PENGARUH PENAMBAHAN AVICEL PH 101 TERHADAP SIFAT FISIS TABLET EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum. L) SECARA GRANULASI BASAH

Lindawati Damidjan, Iskandar Soedirman, Dwi Hartanti

Abstract


ABSTRAK

Umbi bawang putih dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Telah dilakukan penelitian tentang tablet ekstrak bawang putih dengan variasi Avicel PH 101 sebagai bahan penghancur dan sifat fisis tablet ekstrak bawang putih. Ekstrak bawang putih dibuat dengan metode maserasi dengan penyari etanol 96%. Tablet ekstrak bawang putih dibuat dengan metode granulasi basah dengan bobot tiap tablet 600 mg. Tablet ekstrak bawang putih dibuat dalam tiga formula dengan variasi Avicel PH 101 sebagai bahan penghancur yaitu Formula I (7,5%), Formula II (10%), dan Formula III (12,5%). Granul yang dihasilkan diuji sifat alirnya sedangkan tablet diuji sifat fisisnya meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur. Hasil penelitian menunjukan Avicel PH 101 dapat digunakan sebagai bahan penghancur tablet ekstrak bawang putih dengan konsentrasi 7,5 – 12,5%. Semakin tinggi konsentrasi Avicel PH 101 maka kecepatan alir granul dan kekerasan tablet semakin turun, kerapuhan semakin naik dan waktu hancur menjadi lebih cepat.

Kata kunci : bawang putih, Avicel PH 101, tablet, granulasi basah


ABSTRACT

Garlic tuber is proved decreasing blood pressure. The research on formulation of garlic extract tablet using Avicel PH 101 as disintegrant and the tablets physical characteristic has been conducted. Garlic extract is prepared by maceration with ethanol 96% as solvent. Tablet of garlic extract is made by wet granulation method with weight of tablet 600 mg each. Tablet of garlic extract is made in three formulas with varied Avicel PH 101 as disintegrant, they are Formula 1 (7.5%), Formula II (10%), and Formula III (12.5%). The obtained granule is tested the flow rate whereas tablets are examined the physical characteristic (weight uniformity, hardness, brittleness, and disintegration time). The results shows that Avicel PH 101 can be used as disintegrant of garlic extract tablet with concentration 7.5 – 12.5%. The higher Avicel PH 101 concentration will decrease granule flow rate and tablet hardness, increase brittleness and fasten disintegration time.

Key words: garlic, Avicel PH 101, tablet, wet granulation.

References


Depkes RI. 1979. Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 1985. Cara Pembuatan Simplisia.Jakarta: Depatemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. 1986. Sediaan Galenika. Jakarta: Depatemen Kesehatan Republik Indonesia. Hlm 10, 11

Depkes RI. 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Depatemen Kesehatan Republik Indonesia. Hlm 5, 404, 515, 771

Goeswin.2007. Pengembangan Sediaan Farmasi. Bandung : IPB. Hlm 86

Lachman,.1994.Teori dan Praktek Farmasi Industri Edisi III Jilid II.Terjemahan; Jakarta:UI Press. Hlm 651, 658,679,684,685,697,701,702,703

Parrot.E.L,1971.Pharmaceutical Teknologi Fundamental Pharmaceutics.Burgess.

Publishing company: mimeapolis. Hlm 76,82

Sulaiman,T.N.S., 2007. Teknologi dan Formulasi Sediaan Tablet. Yogyakarta: UGM Press.

Voigt,R. 1995. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi Edisi V. Terjemahan Yogyakarta: UGMPress.

Wahyuistiana.2006. Pengaruh Penggunaan Avicel PH 102 Sebagai Filler-Binder terhadap Pembuatan Tablet Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum. L) Secara Granulasi Kering, Http://Top/S1-Final Projects/Fakultas Farmasi/K100-2006/jptums-gdl-s1-2006-wahyuistiana-2260


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v7i1.547

ISSN: 2579-910X