IDENTIFIKASI CEMARAN LOGAM TIMBAL DALAM MAINAN GIGITAN BAYI YANG BEREDAR DI PURWOKERTO DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM.

Asih Mahmudah Sanusi, Wranti Sri Rahayu, Pri Iswati Utami

Abstract


ABSTRAK

Timbal (Pb) adalah zat xenobiotik yang asing bagi tubuh, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan timbal biasa digunakan dalam formulasi cat dan mainan anak-anak. Selain itu timbal juga digunakan di berbagai industri seperti industri baterai, paduan logam (alloy), sarung kabel, amunisi, tinta cetak, zat warna/pigmen, stabilisator pada plastik polivinil klorida, keramik dan gelas kristal
Telah dilakukan penelitian kandungan cemaran timbal pada mainan gigitan bayi (teether) yang beredar di daerah Purwokerto, dengan metode spektrofotomeri serapan atom. Dekstruksi yang digunakan adalah dengan dekstruksi basah mengunakan campuran H2SO4 dan HNO3. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling .
Dari validasi metode diperoleh nilai r = 0,995, RSD = 1,904 %, LOD = 0,32 ppm, LOQ = 1,09 ppm dan nilai recovery = 121,45 ±5,60 %. Dari semua sampel mainan gigitan bayi tidak ditemukan adanya kandungan logam Pb.

References


Ardyanto,D. 2005. Deteksi Pencemaran Timah Hitam (Pb) Dalam Darah Masyarakat Yang Terpajan Timbal (Plumbum). JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: VOL. 2, No 1. P. 67 – 76

Aziz, V. 2007. Analisis Kandungan Sn, Zn, dan Pb Dalam Susu Kental Manis Kemasan Kaleng Secara Spektrofotometri Serapan Atom [skripsi]. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Kimia dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia.

Darmono. 1995. Logam Dalam Sistem Biologi Mahkluk Hidup. Jakarta: UI-Press

Esvandiary, J., Maria F.S.U,dan Yosef.W. 2006. Efek Analgetik dan Efek Anti Inflamasi Beta Karoten pada Mencit [skripsi]. Yogyakarta: Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

Girsang, W. 2009. Dampak Negatif Penggunaan Pestisida [skripsi]. Pematangsiantar: Fakultas pertanian, Universitas Simalungun Pematangsiantar

Harmita. 2004. Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian,Vol. 1.

http://iptek.net/index.php.htm, diakses pada 21 November 2009

Kopkar, S.M. 2002. Konsep Dasar Kimia Analitik. Jakarta: UI-Press

Mille, C.J dan Miller, NJ. 1991. Statistik Untuk Kimia Analisis, Edisi II (terjemahan). Bandung: ITB

Mutiatikum, D. D., Isnawati, A., & Raini, M., 1993. Pengembangan Metode Analisis Logam Berat (Pb) dengan cara AAS. Cermin Dunia Farmasi. No: 16. p.31-34

Nova, T. 2008. Perbandingan Antara Aktivitas Antioksidan Perasan Wortel Import Dengan wortel Lokal Secara In-Vitro [skripsi]. Purwokerto: Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Palar,H. 1994. Pencemaran Dan Toksikologi Logam Berat. Jakarta: PT Rineka Cipta

Pescok, L., Robert S. L., Donald, C., Thomas, Mc’William, G. & Ian. 1997, Modern Methods of Chemical Analysis second edition, Canada, John Wiley & sons, Inc. p. 260-263

R. Setiadi,B.Sarwono. 2007. Tanaman Obat Keluarga. Jakarta: PT. Samarinda Utama

Rukmana, R. 1995. Bertanam Wortel. Yogyakarta: Kasinus

Sinaga.S.M.2004.Perspektif Pengawasan Makanan Dalam Kerangka Keamanan Makanan dan Untuk Meningkatkan Kesehatan.Sumatra Utara:USU digital library

Widayanti, W.2004. Pengaruh Tempat dan Waktu Penyimpanan terhadap Kadar Logam PB dan Cd pada Wortel ( Daucus carrot, L ) dan selada ( Lactuca sativa , L ) dengan Metode Spektrofotometri Serapan Atom [skripsi]. Universitas Islam Indonesia:Jogjakarta

Widianarko, B, 1997, Pencemaran Lingkungan Mengancam Keamanan Pangan . http : // www.kompasOnline.Com/apakabar/basisdata/1997/09/11...


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v7i3.585

ISSN: 2579-910X