EFEK IMUNOSTIMULATOR EKSTRAK ETANOL DAUN KATUK (Sauropus androgynus L Merr) TERHADAP AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG

Tresna Asih Santoso, Diniatik Diniatik, Anjar Mahardian Kusuma

Abstract


ABSTRAK

Phyllantus niruri (L) yang merupakan famili dari Euphorbiaceae diketahui memiliki efek imunostimulator. Tanaman katuk dan meniran merupakan anggota famili Euphorbiaceae, sehingga dimungkinkan memiliki kandungan senyawa yang hampir mirip. Daun katuk mengandung senyawa flavonoid yang dimungkinkan memiliki efek imunostimulator. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah ekstrak etanol daun katuk (Sauropus androgynus (L) Merr) memiliki efek imunostimulator terhadap aktivitas makrofag. Metode yang digunakan adalah metode fagositosis makrofag. Penelitian ini menggunakan mencit jantan galur swiss umur 2-3 bulan dengan berat badan 20-30 g dibagi menjadi 6 kelompok dan diberi ekstrak etanol daun katuk dengan dosis 35 mg/kg BB, dosis 70 mg/kg BB, 140 mg/kg BB, levamisol 2,5 mg/kg BB, stimuno 9,1 mg/kg BB dan kontrol negatif Na CMC 1% selama 7 hari. Pada hari ke-8 diinfeksi secara intraperitoneal dengan bakteri Staphylococus aureus 105. Analisis dilakukan menggunakan ANAVA satu arah dengan taraf kepercayaan 95%. Dari 100 sel makrofag yang memfagosit latex pada dosis 35 mg/kg BB rata-rata adalah 37,00, dosis 70 mg/kgBB rata-rata adalah 44,00, dosis 140 mg/kg BB rata-rata 49,67, stimuno 9,1 mg/kg BB rata-rata 57,67, dan levamisol 2,5 mg/kg BB rata-rata 62,00. Pada 100 sel jumlah latex yang difagosit makrofag pada dosis 35 mg/kg BB rata-rata adalah 73,00, dosis 70 mg/kg BB rata-rata 78,00, dosis 140 mg/kg BB rata-rata 84,33, stimuno 9,1 mg/kg BB rata-rata (91,67), dan levamisol 2,5 mg/kg BB rata-rata 93,00. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun katuk dosis 140 mg/kg BB memiliki efek imunostimulator.

Kata kunci: ekstrak etanol daun katuk (Sauropus androgynus L. Merr), fagositosis, makrofag, imunostimulator.

ABSTRACT

Phyllantus niruri (L) of Euphorbiaceae has stimulator effect. Katuk and meniran plants are the family of Euphorbiaceae so that it is possible to contain similiar coumpound. Katuk leaf contain flavonoid compound it is likely to have imunostimulator. The study was to determine if the ethanol extract of katuk leaf (Sauropus androgynus (L) Merr) has the imunostimulator towards macrophage activites. This is an experimental research used 2-3 month male mice of swiss type with 20-30 g. They were diveded into six groups and given ethanol extract of katuk leaf with certain dosages 35 mg/kg BB, 70 mg/kg BB, 140 mg/kg BB, levamisol 2.5 mg/kg BB, stimuno 9.1 mg/kg BB and negative control of Na CMC 1% in seven days. On the 8th day, they were infected intraperitoneally by giving 105 Staphylococus aureus bacteria. From 100 cel macrophage cell which latex was phagocytosis on dosage 35 mg/kg BB (37.00), dosage 70 mg/kg BB (44.00), dosage 140 mg/kg BB (49.67), stimuno 9.1 mg/kg BB (57.67), levamisol 2.5 mg/kg BB ( 62.00). The result from 100 cell of latex which was phagocyt dosage 35 mg/kg BB (73.00), dosage 70 mg/kg BB (78.00), 140 mg/kg BB (84.33) levamisol 2.5 mg/kg BB (93.00), stimuno 9.1 mg/kg BB (91.67). The result showed that on dosage 140 mg/kg BB have imunostimulator effect.

Key words: ethanolic extract of leaf (Sauropus androgynus (L) Merr), phagocytosis macrophage, imunostimulator cream.

References


Chiang, L.C., Ng, L.T., Chiang, W., Chang, M.Y., Lin, C.C., 2003. Immunomodulatory activities of flavonoids, momotertepoinds, triterpenoids, lridold glycosides and phenolic coumponds of plantago spesies. Planta Med., 69:600-604.

Djauzi, S., 2003. Perkembangan imunomodulator. Dipresentasikan pada Simposium Peranan Echinacea sebagai Imunomodulator dalam Infeksi Virus dan Bakteri, Hotel Borobudur, Jakarta, 24 Mei 2003.

Hegnauer, R., 1966. Chemotaxonomie der pflanzen. Holland: Universitat Leiden.

Mellawati, D., Sudarsono, Yuswanto, A., 2010. Pengaruh pemberian ekstrak zat pedas rimpang jahe emprit terhadap fagositosis makrofag pada mencit jantan yang diinfeksi dengan listeria monocytogenesis. Majalah Obat Tradisional, 15:112-120.

Srininigsih, Wibawa, A.E., 2006. Efek protektif pemberian ekstrak etanol herba meniran (Phyllantus niruri L) terhadap aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag peritonium tikus. Artocarpus, 6:91-96.

Wijayanti, M.A., 1996. Peranan makrofag dalam imunitas infeksi malaria: kajian kemampuan fagositosis dan sekresi reactive oxigen intermediates makrofag peritoneum mencit yang diimunisasi dan tidak diimunisasi in vitro. Tesis, Program Pasca Sarjana UGM.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v10i1.786

ISSN: 2579-910X