UJI FOTOTOKSISITAS SEDIAAN KRIM MUKA “X” TERHADAP KELINCI PUTIH JANTAN

Syifa Peresia, Indri Hapsari, Susanti Susanti

Abstract


ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian efek fototoksik dari produk Hand and Body Lotion “X” terhadap kelinci putih jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek fototoksik dari sampel produ Hand and Body Lotion “X” pada kelinci sebagai hewan uji. Penelitian ini menggunakan 3 ekor kelinci jantan yang dicukur punggungnya sebanyak 2 area masing-masing sebesar 2 inchi. Area 1 merupakan area kontrol negatif yang diberi perlakuan ethanol, sedangkan area 2 merupakan area uji yang diberi perlakuan produk Hand and Body Lotion “X” sebanyak 1 ml. Setelah pemejanan dengan senyawa uji selama 30 menit dilakukan pemaparan dengan sinar UV 320 – 400 nmselama 30 menit. Efek fototoksik yang harus diamati berupa eritema dan hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan metode scoresing. Hasil penelitian menunujukan bahwa produk Hand and Body Lotion “X” memberi nilai positif fototoksik sebesar 66,67% dengan rata-rata score 1 berupa eritema sangat sedikit.

Kata kunci : Fototoksisitas, eritema.


ABSTRACT

A research on phototoxicity effect of Hand and Body Lotion “x” product has been conducted. The aim of this research is to find out the phototoxicity effect of the Hand and Body Lotion “x” product sampel against rabbits as test animals.The research was done by using three male rabbits which were treated by removing their back hairs at two areas. One area was treated by the Hand and Body Lotion “x” as test tretment, and the other one give by ethanol as negatif control. After 30 minutes of the treatment, all rabbits were exposed to UV- ray of 320 – 400 nm wavelengh for 30 minutes. Phototoxicity effect appeared in the form of erythema and were analyzed by erythema scoresing method. The research result shows that Hand and Body Lotion “X” product give positif rate phototoxic effect 66,67% with means score is 1 (very slight erythema).

Key word : Phototoxicity, erythema.

References


Anonim. 2008. Niacinamide. http://www.smartskincare.com/treatments/topical /niacinamide.html.

Galen, C. 2008. aonography. http://www.healderm.com/phoebe.pdf

Loomis, T.A. 1978. Toksikologi Dasar (Terjemahan). Imono, A.D. Edisi 3. Semarang : IKIP Semarang Press

Lu, F. 1995. Toksikologi Dasar : Asas,Organ Sasaran dan Penilaian (Terjemahan).Edi, N. Edisi 2. Jakarta : Universitas Indonesia Press (UI Press)

Maulita, S.S. 2007. Efek antidiabetika infus biji alpokat (Purica granatumLL) terhadap kelinci jantan yang dibebani glukosa dan profil kromatografi lapis tipisnya. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Purwokerto.

Notoatmodjo, S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan.Edisi Revisi. Jakarta : PT Rineka Cipta

Okumura, Y.,Yamauchi, H.,Takayama, S.,Kato, H.,Kokubu, M. 2004. Phototoxicity Study Of A Ketoprofen Poultice in Guinea Pigs. http://www.jstage.jst.go.jp/article/jst/30/1/19/_pdf

Singarimbun, M., Efendi, S. 1989. Metode Penelitian Survai. Edisi Revisi. Jakarta : LP3ES

Spielmann, H., Lovell, W.W., Holzle, E., Johnson, B.E., Maurer, T., Miranda, M.A., Pape, W.J.W., Sapora, O., dan Sladowski, D .1993. http://altweb.jhsph.edu/index.htm

Tranggono, R.I dan Latifah, F. 2007. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Joshita, D. (Ed). Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Trihapsoro, I. 2003. Dermatitis Kontak Alergik pada Pasien Rawat Jalan di RSUP Haji Adam Malik Medan. http://library.usu.ac.id.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v6i2.424

ISSN: 2579-910X