MEMBRAN KOMPOSIT CA-PS PEMISAH LIMBAH BATIK (RHODAMINE B) DENGAN “DEAD-END” MEMBRANE REACTOR

Rizka Ayusnika, Hendra Gunawan, Ismawati Ismawati, Muhammad Wisnu Nugroho, Rizki Nur Apriliani, Senny Widyaningsih

Abstract


ABSTRAK

Perkembangan teknologi membran sebagai unit pengolah limbah saat ini sangat pesat dan banyak digunakan dalam proses pemisahan, seperti limbah batik (rhodaminee B). Tujuan dari penelitian ini membuat membran komposit selulosa asetat dari limbah kulit pisang dengan polistirena dan mengetahui aplikasinya dalam proses pemisahan limbah batik (rhodaminee B). Metode pembuatan membran ini adalah inversi fasa, yaitu proses sebuah polimer diubah secara terkendali dari fasa cair ke fasa padat. Penelitian ini diawali dengan tahap pembuatan selulosa (nata de banana skin) melalui proses fermentasi oleh bakteri Acetobacter xylinum. Tahap kedua adalah proses asetilasi selulosa menjadi selulosa asetat. Tahap berikutnya adalah pembuatan membran komposit CA-PS untuk kemudian dilakukan proses pemisahan limbah batik (rhodaminee B) dengan aplikasi pada alat “dead-end”. Karakterisasi membran komposit CA-PS telah dilakukan dengan penentuan fluks, koefisien rejeksi, uji kuat tarik dan regangan, serta morfologi dan ukuran pori membran menggunakan SEM. Hasil pengukuran diperoleh nilai fluks air dan sampel berturut-turut sebesar 4,3889 L/(m2.jam) dan 1,4629 L/(m2.jam), nilai koefisien rejeksi sampel (rhodaminee B) sebesar 16%, nilai uji tarik sebesar 10,38 MPa, dan ukuran rerata pori-pori sebesar 5,114 μm.

Kata kunci: selulosa asetat, nata, rhodamine B, CA-PS, dead-end.

ABSTRACT

The development of membrane technology as a waste treatment unit is currently very rapidly and widely used in the separation process, such as batik waste (rhodamine B). The purpose of this research is to make a composite membrane of cellulose acetate derived from banana peel fermentation with polystyrene and determine its application in waste separation process of batik waste (rhodamine B). The method of making the membrane is phase inversion, i.e the process of a polymer modified in a controlled manner from liquid phase to solid phase. This research begins with manufacturing of cellulose (nata de banana skin) through fermentation by Acetobacter xylinum. The second stage is acetylation process of cellulose into cellulose acetate. The next stage is manufacturing composite membranes CA-PS and its application in batik waste (rhodamine B) separation process with the application on "dead-end" reactor. Characterization of CA-PS composite membrane has been done with the determination of flux, rejection coefficient, tensile strength and strain as well as the morphology and pore size of the membrane using SEM. The measurement results obtained the water flux are of 4.3889 L / (m2.h) and sample flux are 1.4629 L / (m2.h), rejection coefficient are 16%, tensile test are 10.38 MPa, and the average pore size are 5.114 µm.

Key words: cellulose acetate, nata, rhodamine B, CA-PS, dead-end.

References


Arifah, I.N., 2012. Sintesis dan karakterisasi selulosa asetat dari nata de banana skin dengan metode asetilasi. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, (Tidak dipublikasikan).

Atmawati, 2005. Pengaruh penambahan kadar gula dalam pembuatan nata de pina dari kulit nanas. Laporan Akhir Sekolah Tinggi, Farming, Semarang. (Tidak dipublikasikan).

Chatterjee D., Vidya R.P., dan Anindita, S., 2007. Kinetics of the decoloration of reactive dyes over visible light-irradiated TiO2 semiconductor photocatalyst. Journal of Hazardous Materials, 156:435-441.

Cowd, M.A., 1982. Polymer chemistry. London: J Murray.

Lapuz, M.M., Goraldo, E.G., dan Palo, M.A., 1967. The nata organism cultural requirements, characteristics and identity. The Philipines Journal of Science, 96(2):91-109.

Masaoka S., Ohe, T., dan Sakota, N., 1993. Producting of cellulose from glucose by Acetobacter xylinum. Ferment Bioeng, 75:18-22.

Meenakshi, P., Noorjahan, S.E., Rajini, R., Venkateswarlu, U., Rose, C., dan Sastry, T.P., 2001. Mechanical and microstructure studies on the modification of CA film by blending with PS. Bull Mater Sci, 25:25-29.

Mulder, M., 1996. Basic principles of membrane technology, 2nd edition. Netherland: Kluwer Academic Publisher.

Scott, K. dan Hughes, R., 1996. Industrial membrane separation technology. London: Academic and Professional.

Susanti, L., 2006. Perbedaan penggunaan jenis kulit pisang terhadap kualitas nata. Skripsi. Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Semarang. (Tidak dipublikasikan).

Tresnawati, A., 2006. Kajian spektroskopi inframerah transformasi fourrier dan mikroskop susunan elektron membran selulosa asetat dari limbah nanas. Skripsi. FMIPA, Institut Pertanian Bogor, Bogor. (Tidak Dipublikasikan)


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/pji.v11i2.838

ISSN: 2579-910X