PROFIL DISOLUSI TERBANDING TABLET RIFAMPISIN MEREK DAN GENERIK

Mutiara Poetri Nurtanti, Anjar Mahardian Kusuma, Agus Siswanto

Abstract


ABSTRAK

Obat generik saat ini masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena alasan kualitas dari obat generik lebih rendah dibandingkan obat merek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan profil disolusi rifampisin tablet merek (A, B, C) dengan tablet rifampisin generik (D, E). Parameter penting dalam menentukan mutu obat dalam bentuk tablet adalah penetapan kekerasan, penetapan waktu hancur dan uji disolusi. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan produk yang beredar di pasaran yaitu 3 sampel merek dan 2 sampel generik tablet rifampisin. Tablet rifampisin yang digunakan adalah tablet salut selaput dengan dosis 450 mg. Tablet diuji sifat fisik meliputi keseragaman bobot, kekerasan, waktu hancur dan uji disolusi. Uji disolusi tablet rifampisin dilakukan pada medium HCl 0,1 N sebanyak 900 ml dan digunakan alat disolusi tipe 2 dengan kecepatan putaran dayung 50 rpm. Berdasarkan hasil uji sifat fisik tablet yaitu keseragaman bobot, kekerasan dan waktu hancur tablet diperoleh bahwa tablet rifampisin merek dan generik memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Sedangkan untuk hasil uji disolusi tablet rifampisin merek dan generik memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pada Farmakope Indonesia IV. Tablet rifampisin merek dan generik memiliki sifat fisik dan disolusi yang tidak berbeda pada taraf kepercayaan 95%.
Kata kunci : tablet rifampisin, merek, generik.


ABSTRACT

This time many of people still to contemn of generic drugs because they regard as quality of generic drugs low more than trademark drugs. This research was proposed to compare dissolution profile of rifampicine tablets trademark (A, B, C) and generic (C, D). Parameter of principle to showed quality drugs in tablets form is hardness assay, disintegration assay and assay of dissolution test. Each from tablets trademark and generic taked as many three samples for tablets trademark and two samples for tablets generic from circulated market. Used rifampicine coated film tablets with 450 mg doses. It used to research of physical characteristic tablet and dissolution test. Dissolution test of rifampisin tablets trademark and generic was performed in 900 ml liquid dissolution medium of HCl 0.1 N and used dissolution insrument type two with 50 rpm. Based on research of physical characteristics such as uniformity of weight, tablets hardness and disintegration test get that all of physical characteristics rifampicine trademark and generic tablets full fill in prescript qualify. And result for dissolution test full fill in Pharmacopenia Indonesian of edition IV. And between of trademark and generic tablets have to sameness in physical characteristics and dissolution with confidence standart 95%.
Keyword: rifampicine tablets, trademark, generic.

References


BPOM RI. 2004. Pedoman Uji Bioekivalensi. Jakarta: Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia.

DEPKES RI. 1979. Farmakope Indonesia Ed. III. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

DEPKES RI. 1995. Farmakope Indonesia Ed. IV. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

ISFI. 2008. Informasi Spesialite Obat Indonesia. ISFI: Jakarta

Mursyidi, A., dan Rochman, A. 2006. Pengantar Kimia Farmasi Analisis : volumetri dan gravimetri. Yogyakarta: Yayasan Farmasi Indonesia. Hlm. 29.

Pratomo, MD. 2008. Melirik Obat Generik. http://apotekita.blogspot.com/search/label/obat%20generik%20bermerek. [14 Mei 2009].

Ramadhana, B. 2005. Analisis disolusi dan Waktu Hancur Tablet Salut dan Non Salut Asam Mefenamat 500 mg. [Tugas Akhir]. Bogor: Akademi Kimia Analisa.

Siregar C, Agoes G, Logawa B. 1992. Validasi Mutu Sediaan Solida. Sukmadjaja A; Mar’u U; Badruzaman S; editor; ITB, 1 Mei 1992. Bandung: Institut Teknologi Bandung

Voigt, R. 1995. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi (Terjemahan) Noerono, S. Edisi V. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v7i1.546

ISSN: 2579-910X