PENETAPAN KADAR BESI (Fe) TOTAL DALAM SUSU FORMULA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ATOMIC ABSORBTION SPECTROPHOTOMETRY

Wiranti sri Rahayu, Eddy Soemardi, Siti kholifatun Juniati

Abstract


ABSTRAK

Spektrofotometri serapan atom dapat digunakan untuk mengetahui kadar besi dalam susu dengan metode destruksi basah pada panjang gelombang 248,3 nm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar besi (Fe) pada susu formula sesuai dengan yang tertera pada etiket dan validasinya metodenya.
Validasi metode yang dilakukan meliputi uji linieritas, uji presisi alat, uji akurasi, limit detaksi dan limit kuantitasi. Hasil uji linieritas ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi (r) 0,998 (>0,878 r tabel). Uji presisi alat dengan Standart Deviation (SD) sebesar 0,012, Relative Standart Deviation (RSD) sebesar 1,835% dan ketelitian alat sebesar 98,165%. Uji akurasi pada sampel A diperoleh nilai perolehan kembali (recovery) rata-rata sebesar 91,317% (standar 80-120%) dan kesalahan sistematik 8,683%. Limit deteksi dari penelitian ini 1,75 ppm, jadi metode ini valid.
Pada penelitian ini kadar besi (Fe) yang didapat tidak sama dengan yang tertera pada etiket. Hasil perbandingan antara kadar sampel lebih kecil dari etiket.

Kata kunci: besi, spektrofotometri serapan atom, susu.


ABSTRACT

Atomic absorption spectrophotometry can be used to determine iron in milk by wet ashing destruction method at wave length 248.3 nm. There research is aimed to know iron in formula milk it is based on the label and validation of the analytical method.
According to validation is linearity test, precision test, accurate test, limit of detection and limit of quantitation. Linearity test showed with correlation (r) 0.998 (> 0.878 r table). Toll precision test with Standard Deviation (SD) 0.012%, Relative Standard Deviation (RSD) 1.835% and detection tool 98.165 %. The sample A of Accurate test with recovery 91.317% (standard 80 – 120 %) dan systematic error 8.683 %. Limited of detection according to the research is much 1.75 ppm, this valid method.
At this iron research, it has been got different with the label. The compare result is smaller than label.

Key words : iron, atomic absorption spectrophotometry, milk.

References


Badan pengendalian Dampak Lingkungan. 1998. Standar Nasional Indonesia, SNI 01-3141-1998 Cara Uji Kadar Besi Dalam Air. Jakarta : BAPEDAL

Badan Pengendalian Dampak Lingkungan. 1999. Standar Nasional Indonesia, SNI 01-2970-1999 Cara Uji Kadar Besi Dalam Air. Jakarta : BAPEDAL

Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, 1991. Standar Nasional Indonesia, SNI 01-3141-1998 Metode Pengujan Kadar Besi Dalam Air Dengan Alat Spektrofotometer Serapan Atom Langsung. Jakarta : BAPEDAL

Badan Pengendalian Dampak Lingkungan. 1992. Standar Nasional Indonesia, SNI 01-2973-1992 Cara Uji Kadar Besi Dalam Air. Jakarta : BAPEDAL

Harmita. 2004. Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya Majalah Ilmu Farmasi. Volume I No.3. Departemen Farmasi FMIPA-UI.

p. 118-853.

Http://www.halalmui.or.id/susu pada balita/article⊂=article&act=view&id=90

Sjamsudin, U. 1995. Logam Berat dan Antagonis. Dalam Ganiswarna, G.S (ed). Farmakologi dan Terapi. Edisi IV. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.p.715, 793.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v6i2.411

ISSN: 2579-910X