PROFIL KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DAN UJI AKTIVITAS ANTIVIRUS EKSTRAK ETANOL DAUN TAPAK LIMAN (Elephantopus scaber L.) TERHADAP VIRUS Avian influenza

Feni Nurul Hidayanti, Diniatik Diniatik, Ika Yuni Astuti

Abstract


ABSTRAK

Virus merupakan parasit berukuran mikroskopik, menginfeksi sel organisme biologis, dan hanya dapat bereproduksi dalam material hidup. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya aktivitas antivirus dari ekstrak etanol daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) terhadap Virus Avian influenza beserta profil kromatografi lapis tipisnya. Ektrak dibuat dengan cara maserasi menggunakan cairan penyari etanol 96 %.
Uji aktifitas antivirus ekstrak etanol daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) menggunakan uji hemaglutinasi, uji hemaglutinasi dilakukan untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) terhadap virus Avian influenza. Penelitian ini dianalisis dengan Uji T dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis golongan senyawa ekstrak etanol daun tapak liman menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT).
Hasil uji aktifitas antivirus terhadap virus Avian influenza pada konsentrasi dosis 100µg/mL, 10µg/mL, 1µg/mL menunjukkan daya hambat rata-rata tiap konsentrasi, pada konsentrasi 100µg/ml adalah 96,737%, pada konsentrasi 10µg/ml adalah -700%, dan pada konsentrasi 1µg/ml adalah -775%. Hasil pengujian kromatografi lapis tipis (KLT) menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tapak liman (Elephantophus scaber L) mengandung golongan senyawa flavonoid, seskuiterpen lakton dan steroid.

Kata kunci : antivirus, ekstrak etanol, tapak liman, Avian Influenza, lapis tipis.

ABSTRACT

Virus is the microscopic of measured parasite, to infection the organism cell, and only reproducing in material life. The purpose of this research is to know is there antiviral activity or not from the ethanol extract of tapak liman leaves (Elephantopus scaber L.) to Avian Influenza virus including thin layer chromatography profile. The extract was made by maceration method with using ethanol of 96%.
Test antiviral activity of ethanol extract tapak liman leaves (Elephantopus scaber L.) using hemaglutinasi test, the test is `performed to determine hemaglutinasi inhibit the ethanol extract of tapak liman leaves (Elephantopus scaber L.) against Avian influenza virus. This research was analyze with the T test with 95% confidence level. The results of group analyse the ethanol extract of tapak liman leaves (Elephantopus scaber L.) compounds tapak liman using thin layer chromatography (KLT).
Antiviral activity of test results against Avian influenza virus at the dose concentration of 100μg/ml, 10μg/ml, 1μg/ml shows the average drag each concentration, the concentration of 100μg/ml is 96,737%%, the concentration of 10μg/ml is -700%, and the concentration of 1μg/ml is -775%. The results of thin layer chromatography test (KLT) showed that the ethanol extract of tapak liman leaves (Elephantopus scaber L.) contains a group of flavonoids compound, seskuiterpen lactone and steroid.

Keyword: antiviral, ethanol extract, tapak liman, Avian Influenza, thin layer

References


Ansel, Howard C. 2005. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi Edisi ke-IV. Jakarta : UI Press.

Arisandi, Y, dan Andriani, Y. 2006. Khasiat Berbagai Tanaman untuk Pengobatan. Jakarta: Eska Media

Backer, C. A. R. C, and Van Den Brink, B,. 1965. Flora of Java Vol II. Wolters Nordroof N. V,. Groningen The Netherland.

Burleson, Florence G., Thomas M. Chambers., Danny L. Wiedbrauk. 1992. Virology A Laboratory Manual. Academic Press, Inc. 1250 Sixth Avenue : San Diego, California.

Cappuccino,J. D., and Natalie Sherman. 1983. Mycrobiology A Laboratory Manual. Sydney : Addison Wesley Pubishing Company.

Clark, J. 2007. Kromatografi lapis Tipis. (http//:www.bhem-is-try.org/materi_kimia/instrument_analisis/kromatografi_lapis_tipis). [Diakses pada tanggal 26 Mei 2010].

