PENGARUH KONSENTRASI MALAM PUTIH ( Cera Alba ) PADA SUPPOSITORIA BASIS LEMAK COKLAT ( Oleum Cacao ) TERHADAP LAJU DISOLUSI PARASETAMOL

Faesol Amin, Ika Yuni Astuti, Indri Hapsari

Abstract


ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi malam putih (Cera Alba) terhadap disolusi suppositoria parasetamol dalam bahan dasar lemak coklat (Oleum Cacao). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi malam putih (Cera Alba ) terhadap kecepatan disolusi suppositoria parasetamol dalam basis lemak coklat (Oleum Cacao). Pada penelitian ini dibuat suppositoria parasetamol dengan basis lemak coklat yang ditambah malam putih (Cera Alba) dengan konsentrasi 0%, 3%, 5% dan 7%. Setiap suppositoriia mengandung 250mg parasetamol yang dibuat dengan metode sistem peleburan dan dicetak langsung. Kemudian diuji sifat fisik suppositoria meliputi titik leleh, waktu hancur, kekerasan dan dilakukan uji disolusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi malam putih (Cera Alba) yang ditambahkan maka semakin kecil kecepatan disolusinya.

Kata kunci : Suppositoria, Malam putih, Parasetamol, Disolusi.


ABSTRACT


The research about the influence of white wax concentration toward dissolution of parasetamol suppositories in cacao butter base of white wax concentration toward the dissolutions rate of parasetamol suppositories in cacao butter base. In this research by parasetamol suppositories in cacao butter base adding with white wax in parasetamol which was made by melted method and was poured into molds. Then the suppositories were tested physically including melting point, solidification time, hardness, and dissolution test. The results of this research showed that the greater concentration of white wax the smaller of dissolution rate.

Keywords : Suppository, white wax, parasetamol, dissolution

References


Anief., M. 1997. Ilmu Meracik Obat. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.,

Ansel, H. C. 1989. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi (Terjemahan) Farida Ibrahim, Edisi IV. Jakarta : Ui Press.

Arthur, H. Kibbe. 2000. Handbook of Pharmaceutical excipients, edisi III.,Wilkes Barre, Pennisilvania, American Pharmaceutical Association.

DepKes RI. 1995. Farmakope Indonesia, edisi IV. Jakarta; Departemen Kesehatan RI

Ganiswara, S.G (ed). 1995. Farmakologi dan Terapi, edisi IV. Jakarta ; Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran UI.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pharmacy.v6i01.397

ISSN: 2579-910X