Analisis Pengaruh Keberadaan BPJS Kesehatan Terhadap Kelangsungan Usaha Apotek Di Kota Padang

Rosiana Rizal, Sara Surya

Abstract


Jumlah penduduk untuk wilayah Kota Padang pada tahun 2016 menurut Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu sejumlah 902.000 jiwa, dan yang sudah menjadi peserta BPJS kesehatan ± 711.496 jiwa. Jika dibandingkan dengan jumlah peserta BPJS Kesehatan pada tahun 2015, jumlah kepesertaan mengalami kenaikan dengan persentase 16,34% dan penurunan jumlah apotek dari 580 apotek menjadi 570 apotek dalam kurun waktu satu tahun. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penduduk Kota Padang adalah peserta BPJS Kesehatan yang menerima pelayanan kesehatan melalui jaminan kesehatan oleh BPJS. Tujuan dari Penelitian ini adalah menganalisis tingkat keuntungan apotek sebelum dan sesudah adanya klinik mitra BPJS Kesehatan di sekitarnya, menganalisis tingkat pertumbuhan omzet apotek sebelum dan sesudah adanya klinik mitra BPJS Kesehatan di sekitarnya, menganalisis perubahan jumlah pembeli yang datang ke apotek sebelum dan sesudah adanya klinik mitra BPJS Kesehatan di sekitarnya, menganalisis perubahan jam buka apotek sebelum dan sesudah adanya klinik mitra BPJS Kesehatan di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Guna mencapai tujuan penelitian, di dalam penelitian ini digunakan alat analisis uji validitas dan reabilitas untuk mengukur keakuratan kuesioner yang disebar, dan uji beda berhubungan (paired sample t-test) guna mengetahui apakah terdapat perbedaan dari dampak adanya klinik mitra BPJS Kesehatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pada variabel keuntungan t-hitung>t-tabel (2,979>1,660), omzet penjualan t-hitung>t-tabel (2,463>1,660), dan jumlah jam kerja t-hitung>t-tabel (4,368>1,660), tetapi tidak ada perubahan pada variabel jumlah pembeli t-hitung<t-tabel (0,854<1,660).


Keywords


BPJS Kesehatan; Apotek; Keberlangsungan Usaha

References


Badan Pusat Statistik. 2016. Sumatera Barat dalam Angka. Padang: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat.

Badan Pusat Statistik. 2016. Sumatera Barat dalam Angka. Padang: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat.

Ferdinand, A. 2006. Metode Penelitian Manajemen: Pedoman Penelitian untuk skripsi, Tesis, dan Disertasi Ilmu Manajemen. Semarang: Universitas Diponegoro.

Fathoni, A. 2006. Metodologi Penelitian dan Teknik Penyusunan Skripsi. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Hutabarat, M.R. 2009. Dampak kehadiran Pasar Modern Brastagi supermarket terhadap pasar tradisional di Kota Medan. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2004. Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit: Kepmenkes RI No.1197/MENKES/ SK/ X/ 2004. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Rudianto. 2009. Pengantar Akuntansi. Edisi Kesatu. Jakarta: Erlangga.

Sugiyono. 2001. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Saddewisasi, W., Ariefiantoro, T., dan Santoso, A. 2011. Analisis dampak usaha ritel modern terhadap usaha ritel tradisional (studi kasus di wilayah Kecamatan Gunungpati, Mijen, Tembalang, dan Banyumanik). Jurnal Riptek, 5(I):31–43.

Wijayanti, D. 2013. Dampak kehadiran ritel modern indomaret terhadap kelangsungan usaha ritel tradisional di Kota Pemalang. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/pharmacy.v15i2.2490

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-910X