunner and Suddarth. 2001. Keperawatan Medikal bedah. Edisi 8. EGC : Jakarta.

Dalimartha, S. 2008. Care Your self Hipertension. Penebar Plus : Jakarta.

Desni, F., Trisno, A.W dan Rosida. 2009. Hubungan pengetahuan, sikap, perilaku kepala keluarga dengan pengambilan keputusan pengobatan tradisional di Desa Rambah Tengah Hilir Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Jurnal Kesehatan Masyarakat., Vol.5 (3).

Hermanwan. 2013. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan masyarakat berobat di puskesmas kecamatan Buayan. Jurnal ilmiah kesehatan., Vol.7 (2).

Fitria, T. & Saputra,O. 2016. Khasiat Daun Seledri (Apium graveolens) Terhadap Tekanan Darah Tinggi pada Pasien Hiperkolesterolemia. Majority : 5 (2).

Hermanwan. 2013. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan masyarakat berobat di puskesmas kecamatan Buayan. Jurnal ilmiah kesehatan., Vol.7 (2).

Hurlock, E.B. 2002. Psikologi Perkembangan, 5th Edition. Erlangga. Jakarta.

Karo-Karo, U. 2010. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Tanah 600 Medan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional : 4 (5).

Kementerian kesehatan RI. 2010. Riset kesehatan dasar 2010. Badan penelitian dan pengembangan. Jakarta.

Kemenkes RI. 2011. Promosi Kesehatan di Daerah Bermasalah Kesehatan : Panduan bagi Petugas Kesehatan di Puskesmas. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Oktaviani, F. 2015. Persepsi Masyarakat Terhadap Peran dan Kepentingan Tokoh dalam Penyebaran Pengetahuan Tanaman Obat. Skripsi Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rosta, J. 2011. Hubungan Asupan Energi, Protein, Lemak dengan Status Gizi dan Tekanan Darah Geriatri di Panti Wredha Surakarta. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.

Soekidjo.N. 2009. Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta

Situmorang R O P, Harianja A H. 2014. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kearifan Lokal Pemanfaatan Obat Tradisional oleh Etnik Karo. Prosiding Ekspose Hasil Penelitian Tahun 2014.

Wahyuni & Eksanoto, D. 2013. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Hipertensi di Kelurahan Jagalan di Wilayah Kerja Puskesmas Pucang Sawit Surakarta. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia. 1 (1) : 79-85

Wawan, A dan Dewi, M. 2010.Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Nuha Medika. Yogyakarta.

Widyaningrum, TA. 2014. Hubungan Asupan Natrium, Kalium, Magnesium dan Status Gizi dengan Tekanan Darah pada Lansia di Kelurahan Makamhaji Kartasura. Skripsi. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yulianto, S. & A. Kirwanto. 2016. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Oleh Orang Tua Untuk Kesehatan Anak di Duwet Ngawen Klaten. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan : 5 (1).


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/pharmacy.v14i2.1835

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-910X