Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis pada Operasi Sesar di Rumah Sakit Swasta Purwokerto

Much Ilham Novalisa Aji Wibowo, Tyas Dwi Utamiasih, Dina Ratna Juwita

Abstract


Kondisi pembedahan sesar memungkinkan terjadinya infeksi pada lokasi pembedahan, tetapi secara umum terjadi peningkatan jumlah tindakan bedah sesar bahkan menjadi tren di Indonesia. Dampak negatif dari tindakan ini adalah adanya resiko infeksi setelah tindakan bedah sesar yaitu infeksi luka operasi. Berbagai studi telah menemukan penggunaan antibiotik pada pasien bedah sering kali tidak sesuai dengan standarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik profilaksis yang digunakan pada pasien bedah sesar dan mengobservasi outcome terapi antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif observasional menggunakan data retrospektif berupa rekam medik pasien bedah sesar periode Agustus 2016 – Agustus 2018. Data diolah secara deskriptif nonanalitik meliputi jenis antibiotik yang digunakan, dosis yang digunakan, rute pemberian, dan waktu pemberian. Hasil penelitian dibandingkan dengan pedoman penggunaan antibiotik, Caesarean Section and Prophylactic Antibiotics 2014, Farmakologi dan Terapi Edisi VI, Pharmacotherapy Handbook 9th Edition, Formularium RS “X” yang kemudian dikuantifikasi kesesuaiannya menggunakan rumus % kesesuaian. Penelitian ini juga mendeskripsikan outcome terapi antibiotik profilaksis pada pasien. Hasil penelitian menemukan mayoritas pasien pada rentang umur ideal untuk mengalami masa kehamilan (88,36%), lama hari perawatan rata-rata 4 hari (48%) dengan kategori luka jahit bersih dan kering (96,12%), serta 100% status keluar rumah sakit dalam keadaan membaik. Terdapat 29 jenis diagnosis pada pasien dan tertinggi pada kasus bedah sesar adalah diagnosis ketuban pecah dini. Terdapat kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis pada literatur PPAPC 2016 tetapi tidak sesuai 3 literatur lain yang menyebutkan obat cefazolin. Penggunan dosis dan waktu pemberian AB pada RS X berdasarkan pedoman terbaru pada PPAPC 2016. Walaupun tidak sepenuhnya mengikuti pedoman pengobatan tetapi mayoritas outcome terapi menunjukkan hasil yang baik berdasarkan nilai leukosit dan suhu tubuh pasien. Dapat disimpulkan terdapat ketidaksesuaian dengan pedoman yang digunakan pada penelitian ini, tetapi aspek rute pemberian memiliki kesesuaian 100% berdasarkan semua pedoman atau literatur yang digunakan dalam penelitian ini. Outcome terapi yang diperoleh menghasilkan outcome yang baik berdasarkan nilai leukosit dan suhu tubuh pasien. Disarankan penelitian selanjutnya dilengkapi wawancara terstruktur dengan para dokter dan apoteker untuk memperoleh data komprehensif terkait penelitian penggunaan obat.


Keywords


antibiotik; bedah sesar; evaluasi penggunaan obat; profilaksis

References


Alekwe, L.O., Kuti, O., Orji, E.O., Ogunniyi., S.O. 2008. Comparison of ceftriaxone versus triple drug regimen in the prevention of cesarean section infectious morbidities. Journal of Maternal-Fetal and Neonatal Medicine, 21(9):638–642.

Alsaywid, B. dan Smith, G. 2013. Antibiotic prophylaxis for transurethral urological surgeries: systematic review. Urology Annals, 5(2):61–74.

Ayuningtyas, D., Oktarina, R., Misnaniarti, Sutrisnawati, N.N.D. 2018. Etika kesehatan pada persalinan melalui sectio caesarea tanpa indikasi medis. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(1):9–16.

Wells, B.G., DiPiro, J.T., Schwinghammer, T.L., DiPiro, C.V. 2015. Pharmacotherapy Handbook. 9th ed. New york: Mc Graw Hill Education.

Bratzler, D.W., Dellinger, E.P., Olsen, K.M., Perl, T.M., Auwaerter, P.G., Bolon, M.K., Fish, D.N., Napolitano, L.M., Sawyer, R.G., Slain, D., Steinberg, J.P., Weinstein, R.A. 2013. Clinical practice guidelines for antimicrobial prophylaxis in surgery. American Journal of Health-System Pharmacy: AJHP: Official Journal of the American Society of Health-System Pharmacists, 70(3):195–283.

Cheng, K., Li. J., Kong, Q., Wang, C., Ye, N., Xia, G. 2007. Risk factors for surgical site infection in a teaching hospital: a prospective study of 1,138 patients. Patient Preference and Adherence, 9:1171–1177.

Collin, P. 2005 Dictionary of Medical Terms. 4th ed. London: A&C Black Publishers Ltd.

Elly, N. dan Asmawati. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi lama hari rawat pasien laparotomi di Rumah Sakit DR. M. Yunus Bengkulu. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8:14–18.

