UJI AKTIVITAS ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN LDL KOLESTEROL PADA HAMSTER HIPERKOLESTEROLEMIA

Dwitiyanti Dwitiyanti, Hadi Sunaryo, Ika Resty Kania

Abstract


ABSTRAK

Daun kelor merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai penurun kadar kolesterol. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh pemberian fraksi etil asetat ekstrak daun kelor terhadap penurunan kadar kolesterol total dan LDL darah pada hamster hiperkolesterolemia. Penelitian ini menggunakan hamster Syrian jantan yang dibagi dalam 6 kelompok perlakuan, masing-masing terdiri 4 hamster: kelompok I (kontrol normal), kelompok II (kontrol positif) yang diberi atorvastatin, kelompok III (kontrol negatif), kelompok IV, V, dan VI (kelompok uji) diberi fraksi etil asetat daun kelor dengan dosis 1,186 mg/kg BB; 3,722 mg/kg BB; dan 7,444 mg/kg BB. Induksi pakan tinggi kolesterol dengan kuning telur 10% dan pakan standar 90% diberikan selama 28 hari. Uji ANOVA satu arah (p<0,05) menunjukkan adanya pengaruh perlakuan. Uji LSD kolesterol total dan LDL menunjukkan kelompok VI dosis 7,444 mg/kg BB memberikan efek yang sama dengan kontrol positif yaitu atorvastatin dosis 5,2 mg/kg BB, sehingga disimpulkan dosis tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL.

Kata kunci: fraksi etil asetat daun kelor, hiperkolesterolemia.

ABSTRACT

Moringa is a plant that is often used to lowering cholesterol. The purpose of this study is to prove the treatment of ethyl acetate fraction of Moringa leaves extract to decrease total cholesterol and LDL blood in hypercholesterolemic hamsters. This study uses male Syrian hamsters divided into 6 treatment groups, each comprising 4 hamsters: group I (normal control), group II (positive control) were given atorvastatin, group III (negative control), group IV, V and VI (test group) were given ethyl acetate fraction of Moringa leaves extract at dose of 1.186 mg/kg BW, 3.722 mg/kg BW, and 7.444 mg/kg BW. The induction of high cholesterol feed with 10% egg yolk and 90% standard feed was given for 28 days. One-way ANOVA test (p <0.05) showed a treatment effect. LSD test showed total and LDL cholesterol of group VI at dose of 7.444 mg/kgBW gives the same effect as positive control (atorvastatin at dose of 5.2 mg/kg BW), so it is concluded that this dosage can reduce total cholesterol and LDL.

Key words hypercholesterolemia, kelor leaves ethyl acetate fraction.

References


Departemen Kesehatan RI. 1989. Materia medika Indonesia. Jilid V. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan. pp. 348, 351.

Departemen Kesehatan RI. 2001. Inventaris tanaman obat Indonesia I. Jilid II. Jakarta: Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI. pp. 231-232.

Hatma, R.D. 2012. Sosial determinan dan faktor risiko kardiovaskuler (analisa data sekunder Riskesda 2007). Buletin Jendela Data & Informasi Kesehatan, 2(2):15-21.

Katzung, B.G. 2002. Farmakologi dasar dan klinik. Edisi VIII. Jakarta: EGC.

Martindale. 2002. Martindale’s the complete drugs reference. 33rd edition. London: Pharmaceutical Press. pp. 842-843.

Muniandy, L.A.P. 2013. Efek antihiperlipidemia dari ekstrak etanol daun Moringa oleifera Lamk. pada tikus wistar jantan. Skripsi. Fakultas Farmasi ITB.

Nawari. 2010. Analisa statistika dengan MS Excel 2007 dan SPSS 17. Jakarta: Elex Media Komputindo. pp. 167-187.

Price, S.A. dan Wilson, L.M. 2006. Patofisiologi konsep proses-proses penyakit. Edisi VI. Jakarta: EGC pp. 580.

Priyanto. 2009. Farmakoterapi dan terminologi medis. Jakarta: Leskonfi. pp. 195.

Rajanandh, M.G., Satishkumar, M.N., Elango, K., dan Suresh, B. 2012. Moringa oleifera Lam. a herbal medicine for hyperlipidemia: a pre-clinical report. Asian Pacific Journal of Tropical Disease, 2:S790-S795.

Vogel, H.G. 2008. Drug discovery and evaluation pharmacological. USA: Springer.

World Health Organization. 2011. World Health Statistics. Geneva: WHO.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v12i2.327

ISSN: 2579-910X