KEAMANAN OBAT ANTI PSIKOTIK BAGI PENDERITA SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS TAHUN 2009

Melike Christiani, Sudarso Sudarso, Didik Setiawan

Abstract


ABSTRAK

Pemberian obat pada pasien sebaiknya memastikan dulu kemungkinan tidak terjadi interaksi. Hal ini dimaksudkan agar dalam mengkonsumsi obat, seorang pasien terhindar dari efek samping yang merugikan bagi pasien itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian obat antipsikotik pada pasien skizofrenia dan keamanan obat antipsikotik pada pasien skizofrenia ditinjau dari aspek interaksi antar obat. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan metode pengumpulan data secara restrospektif. Bahan yang digunakan adalah data pasien yang diberi obat antipsikotik di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas pada bulan April tahun 2009. Data pasien yang diambil sebanyak 38 pasien yang memenuhi kriteria dianalisis secara deskriptif analitik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian obat antipsikotik pada pasien skizofrenia sebagian besar adalah obat golongan antikolinergika yaitu Trihexyphenidyl 2 mg dan keamanan obat antipsikotik ditinjau pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas ditinjau dari aspek interaksi antar obat adalah : interaksi antara Amitripilin + Haloperidol pada grade 5, Amitripilin + Chloropromazine pada grade 5, Carbamazepine + Haloperidol pada grade 2, Chloropromazine + Haloperidol pada grade 4 dan Chloropromazine + Trihexyphenidyl pada grade 2.

Kata Kunci : Keamanan ,Obat, Antipsikotik, Skizofrenia.

ABSTRACT

It’s better to make sure in consuming medicine that there is no possibility to be interaction. This means that in consuming medicine, a patient will be avoided from the side effect which gives disadvantages for that patient himself. The purpose of this research is to find out the giving of antipsychotic medicine for schizoprenia’s patient and the safety of antipsychotic medicine for schizoprenia’s patient, which is observed by interaction medicine aspect. This research includes analytic descriptive by using of data collection method in retrospective. The material used in this research is data contains the patient given antipsychotic medicine in “Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas” on 2009. The data’s patient which was taken are 38 patients, who have criteria to be analyzed in analytical descriptive research. Based on this research result, it can be concluded that the giving of antipsychotic medicine to the patient of schizoprenia’s mostly includes the group of anticolinergyca medicine, this is Trihexyphenidyl 2 mg. Moreover, the safety of antipsychotic medicine is observed on the patient of schizoprenia’s in “Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas” which is also observed from interaction medicine aspect. Those are : interaction between Amitriplin + Haloperidol in 5th grade, Carbamazepine in 4th grade and Chloropromazine + Trihexyphenidyl in 2nd grade.

Keyword : Safety, Medicine, Antipsychotic, Schizophrenias.

References


Alastair J.J.Wood,M.D.,E Itor. 1999. Treatment Of Alzheimer ’S Disease The New England Journal of Medicine 341: 22.

Arikunto, S 2002, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Ed, Rev, V, Cet, Ke-12, Jakarta : Rineka Cipta.

Mann, Friedman. Adverse Effect. Artikel pada MIMS (Indonesian), tanggal 5 Nopember 2005 , diakses pada tanggal 5 Agustus 2008

Nurdiana, Kusuma. 2007. Proporsi Gangguan Depresi pada Penyalahguna Zat yang Menjalani Rehabilitasi di RS Marzoeki Mahdi. Cermin Dunia Kedokteran, Jakarta : Professional Books.

Nursalam 2001. Pendekatan praktis: Metodologi riset keperawatan, Jakarta : CV, Sagung Seto.

Stuart dan Sunden.1998. Buku Saku Keperawatan Jiwa. Jakarta : EGC.

Sutatminingsih, Raras. 2002. Schizophrenia (Suatu Gangguan Psikis) Medan.: BP-FK USU.

Tatro, S. David. 2006. Drug Interaction Facts. Missouri : Wolters Kluwer Health.

Well, et.al. 2006. Pharmacotherapy Hand’s Book. New Jersey : McGraw-Hill.

Wicaksana, I 2000, Skizofrenia: Antara Kerja dan Kualitas Hidup, Artikel pada harian Kompas 15 Oktober 2000, halaman 21, , diakses pada tanggal 2 Agustus 2008


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v7i1.541

ISSN: 2579-910X