Ganiswara, G. 2017. Farmakologi dan Terapi. Edisi VI. Jakarta: Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Geroulanos, S., Marathias, K., Kriaras, J., Kadas, B. 2001. Cephalosporins in surgical prophylaxis. Journal of Chemotherapy, 13(1):23–26.

Gouvêa, M., Novaes Cde, O., Pereira, D.M., Iglesias, A.C. 2015. Adherence to guidelines for surgical antibiotic prophylaxis: a review. Brazilian Journal of Infectious Diseases, 19(5):517–524.

Grujić, Z., Popović, J., Bogavac, M., Grujić, I. 2010. Preoperative administration of cephalosporins for elective caesarean delivery. Srpski Arhiv za Celokupno Lekarstvo, 138(9–10):600–603.

Hadi, U., Duerink, D.O., Lestari, E.S., Nagelkerke, N.J., Werter, S., Keuter, M., Suwandojo, E., Rahardjo, E., van den Broek, P., Gyssens, I.C. 2008. Survey of antibiotic use of individuals visiting public healthcare facilities in Indonesia. International Journal of Infectious Diseases, 12(6):622–629.

Haridas, M. dan Malangoni, M.A. 2008 Predictive factors for surgical site infection in general surgery. Surgery, 144(4):496–503.

Hing, W.C. Yeoh, T.T., Yeoh, S.F., Lin, R.T., Li, S.C. 2005. An evaluation of antimicrobial prophylaxis in paediatric surgery and its financial implication. Journal of Clinical Pharmacy and Therapeutics, 30(4):371–381.

Holloway, K. dan Green, T. 2003 Drug and therapeutics committees. Geneva: Department of Essential Drugs and Medicines Policy.

Indiarti, M.T. 2015. Panduan Lengkap Kehamilan Persalinan dan Perawatan Bayi. Yogyakarta: Indoliterasi.

Karminingtyas, S.R., Oktianti, D., Furdiyanti, N.H. 2018. Keefektifan penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar (sectio caesarea). Cendekia Journal of Pharmacy, 2(1):22–31.

Kemenkes RI. 2011. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Litbangkes. 2018. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Liu, R., Lin, L., Wang, D. 2016. Antimicrobial prophylaxis in caesarean section delivery. Experimental and Therapeutic Medicine, 12(2):961–964.

Mutmainah, N., Setyati, P., Handasari, N. 2014. Evaluation of the use and effectiveness of antibiotics for prophylactic in patients with cesarean section at hospitals in Surakarta in 2010. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 3(2):44–49.

Nurkusuma, D.D. dan Dewi, A. 2017. Efisiensi penggunaan antibiotik profilaksis di Rumah Sakit Umum Daerah Temanggung. Proceeding Health Architecture, 1(1):67–73.

Oktaviani, F., Wahyono, D., Yuniarti, E. 2015. Evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis terhadap kejadian infeksi luka operasi pada operasi sectio caesarea. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 5(4):255–258.

Prasetya, D.B. 2013. Efektifitas penggunaan antibiotik pada pasien seksio sesarea elektif di Rumah Sakit X Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2):1–10.

Pratiwi, A.M. 2015. Fenomena operasi cesar sebagai tren. Jurnal Perempuan. https://www.jurnalperempuan.org/wacana-feminis/fenomena-operasi-cesar-sebagai-tren. Data diakses pada 5 Juli 2019.

Prawirohardjo, S. 2010. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka.

Rusdiana, N., Safitri, M., Resti, A. 2016 Evaluasi penggunaan antibiotika profilaksis pada pasien bedah sesar terencana di Rumah Sakit Ibu dan Anak ‘X’ di Tangerang. Social Clinical Pharmacy Indonesia Journal, 1(1):67–75.

Ryan, T.P. 2013. Sample Size Determination and Power, Sample Size Determination and Power. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Shamna, M.S., Kalaichelvan, V.K., Marickar, Y.M.F., Deepu, S. 2014. Cesarean section and prophylactic antibiotics. IOSR Journal of Pharmacy and Biological Sciences, 9(2):51–54.

Sumanti, E.W., Ayu, W.D., Rusli, R. 2016. Pola penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar (sectio caesarean) di Rumah Sakit Islam Samarinda. Prosiding Seminar Nasional Kefarmasian Ke-3, Samarinda 20-21 April 2016, Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman.

Triyono, T. 2003. Penjelasan teknik sampling dalam penelitian. in Penataran Analisis Data Penelitian bagi Dosen PTS Kopertis XI. Palangkaraya: Kopertis XI.

Vieira, G.O., Fernandes, L.G., de Oliveira, N.F., Silva, L.R., Vieira, T.O. 2015. Factors associated with cesarean delivery in public and private hospitals in a city of northeastern Brazil: a cross-sectional study. BMC Pregnancy and Childbirth, 15(1):1–9.

WHO. 2015. Trends in Maternal Mortality: 1990 to 2015. Geneva: WHO.

Wibowo, M.I.N.A., Pratiwi, R.A. Sundhani, E. 2018 Studi prospektif potensi interaksi obat golongan antibiotik pada pasien pediatri di Rumah Sakit Ananda Purwokerto. Pharmacy Jurnal Farmasi Indonesia, 15(2):243–256.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/pharmacy.v16i2.5560

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-910X