PENGARUH PENGGUNAAN AMILUM SINGKONG PREGELATINASI SEBAGAI BAHAN PENGHANCUR TERHADAP SIFAT FISIK TABLET ASPIRIN

Dwi Rahayuningsih, Agus Siswanto, Suparman Suparman

Abstract


ABSTRAK

Bahan penghancur ditambahkan pada kebanyakan fomula tablet untuk memudahkan pecah atau hancurnya tablet ketika kontak dengan cairan saluran pencernaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan amilum singkong pregelatinasi sebagai bahan penghancur terhadap sifat fisik tablet aspirin. Dalam penelitian ini dibuat 6 formula dengan bahan penghancur yang berbeda yaitu 3 formula menggunakan amilum singkong pregelatinasi dengan konsentrasi F1 5%, F2 10% dan F3 15% dan 3 formula lagi menggunakan amilum singkong dengan konsentrasi yang sama dengan amilum singkong pregelatinasi. Tablet dibuat dengan metode cetak langsung. Tablet yang dihasilkan diuji sifat fisiknya yaitu sifat alir granul, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa amilum singkong pregelatinasi menghasikan sifat fisik tablet yaitu waktu alir granul lebih cepat, kekerasan tablet lebih besar, kerapuhan tablet lebih kecil dan waktu hancur lebih lama dibandingkan amilum singkong.

Kata kunci: Aspirin, Amilum Singkong Pregelatinasi, Bahan Penghancur

ABSTRACT

Disintegrant is added to most tablet formulation to facilitate a breakup or disintegration of the tablet when it contact with water in the gastrointestinal tract. The aim of this research was to know the influence of use pregelatinized tapioca starch as disintegrants on physical characteristic of aspirin tablets. Sixth formulas of aspirin tablets were made by disintegrants concentration different are three formulas use pregelatinized tapioca starch by concentration F1 5%, F2 10% dan F3 15% and the others three formulas use tapioca starch by concentration is same with pregelatinized tapioca starch. Tablets were made by direct compression method. The tablets produced were tested physical characteristic (fluidity of granule, uniformity of weight, tablets hardness, friability and disintegration time). The result of research showed that pregelatinized tapioca starch yield physical characteristic of tablets fluidity of granule quicker, tablet hardness higher, friability smaller and disintegration time longer compared to tapioca starch.

Keywords: Aspirin, Pregelatinized Tapioca Starch, Disintegrants

References


Agoes, G.2006. Pengembangan Sediaan Farmasi. Bandung: ITB

Ansel, HC. 1989. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi Ed ke4.Penerjemah, Farida. Jakarta : UI press. Terjemahan dari:Introduction to pharmaceutical Dosage forms

Depkes RI, 1979. Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan RI

__________, 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan RI

Effionora, A. 2004. Kemampuan Pregelatinasi Pati Singkong Mensubstitusi Mikrokristal Selulosa Sebagai Eksipien Tablet yang dibuat Dengan Cara Cetaklangsung.. Abstrak..(http://www.digilib.ui.ac.id 19 november 2009)

Hastuti, M. 2008. Pengaruh PerbedaanSuhu Dalam Pembuatan Amilum singkong Pregelatinasi Terhadap Sifat Fisik Tablet Chlorpheniramin Maleat Secara Kempa Langsung. Skripsi.Fakultas Farmasi universitasMuhammadiyah Surakarta.

Juheini, et al. 2004. Pengaruh kandunganPati Singkong Terpregelatinasi terhadap Karakteristik Fisik Tablet Lepas Terkontrol Teofilin.Majalah Ilmu Kefarmasian Vol.1.No.1, 21-26.

Lachman L., Herbert A.L., and Joseph L.K. 1994. Teori Dan Praktek Farmasi Industri Ed ke3.Penerjemah : Siti Suyatmi.Jakarta :UI Press. Terjemahan dari: The Theory and Practice of Industrial Pharmacy

Sulaiman,T.N.S. 2007. Tekhnologi Formulasi Sediaan Tablet.Yogyakarta: Laboratorium Tekhnologi Farmasi UGM

Soebagyo, S.S.,1994. AmilumTermodifikasi Sebagai Bahan Penolong Tablet Cetak Langsung Parasetamol. Majalah farmasi indonesia 5 (4), 147-153.

Tan, H.T, dan Rahardja, K. 2002. Obat-obat Penting. Jakarta PT elex media komputindo

Wicaksono, A. 2008. Suksinilasi Pati Singkong Pregelatinasi sebagai penghancur dan Pengikat pada tablet Amoxicillin. Skripsi.Depok: UI

Voight, R. 1995. Pelajaran Tekhnologi Farmasi ed ke5. Penerjemah Noerono. Yogyakarta: UGM Press. Terjemahan dari: Lehrguch Der Pharmazeutischen Technologi

Wade A, Weller J.1994. Hand Book Of Pharmaceutical Excipients. Second edition. London: American Pharmaceutical Association Society of Great Britain.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v7i3.572

ISSN: 2579-910X