IDENTIFIKASI ETANOL HASIL FERMENTASI SENTE (Alocasia macrorrizha (L.)G.Don), SENTE WULUNG (Alocasia indica (Lour.) Koch) DAN KIMPUL (Xhantosoma nigrum (Vell.) Mansf)

Shella Diana Oktaviani, Sabikis Sabikis, Dwi Hartanti

Abstract


ABSTRAK

Sente, sente wulung dan kimpul banyak mengandung karbohidrat.Fermentasi sente, sente wulung dan kimpul dapat dijadikan salah satu alternatif bahan bakar nabati. Tujuan penelitian ini adalah produksi etanol secara fermentasi dengan bahan baku sente, sente wulung dan kimpul dan melakukan validasi metode identifikasi etanol secara spektrofotometri UV-Vis serta membandingkan kadar etanol yang dihasilkan masing-masing sampel. Penelitian ini menggunakan metode fermentasi anaerobik untuk menghasilkan etanol.Uji kualitatif terhadap hasil fermentasi sampel meliputi etanol, metanol, asetaldehid, aseton dan asam asetat.Kadar etanol hasil fermentasi ditetapkan secara spektrofotometri UV-Vis dengan mikrodifusi menggunakan alat cawan Conway.Metode spektrofotometri UV-Vis dilakukan validasi dengan mencari nilai presisi, akurasi, LOD, LOQ dan linieritas untuk memastikan identifikasi etanol dapat digunakan dalam menetapkan kadar hasil fermentasi sente, sente wulung dan kimpul. Penelitian ini menghasilkan etanol ditandai dengan uji kualitatif reaksi iodoform positif. Validasi spektrofotometri UV-Vis menyimpulkan metode ini valid digunakan untuk penetapan kadar etanol dengan alat cawan conway. Sente, sente wulung dan kimpul menghasilkan etanol yang sebanding.

Kata kunci : Fermentasi, cawan Conway, Etanol, Sente, Sente Wulung dan Kimpul.

ABSTRACT

Sente, sente wulung and kimpul contains carbohydrates. Fermentation of sente, sente wulung and kimpul can be used as an alternative biofuel. The purpose of this research are to produce the ethanol by fermentation from sente, sente wulung and kimpul, validate the identification methods of ethanol by UV-Vis Spectrophotometry and compare the levels of ethanol produced each sample. This study uses an anaerobic fermentation to produce ethanol. Qualitative test of results of fermentation are ethanol, methanol, acetaldehyde, acetone and acetic acid. Determination of ethanol content used UV-Vis Spectrophotometry instrumens by microdiffusion with Conway dish. UV-Vis Spectrophotometric method is validated by finding the value of precision, accuracy, LOD, LOQ and linearity. The result will be used to ensure the identification of ethanol, and then determine fermentation levels of sente, sente wulung and kimpul. This research is producing ethanol marked by a positive iodoform reaction. Validation UV-Vis Spectrophotometry conclude this method is valid for determination of ethanol through Conway dish instrument. Sente, sente wulung and kimpul to produce ethanol equivalent.
Keywords: Fermentation, Conway dish, Ethanol, Sente, Sente Wulung dan Kimpul
.

References


Anonim.1979. Farmakope Indonesia edisi III.Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Anonim.1995. Farmakope Indonesia edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Anonim. 2008. Klasifikasi Sente. http://www.plantamor.com/index.php?plant=64. Diakses tahun 2010.

Anonim.2008. Tanaman Obat. http://tanamanobat.org/475/kimpul/. Diakses tahun 2010.

Anonim. 2006. Kandungan Gizi. http://azaima.tripod.com/kandungan gizi/id2.html.Diakses tahun 2010.

Backer CA, Van den Brink RCB. 1968. Flora of Java. Vol III. Woltrers Noordhoff, N. V Groningen. The Netherlands.

Day & Underwood. 1994. Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik. Jakarta;EGC.

Fardiaz, S. 1992. Mikrobiologi Pangan I. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Frazier, W. C dan W. C. Westhoff. 1978. Food Microbiology. New Delhi, India : Mc Graw Hill Publishing Co. Ltd

Harmita, 2004.Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Jakarta. Departemen Farmasi FMIPA-UI.

Jamil, Musanif. 2008. Bio- Etanol. http://www.kalamsalman.org/html/modulfile.php?page=YXJ0aWtlbA=&Aartikel_id=1.

Judoamidjojo, M., A.A. Darwis, dan E. G. Sa’id. 1992. Teknologi Fermentasi. Edisi I Cetakan I. Rajawali Press. Jakarta.

Kuswanto, Kapti Rahayu.1986. Pembuatan Brem Padat dari Beberapa Bahan Berpati,laporan penelitian proyek PPT-UGM, 5, 7, 8. Yogyakarta;Fakultas Teknologi Pertanian UGM.

Kartika, B.,A.D. Guritno, D. Purwadi, D. Ismoyowati. 1992. Petunjuk Evaluasi Produk Industri Hasil Pertanian. PAU Pangan dan Gizi. Yogyakarta: UGM.

Khopkar SM. 2008. Konsep Dasar Kimia Analitik. Jakarta; UI Press.

Kusumastuti, Tri C. 2007. Singkong Sebagai Salah Satu Sumber Bahan Bakar Nabati. Yogyakarta: Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada.

Laila, Siti dan Bagod Sudjadi.2007.BIOLOGI Sains dalam Kehidupan. Yudhistira Ghalia. Indonesia.

Liesbetini, Hartono dan Ibrahim Sastramihardja. 1987. Pembuatan Etanol Dengan Immobilized Cell Saccharomyces cerevisiae Dan Bahan Baku Molase Di Reaktor Unggun Terfluidakan.Naskah Seminar Teknologi Fermentasi.PAU Bioteknologi ITB. Bandung.

Mulja, M., and Suharman. 1995. Analisis Instrumental. Surabaya. Airlangga University Press.

Pollet , A., dan Nasrullah .1994. Penggunaan Metode statistik untuk ilmu Hayat.Yogyakarta : Universitas Gajah Mada Press.p. 49

Sastrohamidjojo, H. 2007. Spektroskopi.Yogyakarta : Liberty. Hal.64-72.

Stark, W. H. 1954. Alcoholic Fermentation Of Grain, dalam: Industrial Fermentation, L. A. Underkofler dan R. J. Hickey (ed), volume 9, Chemical Publishing Co INC, New York.

Stolman, A. 1960.Toxicology Mechanisms and Analytical Methods.New York and London: Academic Press.

Widayati, E. dan Y. Widalestari. 1996. Limbah Untuk Pakan Ternak PT. Trubus Agrisarana. Surabaya.

Widia, Sri. et al. 2001. Biokimia Eksperimen Laboratorium. Jakarta: Widya Medika.

Wirahadikusumah, M. 1985. Biokimia,Metabolisme Energi, Karbohidrat, dan Lipid. Bandung: Penerbit ITB.

Yap, Y. Y. 1989. Isolasi dan Identifikasi Alkohol Hasil Fermentasi Ketan Hitam, Ketan Putih (Oryza sativa var. glutinosa), Beras Merah, Beras Putih (Oryza sativa L.)Skripsi. Yogyakarta: UGM.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v8i1.594

ISSN: 2579-910X