Sistem Pengelolaan Obat Di Puskemas Di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu - Riau

Husnawati Husnawati, Fina Aryani, Azmi Juniati

Abstract


ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang sistem pengelolaan obat di Puskesmas Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan obat di puskesmas ditinjau dari aspek perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, serta pencatatan dan pelaporan obat berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional yang bersifat deskriptif analitik. Responden berjumlah 4 (empat) orang yang terdiri dari petugas pengelolaan obat yang ada di Puskesmas Kecamatan Rambah Samo yaitu Puskesmas Rambah Samo I dan Puskesmas Rambah Samo II. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara bebas terpimpin serta pengamatan terhadap fisik ruangan dan dokumen terkait pengelolaan obat. Hasil penelitian pengelolaan obat di Puskesmas Rambah Samo I sangat baik dengan persentase 89,81% dan pada Puskesmas Rambah Samo II kategori baik dengan persentase 66,20%. Terdapat perbedaan signifikan pengelolaan obat di Puskesmas Rambah Samo I dan Puskesmas Rambah Samo II, dimana nilai p = 0,033 (p < 0,05). Kata kunci: obat, Pengelolaan, puskesmas. ABSTRACT A study on management of medicine in Puskesmas Rambah Samo, Rokan Hulu has been carried out. The aims of this research is to observe the management of medicine in puskesmas from the aspects of planning, demand, revenue, storage, distribution, writing, and reporting the medicine based on the Permenkes number 30 2014 about Pharmaceutical Service Standards at puskesmas. The kind of research used was observational research that was analytic descriptive. Respondents consisting of four officers from medicine management in Puskesmas Rambah Samo I and Puskesmas Rambah Samo II. The data collection was done with free guided interview technique and the observations on physical room and documents related to the medicine management. The results of medicine management in Puskesmas Rambah Samo I was very good with 89.81% and Puskesmas Rambah Samo II was good with 66.20%. There was obtained the significant differences on the medicine management between Puskesmas Rambah Samo I and Puskesmas Rambah Samo II (p value=0.033). Key words: medicine, management, puskesmas.

References


Al-Hijrah. 2013. Studi tentang pengelolaan obat di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros tahun 2013. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar. Arrimes. 2005. Manajemen puskesmas berbasis paradigma sehat. Jakarta: CV. Sagung Seto. Azis, S., Herman, M.J., Mun’im., A. 2005. Kemampuan petugas menggunakan pedoman evaluasi pengelolaan dan pembiayaan obat. Majalah Ilmu Kefarmasian, II(2):62-73. Depkes RI. 2007. Pedoman pengelolaan obat publik dan perbekalan kesehatan di daerah kepulauan. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Depkes RI. 2010. Pedoman pengelolaan obat publik dan perbekalan kesehatan. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Depkes RI. 2014a. Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Depkes RI. 2014b. Peraturan Menteri Kesehatan No. 30 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Mangindara, Darmawansyah, Nurhayani, Balqis. 2012. Analisis pengelolaan obat di Puskesmas Kampala Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai tahun 2011. Jurnal AKK, 1(1):1-55. Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Riduwan. 2004. Belajar mudah penelitian untuk guru, karyawan dan penelitian pemula. Bandung: Alfabeta.


Full Text: ##PDF##

ISSN: 2579-910X