Dalimarta, S. 2000. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid III. Jakarta : Trubus Agriwijaya 154-158.

Diniatik, dan Wahyuningrum, R. 2008. Petunjuk Praktikum Fitokimia I. Purwokerto : Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Depkes RI. 1985. Cara Pembuatan Simplisia. Jakarta : Depkes.

_______¬__. 1986. Sediaan Galenika. Jakarta : Depkes RI.

_________. 1987. Materia Medika. Jakarta : Depkes RI.

_________. 1987. Analisis Obat Tradisional jilid I. Jakarta : Depkes RI.

_________. 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta : Depkes RI.

_________. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Cetakan pertama. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Dewi, dkk. 2007. Deteksi Virus avian Influenza Subtipe H5 pada Kucing jalanan (Felis silvestris catus) di Wilayah Kota Bandung. Bandung: FKH Universitas Airlangga.

Fadilah A., dan Polana A. 2005. Aneka Penyakit Pada Ayam dan Cara Mengatasinya. Jakarta: Agromedia Pustaka

Geo F, B. Janet S, B. dan Stephen A, M. 2005. Mikrobiologi Kedokteran Edisi Pertama Bahasa Indonesia. Penerjemah dr. Nani Widorini. Jakarta: Salemba medika

Harborne, J.B. 1987. Metode Fitokimia, Penuntun Dan Cara Menganalisis Tumbuhan edisi ke-dua. Terjemahan Kosasih Padmawinata dan Iwang Soediro. Penerbit ITB: Bandung

Katzung, B.G. 2004. Farmakologi Dasar dan Klinik Edisi Delapan. Bagian farmakologi fakultas kedokteran universitas airlangga. Penerjemah dan editor. Terjemahan dari: Basic & Clinical Pharmacology Eighth Edition.

Kuswandi, M., et al.. 2008. Uji Daya Antiviral Infus Biji Srikaya ( Annona Squamosa L ) Pada Embrio Telur Ayam Dengan Virus Newcastle Disease (NDV) hal 1-3. [terhubung berkala ]. (http://farms–area.blogspot.com/2008/07/uji-daya- antiviral-biji-srikaya.html.) [diakses 12 maret 2010]

Markham, K. R. 1988. Cara mengidentifikasi flavonoid. Terjemahan dari: Technique of Flavonoids Identification. Bandung: ITB

Orazov, Oleg E., Nikita, and Valentine S., 2005. Polyphenolic Compounds From The Some Species Of Geranium L. As An Immunostimulant Antiviral Agent At Cucurbitaceae Cultures. Institute of Biology Russian Academy of Sciences, (http://www.4iirc.com) [diakses 3 April 2010).

Prayogi, B. A, 2009. Aktivitas Antivirus Ekstrak Etanolik Daun Tapak Liman (Elephantopus secaber L.) terhadap Virus Newcastle Desease dan Profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT) [skripsi]. Purwokerto : Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Pujowati, P. 2006. Pengenalan Ragam Tanaman Lanskap Asteraceae (Compositae). Laporan praktikum tanaman dan system ruang terbuka hijau. Sekolah paska sarjana departemen arsitektur lanskap fakultas pertanian institute pertanian bogor. http://freewebs.com/arl_ipb_2006 [05 Mei 2010]

Robinson, T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Terjemahan Kosasih Padmawinata. Bandung: ITB

Radji, M., 2006. Avian Influenza (H5N1) Patogenesis, Pencegahan dan Penyebaran Pada Manusia. Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi Departemen Farmasi FMIPA-UI. (http://jurnal farmasi.ui.ac.id/pdf/2006/v03n02/maksum0302.pdf) [Diakses pada tanggal 3 Februari 2010]

Sardjito, R., dkk. 2002. Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran Edisi Revisi. Jakarta : Binapura Aksara.

Sastrohamidjojo, H. 2002. Kromatografi. Yogyakarta : Liberty.

Stahl, E. 1985. Analisis Obat secara Kromatografi dan Mikroskopi. Bandung : ITB.

Syahrurchman, A., dkk. 1994. Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran Edisi Revisi. Jakarta : Binapura Aksara


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v7i3.570

ISSN: 2579-910X