Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kajajahi (Leucosyke capitellata Wedd.) Terhadap Efek Pembekuan Darah Dan Penurunan Agregasi Platelet Pada Darah Manusia Sehat Secara In Vitro

Annisa Shalehah, Noor Cahaya, Fadlilaturrahmah Fadlilaturrahmah

Abstract


ABSTRAK Tanaman kajajahi (Leucosyke capitellata Wedd.) dimanfaatkan oleh masyarakat Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan sebagai tanaman obat. Berdasarkan penelitian sebelumnya, diketahui bahwa tanaman kajajahi mengandung beberapa senyawa kimia seperti tanin, saponin, dan flavonoid. Senyawa flavonid terbukti memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang juga berperan dalam menghambat pelekatan, agregasi, dan sekresi platelet. Tujuan penelitian ini membuktikan pengaruh ekstrak kajajahi terhadap efek pembekuan darah dan penurunan agregasi platelet. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan sampel darah manusia sehat yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (darah dengan EDTA), kelompok ekstrak kajajahi (0,1%) dan kontrol negatif (darah tanpa EDTA) dengan replikasi sebanyak 3 kali. Analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa gambaran mikroskopik sel darah dan data kuantitatif berupa jumlah penurunan agregasi platelet yang dilakukan dengan cara menghitung selisih serapan plasma sebelum dan sesudah penambahan ADP. Data hasil penurunan jumlah platelet dianalisis secara statistik dengan uji t berpasangan dengan taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian dari uji efek pembekuan darah, terlihat pada kelompok kontrol negatif sel darah menggumpal, saling berikatan satu dengan lain dan tidak terpisah; kelompok kontrol positif terlihat sel darah tidak saling berikatan atau terpisah satu sama lain dan pada kelompok ekstrak terlihat sebagian besar tidak saling berikatan, terpisah satu dengan yang lain. Uji penurunan agregasi platelet pada kelompok kontrol negatif menunjukkan peningkatan agregasi platelet, kelompok kontrol positif dan kelompok ekstrak menunjukkan penurunan agregasi platelet. Dengan demikian, didapatkan kesimpulan bahwa ekstrak etanol daun kajajahi 0,1% berpengaruh terhadap penurunan agregasi platelet (p value 0,086) dan memberikan efek pembekuan darah. Kata kunci: agregasi platelet, Leucosyke capitellata Wedd., pembekuan darah. ABSTRACT Kajajahi (Leucosyke capitellata Wedd.), an Indonesian medicine plant, is often used in society as traditional medicine. One of kajajahi’s benefits that haven’t much been explored is antiplatelet activity. Previous research results have shown that kajajahi extract contain flavonoid compound and is effective as an antioxidants. Flavonoid is an antioxidant compound which can inhibit the adhering, aggregation, and secretion of platelets because it obstructs the metabolism of arachidonat acid by cyclooxygenase. The purpose of this research is to identify the effect of platelet’s anti-aggregation of ethanolic extract from kajajahi leaves. The testing of microscopically blood clotting effect showed that ethanol extract of kajajahi leaves could prevent blood cell from coagulating. The testing of plasma absorbance reduction before and after the addition of ADP showed comparison toward negative control to positive control with significance of 0.007 (0.05). There is a significant difference on the comparison of negative control to extract and positive control to negative control. Key words: blood clotting, Leucosyke capitellata Wedd., platelet aggregation.

References


Dewoto. 2007. Farmakologi dan terapi antikoagulan, antitrombotik, dan hemostatik. Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapetik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Gandasoebrata, R. 1992. Hematologi. Dalam: Gandasoebrata R. Penuntun Laboratorium Klinik. Cetakan Ketujuh. Jakarta: Dian Rakyat. Hidayat, R. 2007. Efek antikoagulan ekstrak buah mahkota dewa (Phaleria macroparpa) pada mencit putih jantan. Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Andalas. Junqueira, L.C., Carneiro, J., dan Kelley, R. O. 1998. Histologi Dasar. Edisi ke-8. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran. Ling, L. 2008. Evaluation of anti-hyperglicaemic effect of leucosyke capitellata leaf in normal and streptozotocin-induced diabetic rats. Thesis. School of Science and Technology, University Malaysia Sabah, Malaysia. Middleton, E., Kandaswami, C. dan Theoharides, T.C. 2000. The effects of plant flavonoids on mammalian cells: implications for inflammation. Heart Disease and Cancer, 52:673-751. Murray, R.K., Graner, D.K., Mayes, P.A., dan Radwel, V.W. 2003. Harper’s illustrated biochemistry. 26th edition. , New York: McGraw-Hill Companies. Pawar, D., Shahani, S., dan Maroli, S. 1998. The novel antiplatelet drug. HKMJ, 4:415-418. Rahmi, K.I., Paradina, Y.B., dan Izma, H. 2013. Identifikasi senyawa fitokimia dan kajian farmakognostik tanaman kajajahi asal Loksado Kalimantan Selatan. PKM-Penelitian FMIPA, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru. Ri, J.Y., Young, J.Y., Ling, J.J., dan Yoen, S.H. 2007. Antithrombotic and antiplatelet activities of korean red ginseng extract. Basic & Clinical Pharmacology & Toxicology, 100:170-175. Rosmiati, H. dan Gan, V.H.S. 1995. Antikoagulan, antitrombotik, trombolitik, dan hemostatik. Dalam: Farmakologi dan terapi. Edisi IV. Gan, R. Setiabudi, U. Sjamsuddin, Z.S. Bustani, (editor). Jakarta: Farmakologi FKUI. Shahriyari, L. dan Yazdanparast, R. 2009. Antiplatelet and antithrombotic activities of Artemisia dracunculus L. leaves extract. Pharmacology Online Inst. Biochem., 1:217-228. Suharmiati. 2006. Cara benar meracik obat tradisional. Jakarta: Agromedia Pustaka. Tangkery, R.A.B., Paransa, D.S., dan Rumengan, A. 2013. Uji aktivitas antikoagulan ekstrak mangrove Aegiceras corniculatum. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 1:7-14. Widowati, W. 2007. Potensi fraksi aktif antioksidan kacang koro (Mucuna pruriens) dalam pencegahan aterosklerosis. Laporan Hasil Penelitian Hibah Bersaing Tahun Anggaran 2007/2008. Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang. Yulinah, E., Sigit, J.I., dan Fitriyani, N. 2008. Efek antiagregasi platelet ekstrak etanol buah mengkudu (Morinda citrifoliaL.), rimpang jahe merah (Zingiber officinale) dan kombinasinya pada mencit jantan galur Swiss Webster. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7:1-14.


Full Text: ##PDF##

ISSN: 2579-910X