DAYA REPELAN GEL MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA ( Cananga odorata ( Lmk ) Hook.f & Thoms ) DALAM BASIS CMC Na,TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti

Emi Rahma Wulandari, Indri Hapsari, Dwi Hartanti

Abstract


ABSTRAK

Minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata ( Lmk ) Hook.f & Thoms) mempunyai aktvitas sebagai repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penggunaaan secara langsung pada kulit kurang efektif dan khasiatnya kurang maksimal karena sifat minyak atsiri yang mudah menguap, sehingga perlu diformulasikan dalam bentuk gel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi CMC Na terhadap sifat fisik dan efektifitas minyak atsiri bunga kenanga sebagai repelan nyamuk Aedes aegypti. Minyak atsiri diperoleh dengan destilasi uap air. Dalam penelitian ini dibuat tiga formula gel minyak atsiri bunga kenanga dengan konsentrasi CMC Na 3%, 4%, 5%. Gel minyak atsiri bunga kenanga ini digunakan untuk uji sifat fisik gel ( pH, viskositas, homogenitas, daya sebar, daya lekat ) dan uji daya repelan dilakukan dengan memasukan tangan naracoba dalam sangkar dengan interval waktu 5 menit dan waktu pemaparan 30 detik. Data analisis hasil uji daya sebar, daya lekat dan daya repelan nyamuk dianalisis dengan anova satu arah, data hasil uji viskositas dianalisis dengan uji anova dua arah dengan taraf kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji BNT. Analisis uji korelasi dilanjutkan dengan regresi pada taraf kepercayaan 95% untuk mengetahui hubungan viskositas gel dengan daya repelan gel minyak atsiri bunga kenanga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi CMC Na berbanding terbalik dengan daya sebar tapi berbanding lurus dengan daya lekat, viskositas dan daya repelan gel minyak atsiri bunga kenanga.

Kata kunci : Minyak atsiri bunga kenanga, gel, CMC Na, repelan, Aedes aegypti.

ABSTRACT

Volatile oil of cananga (Cananga odorata (Lmk ) Hook.f & Thoms) flower has an activity as repelant against Aedes aegypti. It is less effective if it is used immediately because it will be vapor easily in the air, so it is formulated into gel. This research was aimed to know the effect of concentration variation of CMC Na toward its physically characteristic and repellency against Aedes aegypti. Volatile oil was taken by distillation method. This research was held by making three formulas with different concentration of CMC Na, they are 3%, 4%, 5%. Analyzed parameters are physically characteristic ( pH, viscosity, homogeneity, dispersive and adhesive) and repellency. The result of dispersive, adhesive and repellency was analysed by one way anova test, viscosity was analysed by univariate with 95% significance level continued by least significant defference (LSD Test ). Corelation and regresion with 95% significance level was done to know the relation of gel, viscosity with repellency gel of cananga flower volatile oil. The result of this research showed that concentration of CMC Na opposite- proportional with dispersive ability but directly proportional with adhesive ability, viscosity and repellancy of cananga flower volatile oil gel.

Key words : Volatile oil of cananga flower (Cananga odorata (Lmk) Hook.f &Thoms ), gel, CMC Na, repellant, Aedes aegypti.

References


Afidah N. 2008. Formulasi Gel Kompleks Inklsi Meloksikam Β-Siklodekstrin Dengan Basis Aqupec HV505 [skripsi]. Purwokerto : Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

American Academic of Pediatric, 2003. The insect repellent DEET. http://www.epa.gov/pesticides/ factsheets/chemicals/deet.htm.

Brodjonegoro, Sakti ronggowardhana. 2006. Uji Repelan Kombinasi Ektrak Bunga Kenanga ( Canangium odoratum BAILL) dan DEET Bentuk Cair terhadap Nyamuk Aedes aegypti di laboratorium [Skripsi]. Jogjakarta : UGM

Depkes RI. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat . Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia

.1987.Analisis Obat Tradisional jilid I. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Fajriah, Unik. 2009. Formulasi Lotion Ekstrak Herbal Tali Putri ( Cuscuta australis r.Br ) dan aktivitas antioksidan secara in vivo [ Skripsi ].Purwokerto : UMP

Ibnu FS et al. 2008. Uji Aktivitas Gel Sari Daun Nanas (Ananas comosus L. Mer) Sebagai Obat Luka Bakar.[laporan penelitian]. Universitas Islam Sultan Agung: PIMNAS XXI.

Jufri M et al. 2006. Uji Stabilitas Sediaan Mikroemulsi Menggunakan Hidrolisat pati (DE 35-40) Sebagai Stabilizer, Majalah Ilmu Kefarmasiaan Vol. III No.1 Jakarta : Universitas Indonesia.

Kardinan, Agus. 2007. Potensi Selasih sebagai Repellent terhadap Nyamuk Aedes aegypti. Bogor: BalitJurnal Litt Vol. 13 NO. 2, Juni 2007 : 39 - 42

Octavia, Winda Noer. 2009. Uji Daya Tolak Minyak Kenanga ( Cananga oederete Ball ) Terhadap Hinggapa Nyamuk Aedes aegypti. Semarang: Universitas Islam Sultan Agung.

Octaviana, Vita.2009. Pengaruh Olesan Tumbukan Bunga kenanga ( Cananga odorata ) Terhadap Hinggapan Nyamuk Aedes aegypti. Semarang: Universitas Islam Sultan Agung

Voight R. 1995. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Edisi ke-5.Yogyakarta: Gadjah Mada Unversity Press.

Vina, 2006. Optimasi Formula dan Kontrol Kualitas Gel Repelan Minyak Atsiri Sereh (Cymbopogon sp) dengan CMC Na dan Polietilenglikol 400 Sebagai geling agent. [skripsi]. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma

Wade A,P.J.Waller, 1994. Handbook of pharmaceutical excipient, 2nd ed, London : The pharmaceutical press

Yuliani, Hartati Sri. 2005. “Optimasi dan Kontrol Kulaitas Gel Repelan Minyak Atsiri Sereh Jawa: Tinjauan terhadap basis Karboksimetilselulosa” Yogyakarta: majalah farmasi Indonesia, 16(4), 2005 :197-203

Yulianto, Rohmad Hadi. 2006. Perbandingan Efektifitas Repelan Ektrak Kenanga (Canangium odoratum Baill.) dan DEET dalam bentuk cair terhadap Nyamuk Aedes aegypti [skripsi]. Jogjakarta : UGM


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v8i1.600

ISSN: 2579-910X