EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PENYAKIT PNEUMONIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PURBALINGGA

Fendi Nugroho, Pri Iswati Utami, Ika Yuni Astuti

Abstract


ABSTRAK

Pneumonia dapat terjadi sepanjang tahun yang merupakan salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi pada anak-anak dan orang dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pasien pneumonia yang meliputi umur dan jenis kelamin pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Purbalingga dan mengetahui gambaran penggunaan antibiotik serta kesesuaian penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia yang meliputi jenis antibiotik, ketepatan dosis antibiotik, cara pemberian antibiotik, dan lama pemberian antibiotik di Rumah Sakit Umum Daerah Purbalingga yang dibandingkan dengan Standar Pelayanan Medik dari Rumah Sakit Umum Daerah purbalingga dan Standar Pelayanan Medik dari Ikatan Dokter Indonesia.
Penelitian ini bersifat deskriptif non analitik, dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan alat kartu rekam medik pasien dan diperoleh 132 kasus untuk pasien pneumonia.
Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah pasien anak lebih bayak dibandingkan dengan pasien dewasa yaitu 84 pasien anak (63,64%) dan 48 pasien dewasa (36,36%), untuk jenis kelamin pasien laki - laki lebih banyak dibandingkan pasien perempuan yaitu 70 pasien laki - laki (53,03%) dan 62 pasien perempuan (46,97%). Jenis antibiotik yang digunakan pada pasien pneumonia di Rumah Sakit Umum Daerah Purbalingga yaitu untuk ampisilin, amoksisilin, ciprofloksasin,sefadroxil, eritromisin, gentamisin, dan kotrimoksazol. Durasi rawat inap terbanyak yaitu 5 hari. Jenis antibiotik pada pasien anak tidak sesuai dengan Standar Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Daerah Purbalingga dan 65,48% sesuai dengan Standar Pelayanan Medik dari Ikatan Dokter Indonesia dan selanjutnya pada pasien dewasa 87,5 % sesuai dengan Standar Pelayanan Medik Ikatan Dokter Indonesia. Lama perawatan yang dibandingkan dengan Standar Pelayanan Medik Ikatan Dokter Indonesia yaitu 40,48 % sesuai standar prosedur serta untuk cara pemberian tidak dapat dianalisis kesesuaiannya.

Kata kunci: Antibiotik, Pneumonia, Pasien Rawat Inap, RSUD Purbalingga

ABSTRACT

Pneumonia can occur throughout the year which is one of the highest cause of death in children and adults. The purpose of this study is to determine the characteristics of pneumonia patients that includes age and sex of patients at the Regional General Hospital Purbalingga and know the description of the use of antibiotics and the appropriateness of antibiotic usage in patients with pneumonia, including antibiotics, dosage precision of antibiotics, route of administration of antibiotics, and duration of antibiotics in Purbalingga Regional General Hospital are comparable to the Medical Care Standard from Purbalingga Regional General Hospital and Medical Service Standards from the Indonesian Doctors Association.
This study is a non-analytical descriptive, and data collection was conducted retrospectively by using patient's medical record cards and 132 cases for the patient's pneumonia.
From the results of this study indicate that the number of pediatric patients is more stout than the adult patient are 84 child patients (63.64%) and 48 adult patients (36.36%), for sex male patient - more male than female patients is 70 male patients - male (53.03%) and 62 female patients (46.97%). Types of antibiotics used for pneumonia patients in Regional General Hospital Purbalingga is ampicillin, amoxycillin, ciprofloksasin, sefadroxil, erythromycin, gentamicin, and cotrimoxazole. Duration of hospitalization most of 5 days. Type of antibiotics in child patients 100% not in accordance with Standards of Medical Care District General Hospital Purbalingga and 65,48% accordance within Indonesia Doctors Association and then 87.5% in adult patients within their Standards of Medical Service from the Indonesia Doctors Association. Length of treatment compared with the Standard of Medical Service from the Indonesian Doctors Association is 40.48% according to standard procedures, and procedures for how the provision can not be in conformance analysis.

Key words: Antibiotics, Pneumonia, Inpatient, Hospital Purbalingga

References


Anonim. 2008. ISO Farmakoterapi. Jakarta: PT. ISFI.

Anonim. 2008. Informatorium Obat Nasional Indonesia. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Anonim. 2010. Efek Samping Obat. Yogyakarta : Farmakologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Asih Retno S, dkk. 2006. Pneumonia. Purwokerto (on-line), (http://www.pediatrik.com/ pkb/061022023132-f6vo140.pdf, diakses 3 Januari 2011)

Danusantoso, H. 2000. Ilmu Penyakit Paru. Jakarta: Hipokrates.

Gondodiputro, Sharon, dr. Mars. 2007. Bahaya Tembakau Dan Bentuk-Bentuk Sediaan Tembakau. Purwokerto (on-line), (http// resources.unpad.ac.id/ unpad-content/ uploads/ publikasi_dosen /Rokok.PDF, diakses 15 Januari 2011).

Misnadiarly. 2008. Penyakit Infeksi Saluran Napas Pneumonia pada Anak, Orang dewasa, Usia Lanjut Edisi 1. Jakarta: Pustaka Obor Populer.

Muttaqin, A. 2008. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta: Salemba Medika.

Nurkhasan. 1998. Standar Pelayanan Medis Edisi 3. Jakarta : Pengurus Besar IDI.

Sibuea, Marulam M.P. dan S.P. Gultom.2005. Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Siregar, P.J.T. 2003. Farmasi Rumah Sakit Teori & Terapan. Jakarta: EGC.

Tjay, T.H. dan Rahardja, K. 2007. Obat-Obat Penting. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Wahyono, Djoko, dkk. 2004. Pola pengobatan infeksi saluran pernapasan akut anak usia bawah lima tahun (balita) rawat jalan di Puskesmas I Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara tahun 2004. Purwokerto (on-line), (http://mfi.farmasi.ugm.ac.id/files/news/3._Pak_djoko.pdf, diakses 13 Januari 2011).


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v8i1.603

ISSN: 2579-910X