Optimasi Proses Pembuatan dan Karakterisasi Fisik Niosom Sinkonin

Hariyanti Hariyanti, Sophi Damayanti, Sasanti Tarini

Abstract


Sinkonin praktis tidak larut dalam air, sedikit larut dalam kloroform dan alkohol. Hal ini berdampak pada rendahnya penetrasi transfollicular sinkonin, karena hanya bahan aktif hidrofilik yang mampu melewati hair follicle. Dengan demikian dibutuhkan satu sistem penghantaran yang mampu menurunkan hidrofobisitas sinkonin untuk meningkatkan penetrasi sinkonin ke follicle. Niosom merupakan vesikel ampifilik dengan struktur lapisan rangkap yang terbentuk dari hidrasi kombinasi surfaktan nonionik dan kolesterol yang mampu menurunkan hidrofobisitas sinkonin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan proses pembuatan niosom sinkonin yang optimum. Pembuatan niosom sinkonin diawali dengan menentukan temperatur gelasi (Tg) dari span 60 dengan Differential Scanning Calorimetry (DSC), kemudian dilanjutkan dengan optimasi proses meliputi: optimasi kecepatan rotavapor pembentukan film lapis tipis, temperatur hidrasi, kecepatan rotavapor hidrasi, waktu hidrasi, dan waktu sonikasi. Karakteristik vesikel niosom yang optimal meliputi: ukuran partikel dan indeks polidispersitas dengan menggunakan Particle Size Analized (PSA) serta efisiensi penjeratan sinkonin dengan menggunakan KCKT. Temperatur gelasi (Tg) span 60 45±2 oC, kecepatan rotavapor pembentukan film lapis tipis niosom 210 rpm, temperatur hidrasi 55±2 oC, kecepatan rotavapor hidrasi 210 rpm, waktu hidrasi 20 menit, waktu sonikasi suspensi niosom 1 menit. Ukuran vesikel yang diperoleh adalah 100–200 nm, indeks polidispersitas 0,2–0,4 dan efisiensi penjeratan niosom sinkonin 84,49±0,0025%. Proses pembuatan niosom sinkonin memiliki pengaruh besar terhadap hasil ukuran vesikel dan efisiensi penjeratan niosom sinkonin.


Keywords


optimasi proses pembuatan niosom; sinkonin; sinkonin niosom

References


Auda, S.H., Fathalla, D., Fetih., G., El-Badry, M., Shakeel, F. 2016. Niosomes as transdermal drug delivery system for celecoxib: in vitro and in vivo studies. Polymer Bulletin, 73:1229–1245.

Dragicevic, N., Maibach, H.I. (ed). 2015. Maibach, H.I. 2015. Percutaneous Penetration Enhancers Chemical Methods in Penetration Enhancement: Modification of the stratum corneum. Heidelberg: Springer-Verlag.

Ghanbarzadeh, S., Khorrami, A., Arami, S. 2015. Nonionic surfactant-based vesicular system for transdermal drug delivery. Drug Delivery, 22(8):1071-1077.

Kurmi, B.D., Tekchandani, P., Paliwal, R., Paliwal, S.R. 2017. Transdermal drug delivery: opportunities and challenges for controlled delivery of therapeutic agents using nanocarriers. Current Drug Metabolism, 18(5):481-495.

Marianecci, C., Marzio, L.D., Rinaldi, F., Celia, C., Paolino, D., Alhaique, F., Esposito, S., Carafa, M. 2013. Niosomes from 80s to present: The state of the art. Advances in Colloid and Interface Sciences, 205:187–206.

Manosroi, A., Wongtrakul, P., Manosroi, J., Sakai, H., Sugawara, F., Yuasa, M., Abe M. 2003. Characterization of Vesicles Prepared With Various Non-ionic Surfactants Mixed with Cholesterol. Colloids and Surfaces B: Biointerfaces, 30:129-138.

Marwah, H., Grag, T., Goyal, A.K., Rath, G. 2016. Permeation enhancer strategies in transdermal. Drug Delivery, 23(2):564-578.

Mink, L., Ma, Z., Olsen, R.A., James, J.N., Sholl, D.S., Mueller, L.J., dan Zaera, F. 2008. The physico-chemical properties of cinchona alkaloids responsible for their unique performance in chiral catalysis. Topics in Catalysis, 48:120–127.

Moghassemi, S., Hadjizadeh, A. 2014. Nano-niosomes as nanoscale drug delivery systems: An illustrated review. Journal of Controlled Release, 185:22–36.

Moghassemi, S., Hadjizadeh, A., Omidar, K. 2017. Formulation and characterization of bovine serum albumin-loaded niosome. AAPS PharmSciTech, 18(1):27-33.

Wosicka, H., Cal, K. 2009. Targeting to the hair follicles : current status and potential. Journal of Dermatological Sciences, 57:83-89.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/pharmacy.v16i2.5841

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-910X