Analisis Kadar Vitamin C pada Buah Naga Merah (Hylocereus lemairei (Hook.) Britton & Rose) dan Buah Naga Putih (Hylocereus undatus (Haw.) Britton & Rose) di Kepulauan Riau menggunakan Spektrofotometri Ultraviolet

Suhaera Suhaera, Suci Fitriani Sammulia, Hayatul Islamiah

Abstract


Buah naga merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C. Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar vitamin C pada buah naga merah (Hylocereus lemairei (Hook.) Britton & Rose) dan buah naga putih (Hylocereus undatus (Haw.) Britton & Rose)  di Batam menggunakan spektrofotometri ultraviolet. Pada penelitian ini daging buah naga segar dihaluskan dengan blender, disaring, dan dilakukan uji kualitatif terlebih dahulu. Setelah itu dilakukan uji kuantitatif untuk menentukan kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri ultraviolet dengan panjang gelombang 264 nm dan vitamin C sebagai pembandingnya. Hasil penelitian ini menunjukan kadar vitamin C pada buah naga putih lebih tinggi dibanding buah naga merah.  


Keywords


buah naga; vitamin C; spektrofotometri ultraviolet

References


Andarwulan, N. dan Koswara, S. 1992. Kimia Vitamin. Jakarta: CV Rajawali.

Arel, A., Martinus, B.A., Ningrum, S.A. 2017. Penetapan kadar vitamin C buah naga merah (Hylocereus costaricensis (FAC Weber) Britton & Rose) dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Scientia: Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 7(1):1-5.

Astarini, I.A. 2010. Uji viabilitas dan perkembangan serbuk sari buah naga putih (Hylocereus undatus), merah (Hylocereus polyrhizus) dan super merah (hylocereus costaricensis) setelah penyimpanan. Jurnal Biologi, 14(1):39-44.

Dharmayudha, A.A.G.O. dan Anthara, M.S. 2011. Identifikasi golongan senyawa kimia dan pengaruh ekstrak etanol buah naga daging putih (Hylocereus undatus) terhadap penurunan kadar glukosa darah serta bobot badan tikus putih jantan (Rattus novergicus) yang diinduksi aloksan. Buletin Veteriner Udayana, 5(1):31-40.

Febrianti, N., Yunianto, I., Dhaniaputri, R. 2016. Kandungan antioksidan asam askorbat pada buah-buahan tropis. BioWallacea Jurnal Ilmiah Biologi, 2(1):1-5.

Louarme, L. dan Billaud, C. 2012. Evaluation of ascorbic acid and sugar degradation products during fruit dessert processing under conventional or ohmic heating treatment. LWT- Food Science and Technology, 49(2):184-187.

Putra, A.A. 2011. Penetapan kadar vitamin C dari bawang putih (Allium sativum L.) secara titrasi 2,6-diklorofenol indofenol. Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Sumatera Utara.

Rahmawati, B. dan Mahajoeno, E. 2010. Variasi morfologi, isozim, dan kandungan vitamin C pada varietas buah naga. Bioteknologi, 7(1):35-44.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.4579

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-910X