FORMULASI LOTION EKSTRAK RIMPANG BANGLE (Zingiber purpureum Roxb) DENGAN VARIASI KONSENTRASI TRIETANOLAMIN SEBAGAI EMULGATOR DAN UJI IRITASINYA

Adi Garnadi Rahman, Ika Yuni Astuti, Binar Asrining Dhiani

Abstract


ABSTRAK

Dilihat dari berbagai manfaat bangle, yaitu sebagai antibakteri dan antiinflamasi serta memiliki efek astringent, maka rimpang bangle sangat potensial untuk dikembangkan menjadi suatu sediaan farmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk formulasi lotion ekstrak etanol rimpang bangle dan menguji sifat fisik serta uji iritasinya terhadap kulit. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi. Penelitian menggunakan 3 formula dengan konsentrasi ekstrak rimpang bangle 6,75%, variasi konsentrasi trietanolamin yaitu 0,4%, 0,45%, dan 0,5% untuk formula I, II, dan III. Kontrol negatif menggunakan trietanolamin 0,5% tanpa ekstrak rimpang bangle. Lotion diuji sifat fisiknya meliputi uji pH, viskositas, homogenitas, kestabilan, daya sebar, dan daya lekat. Lotion kemudian diuji iritasinya dengan mengoleskan lotion pada 3 ekor kelinci yang di stripping dan 3 ekor kelinci non stripping. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA satu arah dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lotion ekstrak rimpang bangle 6,75% pada semua formula stabil secara fisik berdasarkan parameter pH, viskositas, homogenitas, kestabilan, daya sebar, dan daya lekat. Perbedaan konsentrasi trietanolamin ternyata tidak berpengaruh pada sifat fisik. Lotion ekstrak bangle dengan emulgator trietanolamin diketahui tidak mengiritasi kulit.

Kata kunci: ekstrak rimpang bangle (Zingiber purpureum Roxb), trietanolamin, lotion.

ABSTRACT

Based on the various benefit of bangle, anti-bacterial and anti-inflammatory effects and its astringent effect, the rhizome of bangle potential to be developed as a lotion.This research were aimed to formulate ethanolic extract of bangle rhizome lotion, examine its physical characteristic and also irritation test against the skin. Extraction was carried out by maceration method. Research used 3 formulas contain 6.75% bangle extract with variation of triethanolamine concentration, they were 0.4%, 0.45%, and 0.5% for formula I, II and III. Negative control used 0.5% triethanolamine without bangle rhizome extract. Lotion was examined physical characteristic (pH, viscosity, homogenity, stability, dispersive and adhesive). Lotion was also examined for irritation test by applying lotion on three stripping rabbits and on three non-stripping rabbits. Obtained data was analyzed using one way ANOVA with level of convidence 95%. Research result indicated that lotion of 6.75% bangle rhizome extract is physically stable based on the parameters of pH, viscosity, homogeneity, stability, dispersive, and adhesive. Triethanolamine concentration difference did not affect the physical properties. Extract lotion bangle with triethanolamine as the emulsifier be discovered did not irritate the skin.

Key words: bangle rhizome extract (Zingiber purpureum Roxb), triethanolamine, lotion.

References


Anonim, 1985. Cara pembuatan simplisia. Jakarta: Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan.

Anonim, 1986. Sediaan galenika. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Ayuningtiyas, D., 2008. Aktivitas minyak atsiri rimpang bangle (Zingiber cassumunar Roxb) terhadap pertumbuhan Malassezia furfur in vitro. Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. eprints.undip.ac.id/24398/1/(Nopember 2011).

Chairul dan Pratiwi, 2008. Uji efektivitas imunomodulator tiga Jenis Zingiberaceae secara in vitro melalui pengukuran aktivitas sel magrofag dan Kapasitas fagositosis. Biodiversitas, 13(44): 40-43.

Fajriyah, U., 2011. Formulasi lotion herba tali putri (Cuscuta australis R.br) dan aktivitas antioksidan secara in vitro. Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Ficker, C.E., Smith, M.L., Susiarti, S., Leaman, D.J., Irawati Ç., Arnason J.T., 2003. Inhibition of human pathogenic fungi by members of Zingiberaceae used by the the Kenyah (Indonesian Borneo). Journal of Ethnopharmacology, 85(2-3):289-293.

[FDA] Food and Drug Administration, 2003. Guidance for industry photosafety testing, pharmacology toxycology coordinating committee in the centre for drug evaluation and research (CDER) at the FDA, USA: New Hampsire Avenue.

Gad, S.C. dan Changelis, C.P., 1998. Acute toxicity testing. Ed ke-2. New York: Academic Press.

Gunardi, Raharjoyo. L., 2009. Profil kromatogram dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol rimpang bangle (Zingiber cassumunar Roxb) terhadap bakteri Escherichia coli in vitro. Media Medika Indonesiana, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang.

Hahn, G.S., Thueson. D.O., Quick. T.W., 1998. Formulations and methods for reducing skin irritation, United States Patent. 5,716,625.

Jufri, M., Anwar, E., Utami , P.M., 2006. Uji stabilitas sediaan mikroemulsi menggunakan hidrolisat pati (DE 35-40) sebagai stabilizer. Majalah Ilmu Kefarmasian, 3(1):8-21.

Lestari, T., 2002. Hand and body lotion: pengaruh penambahan nipagin, nipasol dan campuran keduanya terhadap stabilitas fisika dan efektifitasnya sebagai anti jamur. Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Gajah Mada.

Loomis, T.A., 1978. Toksikologi dasar, (terjemahan) Donatus, I.A. Edisi ke-3. Yogyakarta: IKIP Semarang Press.

Lu, F.C., 1995. Toksikologi dasar, asas, organ sasaran, dan penilaian resiko (terjemahan) Nugroho. Edisi Ke-2. Jakarta: UI-Press.

OECD, 2002. Acute toxicity: dermal irritation / Corrosion. http://www.oecd/ehs/test/monos.htm. Data diakses pada 19 Maret 2005.

Olson, C., 2000. Evaluation of the dermal irritancy of chemicals. Florida: CRS Press Inc.

Ozaki, Y., Kawahara, N., dan Harada, M., 1991. Anti-inflammatory effect of Zingiber cassumunar Roxb and its active principles. Chemical & Pharmaceutical Bulletin, 39(9):2353-2356.

Piromrat, K., Tuchinda, M., Geadsomnuig, S., Koysooko, R., 1986. Antihistaminic effect of "Plai" (Zingiber cassumunar Roxb.) on histamine skin test in asthmatic children. Siriraj Hospital Gazett, 38(4):251-256.

Rowe, R.C., Sheskey, P.J., Weller, P.J., Rowe, R., Sheskey, P., Weller, P. 2003. Handbook of pharmaceutical Excipients. Edisi ke-4. London: Pharmaceutical Press.

Vankar, P.S., Tiwari, V., Singh, L.W., dan Swapana, N., 2006. Antioxidant properties of some exclusive species of zingiberaceae family of manipur. EJEAF Che., 5(2):1318-1322.

Voight, R., 1995. Buku pelajaran teknologi farmasi, Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Wasitaatmadja, S.M., 1997. Penuntun ilmu kosmetik medik. Jakarta: Penerbit UI.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pharmacy.v10i1.780

ISSN: 2579-910X